shelv check
🧭 SELF-CHECK MAKNA HIDUP (Daily Meaningful Life Check)
A. Pertanyaan Refleksi Harian
-
Apa hal terbaik yang saya syukuri hari ini?
(Tuliskan minimal 1 hal kecil atau besar.) -
Apakah saya sudah hidup sesuai dengan nilai-nilai terbaik saya?
(Nilai pribadi seperti kejujuran, disiplin, kesederhanaan, kesabaran, dsb.) -
Apakah tindakan saya belakangan ini memberikan manfaat pada orang lain?
(Keluarga, siswa, teman, atau masyarakat.) -
Apakah saya sudah memperhatikan dan bersikap baik kepada orang-orang terdekat saya?
(Berapa kali saya menunjukkan perhatian secara sadar?) -
Apa pelajaran berharga dari pengalaman saya hari ini?
(Sukses, kegagalan, tantangan, kejadian kecil pun boleh.) -
Apakah saya sudah menggunakan kemampuan saya untuk tujuan yang bermakna?
(Bakat, pengetahuan, waktu, energi.) -
Momen hidup apa yang membuat saya merasa berarti hari ini?
-
Apakah saya sudah meluangkan waktu untuk terhubung dengan Allah dan meningkatkan kesadaran spiritual?
(Sholat, doa, syukur, dzikir, refleksi.) -
Jika besok adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya sudah rela? Mengapa?
-
Hal apa yang masih ingin saya perbaiki?
-
Apa langkah perbaikan mulai hari ini?
-
-
Apa satu langkah kecil yang bisa saya lakukan besok agar hidup saya lebih bermakna?
(Sederhana, realistis, dan bisa dilakukan.)
B. Evaluasi – Mengukur Makna
Nilai setiap poin dengan skala 1–5
(1 = belum sama sekali, 5 = sangat baik)
-
Kesesuaian dengan nilai-nilai yang saya yakini (1–5)
-
Apakah hidup saya memberi rasa tenang? (1–5)
-
Apakah saya konsisten menjalani ini dalam jangka panjang? (1–5)
-
Seberapa besar manfaatnya bagi hidup saya dan orang lain? (1–5)
-
Kekuatan spiritualitas saya hari ini (1–5)
Total skor: ……… / 25
Makna hidup hari ini:
-
21–25 → Sangat bermakna
-
16–20 → Cukup bermakna
-
11–15 → Perlu perbaikan
-
≤10 → Butuh perhatian khusus
Jika Bapak ingin, saya bisa buatkan versi:
✅ Format Word (.docx)
✅ Format PDF
✅ Dengan tampilan tabel checklist
✅ Dengan desain lebih estetik dan formal
TUJUAN
1.mengenali dirimu dan menilai nilia hidup..?paling penting
2.tetapkan hidup smart ,spesifik /jelas , miseribel / acifibel , bisa di jangkau /relefan /
3.jangka pendek ,menengah ,jauh
4.refleksi hidup
Berikut tipe-tipe tujuan (types of goals) yang biasa digunakan dalam pengembangan diri, karier, spiritual, maupun pendidikan. Ini bisa Bapak pakai untuk membuat “Tujuan Hidup” atau “Self-Check Makna Hidup” yang lebih terstruktur.
🎯 TIPE–TIPE TUJUAN (Types of Goals)
1. Tujuan Jangka Pendek (Short-Term Goals)
-
Durasi: harian, mingguan, sampai 3 bulan.
-
Sifat: langkah kecil, konkret, mudah dieksekusi.
Contoh:
• membaca 10 menit setiap hari
• memperbaiki satu kebiasaan kecil
• membuat satu konten TikTok per minggu
2. Tujuan Jangka Menengah (Mid-Term Goals)
-
Durasi: 3–12 bulan.
-
Sifat: berhubungan dengan proyek atau pencapaian sedang.
Contoh:
• menyelesaikan eBook
• menyelesaikan proyek Arduino
• meningkatkan keterampilan mengajar
3. Tujuan Jangka Panjang (Long-Term Goals)
-
Durasi: 1–5 tahun atau lebih.
-
Sifat: fokus pada visi besar.
Contoh:
• membangun bisnis digital
• menjadi guru yang menginspirasi banyak siswa
• memiliki kemampuan teknis tertentu tingkat ahli
📌 TIPE TUJUAN BERDASARKAN FOKUS
4. Tujuan Personal (Personal Goals)
Untuk pengembangan diri dan kebahagiaan pribadi.
Contoh: hidup disiplin, lebih tenang, lebih percaya diri.
5. Tujuan Karier/Profesional (Career Goals)
Terkait pekerjaan dan prestasi karier.
Contoh: membuat kurikulum baru, meningkatkan kinerja mengajar.
6. Tujuan Spiritualitas (Spiritual Goals)
Terkait hubungan dengan Tuhan, ibadah, dan kesadaran batin.
Contoh: lebih khusyuk, lebih bersyukur, lebih sadar.
7. Tujuan Sosial & Relasi (Social/Relationship Goals)
Terkait hubungan dengan keluarga, teman, siswa, dan komunitas.
Contoh: lebih sabar pada orang terdekat, memperbaiki komunikasi.
8. Tujuan Kesehatan & Kebugaran (Health Goals)
Untuk fisik, mental, dan emosi.
Contoh: olahraga, tidur cukup, mengurangi stres.
9. Tujuan Finansial (Financial Goals)
Pengaturan uang, investasi, atau proyek usaha.
Contoh: membuat passive income lewat eBook.
📌 TIPE TUJUAN BERDASARKAN MAKNA (Meaning-Based Goals)
10. Tujuan Berbasis Nilai (Values-Based Goals)
Fokus: hidup sesuai prinsip dan nilai pribadi.
Contoh: jujur, berintegritas, rendah hati.
11. Tujuan Berkontribusi (Contribution Goals)
Fokus: memberi manfaat kepada orang lain.
Contoh: membimbing siswa gagal, berbagi ilmu online.
12. Tujuan Pertumbuhan Diri (Growth Goals)
Fokus: menjadi versi lebih baik dari diri sendiri.
Contoh: belajar skill baru tiap bulan.
13. Tujuan Legacy (Legacy Goals)
Fokus: jejak hidup yang ingin ditinggalkan setelah kita tiada.
Contoh: menulis eBook, membangun sistem, karya abadi.
📌 TIPE TUJUAN BERDASARKAN PERILAKU (Behavioral Goals)
14. Tujuan Kebiasaan (Habit Goals)
Hasil dari konsistensi harian.
Contoh: sholat tepat waktu, menulis setiap hari.
15. Tujuan Hasil (Outcome Goals)
Fokus pada pencapaian akhir yang bisa diukur.
Contoh: terbitkan 5 eBook dalam 1 tahun.
16. Tujuan Proses (Process Goals)
Fokus pada langkah-langkah yang dilakukan, bukan hasil akhir.
Contoh: menulis 30 menit setiap hari.
Jika Bapak mau, saya bisa:
✅ menyusun tujuan hidup Bapak berdasarkan tipe-tipe di atas
✅ membuat template Word/PDF untuk siswa atau pribadi
Tinggal bilang saja mau dibuat versinya yang mana.
Hedonistik (sering ditulis hedonistic atau dalam bahasa percakapan: hedon) adalah gaya hidup yang berfokus pada kesenangan, kenikmatan, dan pemenuhan keinginan pribadi, biasanya tanpa memperhatikan dampak jangka panjang atau nilai-nilai yang lebih dalam.
📌 Pengertian Hedonistik
Hedonistik adalah pandangan atau perilaku hidup yang mengejar kenikmatan, kesenangan, dan kenyamanan sebagai tujuan utama hidup.
Orang dengan gaya hidup hedonistik:
-
lebih mengejar kesenangan instan (instant gratification)
-
suka belanja berlebihan
-
mengutamakan hiburan
-
biasanya menghindari hal yang tidak nyaman atau menuntut usaha
📌 Contoh Sifat atau Perilaku Hedonistik
-
Menghabiskan uang untuk belanja barang yang tidak dibutuhkan.
-
Terlalu fokus nongkrong, liburan, pesta, atau hiburan mewah.
-
Memilih kesenangan jangka pendek dibanding tanggung jawab jangka panjang.
-
Mudah tergoda oleh penampilan, gaya hidup glamor.
-
Mengukur kebahagiaan dari materi dan kesenangan fisik.
📌 Asal Kata
Berasal dari bahasa Yunani “hedone” yang berarti kesenangan atau kenikmatan.
Dalam filsafat, hedonisme menganggap bahwa kebahagiaan = kesenangan.
📌 Hedonistik vs Makna Hidup
Hedonistik:
-
fokus pada enjoy
-
jangka pendek
-
untuk diri sendiri
Makna hidup:
-
fokus pada nilai, manfaat, kontribusi
-
jangka panjang
-
untuk diri sendiri + orang lain + Tuhan
Kalau Bapak mau, saya bisa buatkan tabel perbandingan atau contoh di konteks siswa SMK.
Berikut rumusan tujuan hidup yang mengarah pada pengembangan diri (self-growth), berbasis kebajikan (virtue), namun tetap menghasilkan kesenangan (joy/pleasure). Ini sesuai konsep “Eudaimonia”—kesenangan yang lahir dari hidup yang bermakna dan berbudi.
🌿 TUJUAN HIDUP: Pengembangan Diri + Kebajikan + Kesenangan
1. Hidup untuk Bertumbuh Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Mengembangkan diri melalui belajar, refleksi, disiplin, dan kebiasaan baik—sehingga membawa kepuasan batin dan kebahagiaan alami.
Inti kesenangan: merasa bangga pada diri sendiri karena terus berkembang.
2. Mengamalkan Kebajikan dalam Setiap Aspek Hidup
Menjadikan nilai seperti kejujuran, kebaikan, tanggung jawab, kasih sayang, dan kebermanfaatan sebagai dasar tindakan.
Inti kesenangan: hati tenang, relasi lebih baik, hidup terasa ringan.
3. Mencari Kesenangan yang Sehat dan Bermakna
Bukan mengejar kesenangan instan (hedonisme), tetapi kesenangan yang:
-
membangun diri,
-
memberi manfaat,
-
menenangkan hati,
-
mendekatkan pada kehidupan yang berkualitas.
Contoh:
belajar skill baru → puas
membantu orang → bahagia
disiplin menjaga kesehatan → badan enak & senang
4. Memberikan Manfaat kepada Orang Lain
Hidup menjadi bermakna ketika kehadiran kita membawa kebaikan:
-
berbagi ilmu
-
membimbing siswa
-
menolong keluarga
-
memberi contoh positif
Inti kesenangan: kebahagiaan karena kebermanfaatan (the joy of giving).
5. Menjalin Hubungan yang Baik dan Tulus
Menguatkan hubungan dengan keluarga, sahabat, siswa, dan masyarakat melalui perhatian, kasih sayang, dan komunikasi yang baik.
Inti kesenangan: rasa dicintai dan mencintai.
6. Menjalani Hidup dengan Kesadaran Spiritual
Terhubung dengan Allah melalui syukur, doa, dan ibadah yang ikhlas sehingga hidup penuh kedamaian.
Inti kesenangan: ketenangan jiwa dan rasa dilindungi.
7. Menjalankan Passion secara Produktif
Menggunakan bakat dan kemampuan untuk menciptakan karya atau dampak:
-
menulis eBook
-
membuat proyek Arduino
-
mengajar dengan inovatif
-
berkarya untuk masa depan
Inti kesenangan: rasa puas karena berkarya.
🌟 RUMUSAN SATU KALIMAT
“Tujuan hidup saya adalah mengembangkan diri melalui kebajikan, memberi manfaat bagi sesama, dan menjalani kehidupan yang bermakna sehingga menghasilkan kebahagiaan yang sehat, dalam, dan berkelanjutan.”
🌱 Versi Singkat (Praktis)
Bertumbuh, berbuat baik, dan menikmati kebahagiaan yang lahir dari hidup yang bermakna.
Jika Bapak ingin, saya bisa buatkan:
✅ versi lebih formal
✅ versi filosofis (eudaimonia)
✅ versi religius (berbasis Islam)
✅ versi Word/PDF
Cukup pilih formatnya.
Utilitarian (atau Utilitarianisme) adalah sebuah pandangan etika yang menyatakan bahwa tindakan yang benar adalah tindakan yang menghasilkan manfaat atau kebahagiaan terbesar bagi jumlah orang yang paling banyak.
Sederhananya:
👉 Baik = yang paling banyak membawa manfaat / kebahagiaan
👉 Buruk = yang menyebabkan kerugian / penderitaan lebih besar
📌 Pengertian Utilitarian
Utilitarian adalah cara berpikir atau prinsip moral yang menilai sesuatu berdasarkan manfaatnya (utility).
Semakin besar manfaatnya bagi banyak orang, semakin baik tindakannya.
📌 Prinsip Utama Utilitarianisme
-
The Greatest Happiness Principle
Tindakan baik adalah yang menciptakan kebahagiaan terbesar. -
Konsekuensialisme
Fokus pada hasil/akibat (konsekuensi), bukan niat.
Artinya, yang dinilai adalah bagaimana dampaknya. -
Utility (Manfaat)
Tolok ukurnya:-
manfaat
-
kebahagiaan
-
nilai guna
-
pengurangan penderitaan
-
📌 Contoh Utilitarian dalam Kehidupan
-
Kebijakan sekolah yang menguntungkan mayoritas siswa.
-
Mengambil keputusan yang membantu paling banyak orang.
-
Guru memilih metode belajar yang terbukti paling efektif untuk banyak siswa.
-
Membuat jalan umum meski harus memindahkan beberapa rumah (kontroversial, tapi utilitarian melihat dari manfaat mayoritas).
📌 Contoh Sederhana
Ada 10 orang kelaparan dan hanya ada 1 porsi makanan.
Menurut utilitarian:
👉 Makanan diberikan kepada yang bisa memberi manfaat terbesar bagi kelompok (misalnya orang yang bisa bekerja memasak yang lain).
Tujuannya: kebahagiaan/keuntungan terbesar untuk kelompok.
📌 Keunggulan Cara Berpikir Utilitarian
-
Berfokus pada kebermanfaatan nyata.
-
Menghasilkan keputusan yang efisien dan logis.
-
Cocok untuk kebijakan publik dan pendidikan.
📌 Kelemahan
-
Kadang bisa mengorbankan minoritas demi mayoritas.
-
Tidak selalu adil secara moral individu.
📌 Perbedaan Dengan Hedonisme
| Hedonisme | Utilitarianisme |
|---|---|
| Mengejar kesenangan pribadi | Mengejar kebahagiaan mayoritas |
| Fokus individu | Fokus kelompok |
| Kesenangan instan | Kebaikan jangka panjang |
Jika Bapak ingin, saya bisa buatkan contoh tujuan hidup ala Utilitarian, atau perbandingan dengan tujuan hidup berbasis nilai/agama.
Transendental adalah istilah yang merujuk pada sesuatu yang melampaui batas pengalaman indrawi, materi, dan dunia fisik, dan berkaitan dengan makna yang lebih tinggi, nilai-nilai spiritual, atau hakikat yang mendalam.
Dalam konteks kehidupan, transendental berarti melihat hidup tidak hanya dari aspek duniawi, tetapi juga dari aspek:
-
spiritual
-
moral
-
kesadaran batin
-
hubungan dengan Tuhan
-
makna yang lebih tinggi dari sekadar kesenangan atau manfaat
📌 Pengertian Transendental
Transendental adalah sesuatu yang melampaui dunia fisik dan membawa manusia kepada kesadaran yang lebih tinggi tentang makna hidup, tujuan, dan spiritualitas.
📌 Ciri-ciri Pemikiran atau Sikap Transendental
-
Mencari makna hidup, bukan hanya kenikmatan.
-
Menghubungkan hidup dengan Tuhan atau sumber makna tertinggi.
-
Melihat diri sebagai bagian dari sesuatu yang lebih besar.
-
Membaca nilai moral sebagai cahaya yang membimbing hidup.
-
Mengutamakan damai batin daripada materi.
-
Menghargai kesadaran, refleksi, dan perenungan.
📌 Contoh dalam Kehidupan
-
Beribadah dengan kesadaran, bukan hanya rutinitas.
-
Bermuhasabah tentang makna hidup.
-
Menjalani hidup berdasarkan nilai spiritual.
-
Memaafkan karena ingin mendapatkan kedamaian batin.
-
Melakukan kebaikan karena merasa Tuhan melihat.
📌 Transendental vs Hedonistik vs Utilitarian
| Hedonistik | Utilitarian | Transendental |
|---|---|---|
| Mengejar kesenangan pribadi | Mengejar manfaat untuk banyak orang | Mengejar makna dan kebenaran yang lebih tinggi |
| Fokus tubuh & kenikmatan | Fokus hasil & dampak | Fokus nilai, spiritualitas, dan batin |
| Jangka pendek | Jangka panjang | Abadi / spiritual |
| Orientasi duniawi | Duniawi + sosial | Duniawi + spiritual |
📌 Tujuan Hidup Transendental
Tujuan hidup manusia bukan hanya bahagia atau bermanfaat, tapi terhubung dengan Tuhan, memahami makna terdalam hidup, dan menjalani hidup berdasarkan kesadaran spiritual.
Contoh rumusan:
“Hidup untuk menjadi lebih dekat kepada Allah, menjalani nilai-nilai kebenaran, dan menciptakan kebaikan yang memberi makna bagi diri dan semesta.”
Jika Bapak ingin, saya bisa rangkum:
✅ perbedaan ketiganya dalam 1 tabel
✅ rumusan tujuan hidup berdasarkan transendental
Cukup bilang saja.
Altruisme adalah sikap atau tindakan mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri, biasanya dilakukan dengan tulus, tanpa berharap imbalan.
Dengan kata lain:
👉 Altruisme = hidup untuk memberi, menolong, dan bermanfaat
👉 Fokusnya: kebaikan, empati, dan kepedulian terhadap sesama
📌 Pengertian Altruisme
Altruisme adalah perilaku membantu orang lain demi kebaikan mereka, meskipun kita sendiri tidak mendapatkan keuntungan langsung.
Lawannya: egoisme (hanya memikirkan diri sendiri).
📌 Contoh Perilaku Altruisme
-
Menolong orang tanpa diminta.
-
Memberi waktu, tenaga, atau perhatian kepada orang yang membutuhkan.
-
Guru yang mengajar ekstra agar siswa paham.
-
Menolong teman tanpa berharap balasan.
-
Menyumbang untuk bencana dengan ikhlas.
-
Menyediakan ilmu secara gratis agar bermanfaat.
📌 Ciri–Ciri Orang Altruistis
-
Empati tinggi.
-
Tulus membantu.
-
Tidak menghitung keuntungan diri sendiri.
-
Merasa bahagia ketika orang lain terbantu.
-
Rela berkorban demi kebaikan.
-
Menjaga kebaikan sebagai nilai hidup.
📌 Motivasi Altruisme
Ada beberapa sumber motivasi, misalnya:
-
Empati (merasakan penderitaan orang lain)
-
Nilai moral (merasa harus berbuat baik)
-
Spiritual (ibadah, amal)
-
Kebiasaan sosial (tradisi saling bantu)
📌 Altruisme & Makna Hidup
Altruisme sering dikaitkan dengan kehidupan bermakna karena:
-
orang merasa hidupnya berharga ketika membantu
-
menambah rasa terhubung dengan sesama
-
memberi kedamaian dan kebahagiaan batin
Ini berbeda tapi melengkapi pendekatan sebelumnya:
-
Hedonistik → fokus kesenangan diri
-
Utilitarian → fokus manfaat bagi kelompok
-
Transendental → fokus nilai & spiritual
-
Altruisme → fokus membantu orang lain
📌 Tujuan Hidup ala Altruisme (contoh)
“Hidup untuk memberi manfaat, meringankan beban orang lain, dan menjadi sumber kebaikan bagi lingkungan.”
Jika Bapak mau, saya bisa buatkan:
✅ tabel perbandingan Hedonisme – Utilitarianisme – Transendental – Altruisme
atau
✅ rumusan “Tujuan Hidup Altruistik” untuk refleksi harian.
MINING FULL LIVE
Ahh, baik — yang Anda maksud adalah MINING FULL LIFE dalam konteks tujuan hidup, bukan live streaming.
Istilah ini sekarang sering dipakai dalam self-growth atau pengembangan diri.
Berikut pengertian yang benar:
✅ Pengertian Mining Full Life (Tujuan Hidup)
Mining Full Life adalah cara pandang hidup di mana seseorang menjalani hidup dengan:
mengekstraksi (menambang) seluruh makna, pengalaman, pelajaran, dan kebahagiaan dari kehidupan yang dijalani setiap hari.
➡️ Kata “mining” berarti menambang nilai, bukan materi.
➡️ Kata “full life” berarti hidup yang penuh, kaya makna, dan dijalani sepenuhnya.
Jadi, Mining Full Life = hidup dengan kesadaran penuh untuk mengambil pelajaran, nilai, syukur, dan pengalaman terbaik dari tiap momen kehidupan.
🎯 Ciri-ciri orang dengan “Mining Full Life”
-
Selalu bersyukur dan sadar terhadap hal kecil sekalipun.
-
Menjalani hidup berdasarkan nilai-nilai yang diyakini.
-
Mengambil makna dari setiap kejadian—baik keberhasilan maupun kegagalan.
-
Memaksimalkan potensi diri dan waktu yang dimiliki.
-
Tidak hidup otomatis, tapi hidup dengan tujuan.
-
Menambang (mining) pengalaman hidup untuk tumbuh menjadi lebih baik.
🎯 Tujuan utama dari konsep Mining Full Life
-
Menemukan makna hidup yang otentik.
-
Mengarahkan hidup pada nilai dan kebajikan.
-
Membuat seseorang lebih sadar diri (self-awareness).
-
Mengubah hidup menjadi lebih berkualitas, bukan hanya panjang.
-
Menemukan kebahagiaan yang berasal dari dalam diri.
🧭 Hubungan Mining Full Life dengan Tipe Tujuan Hidup
Mining Full Life biasanya kombinasi dari:
1. Eudaimonik (Pengembangan Diri & Kebajikan)
Hidup diarahkan pada:
-
karakter baik,
-
pertumbuhan,
-
kontribusi,
-
makna yang dalam.
2. Transendental
Melihat hidup punya tujuan lebih tinggi:
-
spiritual,
-
kaitan dengan Tuhan,
-
atau panggilan hidup.
3. Altruisme
Menambang makna dari membantu orang lain.
Jadi, Mining Full Life bukan hedonistik, karena fokusnya bukan kesenangan instan, melainkan pertumbuhan, makna, nilai dan kesadaran.
📝 Contoh sederhana Mining Full Life
“Setiap hari saya ingin belajar sesuatu, bersyukur atas satu hal, melakukan satu kebaikan, dan hidup sesuai nilai yang saya pegang.”
Kalau mau, saya bisa buatkan:
✅ Self-check Mining Full Life
✅ formulir refleksi harian
✅ kutipan tujuan hidup berdasarkan “mining full life”
Mau dibuatkan?
Baik, berikut Formulir Refleksi Harian – Konsep Mining Full Life
Format ini bisa langsung Anda gunakan untuk diri sendiri atau untuk siswa.
📝 FORMULIR REFLEKSI HARIAN – MINING FULL LIFE
Nama: __________________________
Tanggal: _________________________
Hari: ____________________________
1. SYUKUR HARI INI
✔ Tiga hal yang saya syukuri hari ini:
2. NILAI HIDUP YANG SAYA JALANI HARI INI
✔ Nilai apa yang paling saya jalankan hari ini?
(jujur, disiplin, sabar, peduli, kerja keras, tanggung jawab, dll.)
Nilai: ______________________________
Contoh tindakan nyata hari ini:
3. MAKNA YANG SAYA “TAMBANG” (MINING) HARI INI
✔ Pelajaran atau makna apa yang saya dapat dari pengalaman hari ini?
4. EMOSI HARI INI
✔ Apa emosi dominan yang saya rasakan?
(tenang, sedih, senang, marah, cemas, lega, bangga, dll.)
Emosi: __________________________
Kenapa?
5. PERILAKU BAIK HARI INI
✔ Apa satu kebaikan yang saya lakukan hari ini (sekecil apa pun)?
6. HAL YANG PERLU DIBENAHI BESOK
✔ Apa satu hal yang bisa saya perbaiki besok?
7. TUJUAN KECIL BESOK (MICRO GOAL)
✔ Target kecil yang realistis untuk besok:
8. KALIMAT PENUTUP UNTUK DIRI SENDIRI
✔ Satu kalimat untuk menyemangati diri sendiri:
✨ Versi Cetak / Word (.docx)
Jika ingin, saya bisa langsung buatkan versi Word yang rapi siap print.
Mau dibuatkan format Word, atau mau ditambah logo, warna, atau tampilan lebih menarik?
Comments
Post a Comment