ADMINISTRASI GURU WARJINI




πŸ—‚️ STRUKTUR MAP (REKOMENDASI)

ADMINISTRASI GURU 2026│

Klas 1 . Mikro prosesor dan mikro kontroller 

├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP

Klas 1 . Mikro prosesor dan mikro kontroller 1-8

πŸ“˜ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Mata Pelajaran: Mikroprosesor dan Mikrokontroler

Fase: E (Kelas X SMK)

Capaian Pembelajaran:

Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami konsep dasar sistem mikroprosesor dan mikrokontroler, meliputi pengertian, fungsi, arsitektur dasar, serta perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler. Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen utama, memahami prinsip kerja input–proses–output, serta mengaplikasikan mikrokontroler sederhana dalam bentuk simulasi atau praktik dasar untuk mengendalikan perangkat elektronik sederhana secara aman dan bertanggung jawab.


πŸ” RUANG LINGKUP CP (PENJABARAN)

CP ini mencakup kemampuan peserta didik untuk:

  1. Menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler

  2. Membedakan karakteristik mikroprosesor dan mikrokontroler

  3. Mengidentifikasi bagian-bagian utama mikrokontroler

  4. Memahami konsep input – proses – output (IPO)

  5. Mengenal contoh penerapan mikrokontroler dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri

  6. Mengoperasikan mikrokontroler sederhana melalui praktik dasar (misalnya LED, tombol, atau buzzer)

  7. Menunjukkan sikap kerja teliti, disiplin, dan keselamatan kerja (K3)



πŸ“˜ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mata Pelajaran: Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase: E (Kelas X)
Durasi: 1 Tahun Pelajaran


πŸ”Ή BAB 1 – Konsep Dasar Sistem Komputasi (Awal Semester)

TP 1
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian sistem komputasi dan perannya dalam kehidupan sehari-hari.

TP 2
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler.

TP 3
Peserta didik mampu membedakan mikroprosesor dan mikrokontroler berdasarkan fungsi, arsitektur, dan penerapannya.


πŸ”Ή BAB 2 – Arsitektur Mikroprosesor & Mikrokontroler

TP 4
Peserta didik mampu mengidentifikasi blok diagram sistem mikroprosesor dan mikrokontroler.

TP 5
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi CPU, memori, dan perangkat I/O.

TP 6
Peserta didik mampu menjelaskan konsep Input – Proses – Output (IPO).


πŸ”Ή BAB 3 – Pengenalan Mikrokontroler (Arduino)

TP 7
Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis mikrokontroler yang umum digunakan.

TP 8
Peserta didik mampu mengenal papan mikrokontroler Arduino dan fungsinya.

TP 9
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi pin input, output, dan power pada Arduino.


πŸ”Ή BAB 4 – Dasar Elektronika Pendukung

TP 10
Peserta didik mampu mengenal komponen elektronika dasar (resistor, LED, push button, buzzer).

TP 11
Peserta didik mampu merangkai komponen elektronika sederhana dengan benar dan aman.


πŸ”Ή BAB 5 – Pemrograman Dasar Mikrokontroler

TP 12
Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar pemrograman mikrokontroler.

TP 13
Peserta didik mampu menggunakan software Arduino IDE.

TP 14
Peserta didik mampu membuat program sederhana untuk mengendalikan LED.


πŸ”Ή BAB 6 – Praktik Input & Output

TP 15
Peserta didik mampu membuat rangkaian input sederhana menggunakan push button.

TP 16
Peserta didik mampu membuat rangkaian output menggunakan LED dan buzzer.

TP 17
Peserta didik mampu mengintegrasikan input dan output dalam satu rangkaian.


πŸ”Ή BAB 7 – Proyek Sederhana Mikrokontroler

TP 18
Peserta didik mampu merancang proyek sederhana berbasis mikrokontroler.

TP 19
Peserta didik mampu membuat dan menguji proyek mikrokontroler sederhana.

TP 20
Peserta didik mampu mempresentasikan hasil proyek secara lisan dan tertulis.




PROGRAM TAHUNAN (PROTA)

Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer

Kelas/Fase : X / Fase E

Alokasi Waktu : ± 72 JP / Tahun

Kurikulum : Merdeka

NoElemen / Materi PokokSemesterAlokasi JP
1Konsep Dasar Informatika & Sistem KomputerGanjil6 JP
2Arsitektur Mikroprosesor & MikrokontrolerGanjil9 JP
3CPU, Memori, dan I/OGanjil9 JP
4Konsep Input–Process–Output (IPO)Ganjil6 JP
5Penerapan IPO pada Sistem ElektronikGanjil6 JP
6Dasar Algoritma & LogikaGenap9 JP
7Pengenalan Pemrograman MikrokontrolerGenap9 JP
8Proyek Sederhana Sistem KendaliGenap12 JP
9Asesmen Sumatif & Refleksi AkhirGenap6 JP
Total72 JP

PROGRAM SEMESTER (PROSEM)

Semester Ganjil

MingguMateri PokokTujuan Pembelajaran (Ringkas)Alokasi JP
1Orientasi & Kontrak BelajarMemahami ruang lingkup mata pelajaran3 JP
2Konsep Dasar Sistem KomputerMenjelaskan komponen sistem komputer3 JP
3Pengertian MikroprosesorMenjelaskan fungsi mikroprosesor3 JP
4Pengertian MikrokontrolerMembedakan mikroprosesor & mikrokontroler3 JP
5Blok Diagram MikroprosesorMengidentifikasi bagian-bagian utama3 JP
6Blok Diagram MikrokontrolerMenjelaskan fungsi tiap blok3 JP
7CPU (Central Processing Unit)Menjelaskan fungsi CPU3 JP
8Memori (RAM & ROM)Menjelaskan fungsi dan perbedaan memori3 JP
9Input dan Output (I/O)Mengidentifikasi perangkat I/O3 JP
10Konsep IPOMenjelaskan alur Input–Process–Output3 JP
11Analisis IPO Alat ElektronikMenganalisis IPO sistem sederhana3 JP
12Penerapan IPO (Studi Kasus)Menyusun diagram IPO3 JP
13Presentasi Kelompok IPOMengomunikasikan hasil analisis3 JP
14Penguatan & RemedialMemperkuat pemahaman konsep3 JP
15Asesmen Sumatif GanjilMengukur ketercapaian TP3 JP
Total Semester Ganjil45 JP

Semester Genap (Ringkas)

MingguMateri PokokAlokasi JP
1–3Algoritma & Logika Dasar9 JP
4–6Dasar Pemrograman Mikrokontroler9 JP
7–10Proyek Sistem Kendali Sederhana12 JP
11–12Presentasi Proyek6 JP
13–14Penguatan & Remedial6 JP
15Asesmen Sumatif Genap3 JP
Total Semester Genap45 JP

✅ Catatan Penting

  • PROTA & PROSEM ini nyambung langsung dengan RPP/Modul Ajar yang sudah Anda buat

  • Cocok untuk:

    • πŸ“˜ Informatika

    • πŸ”Œ Sistem Komputer

    • πŸ€– Dasar Mikrokontroler (Arduino tahap awal)


JURNAL MENGAJAR GURU

Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer
Kelas/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Nama Guru : …………………


Jurnal Mengajar Harian

NoHari / TanggalKelasMateri PokokTujuan PembelajaranKegiatan PembelajaranMetode / ModelMediaAsesmenKet.
1……………X …Mikroprosesor & MikrokontrolerSiswa mampu menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontrolerApersepsi alat elektronik, pengamatan gambar blok diagram, diskusi kelompokDiscovery LearningPPT, gambarObservasi
2……………X …CPU, Memori, dan I/OSiswa mampu menjelaskan fungsi CPU, RAM, ROM, dan I/ODiskusi fungsi komponen, tanya jawab, presentasiDiscovery LearningPPT, videoDiskusi
3……………X …Konsep IPOSiswa mampu menjelaskan konsep Input–Process–OutputAnalisis contoh alat elektronikDiscovery LearningVideo IPOObservasi
4……………X …Penerapan IPOSiswa mampu menerapkan IPO pada sistem sederhanaDiskusi kelompok dan penyusunan diagram IPODiscovery LearningLKPDProduk
5……………X …Presentasi IPOSiswa mampu mengomunikasikan hasil analisis IPOPresentasi kelompok dan umpan balikPresentasiPPTPresentasi
6……………X …Asesmen SumatifMengukur ketercapaian TPKuis dan refleksiTes tertulisLembar soalSumatif

Refleksi Guru

  • Ketercapaian Tujuan Pembelajaran : ☐ Tercapai ☐ Belum Tercapai

  • Kendala Pembelajaran :
    ……………………………………………………………………………

  • Tindak Lanjut :
    ☐ Remedial ☐ Pengayaan ☐ Perbaikan metode


✅ Catatan

  • Jurnal ini selaras dengan PROTA–PROSEM–Modul Ajar

  • Bisa dipakai harian / mingguan

  • Tinggal isi tanggal, kelas, dan keterangan




MODUL AJAR

A. Identitas Modul

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer

  • Kelas/Fase : X / Fase E

  • Semester : Ganjil

  • Topik : Mikroprosesor, Mikrokontroler, dan Konsep IPO

  • Alokasi Waktu : 3 JP (135 menit)

  • Model Pembelajaran : Discovery Learning


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik memahami arsitektur dasar mikroprosesor dan mikrokontroler serta konsep Input–Process–Output (IPO) sebagai dasar sistem kendali elektronik.


C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontroler.

  2. Menjelaskan fungsi CPU, memori (RAM/ROM), dan perangkat Input–Output.

  3. Menerapkan konsep Input–Process–Output (IPO) pada contoh sistem elektronik sederhana.


D. Pemahaman Bermakna

  • Sistem elektronik bekerja melalui alur Input → Process → Output.

  • Mikroprosesor dan mikrokontroler merupakan “otak” dalam sistem kendali elektronik.

  • Konsep IPO digunakan pada hampir semua alat elektronik di sekitar kita.


E. Pertanyaan Pemantik

  1. Mengapa remote TV bisa mengendalikan televisi?

  2. Apa yang terjadi di dalam mesin cuci saat tombol ditekan?

  3. Jika tidak ada input, apakah sistem bisa menghasilkan output?


F. Materi Pembelajaran

  1. Mikroprosesor

    • Pengertian

    • Blok diagram dasar

  2. Mikrokontroler

    • Pengertian

    • Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler

    • Blok diagram mikrokontroler

  3. CPU, Memori, dan I/O

    • Fungsi CPU

    • RAM dan ROM

    • Perangkat Input dan Output

  4. Konsep Input–Process–Output (IPO)

    • Pengertian IPO

    • Contoh IPO pada alat elektronik (kipas angin, rice cooker, Arduino)


G. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan (15 menit)

  • Guru memberi salam dan melakukan presensi

  • Apersepsi: tanya jawab tentang alat elektronik di rumah

  • Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran


2. Kegiatan Inti (100 menit)

(Discovery Learning)

a. Mengamati

  • Peserta didik mengamati gambar/video blok diagram mikrokontroler

b. Menanya

  • Peserta didik bertanya tentang fungsi CPU, memori, dan I/O

c. Mengeksplorasi

  • Diskusi kelompok

  • Menganalisis alat elektronik dan menentukan:

    • Input

    • Process

    • Output

d. Mengasosiasi

  • Menyusun kesimpulan hasil diskusi

e. Mengomunikasikan

  • Presentasi kelompok

  • Guru memberi penguatan dan klarifikasi


3. Penutup (20 menit)

  • Refleksi bersama tentang konsep IPO

  • Penguatan konsep inti

  • Penugasan individu


H. Asesmen Pembelajaran

1. Diagnostik

  • Tanya jawab awal tentang alat elektronik

2. Formatif

  • Observasi keaktifan diskusi

  • Penilaian presentasi kelompok

3. Sumatif

Contoh soal:

  1. Jelaskan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler!

  2. Sebutkan contoh input, process, dan output pada mesin cuci!


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : Video, gambar, teks

  • Proses : Diskusi dan tanya jawab

  • Produk : Diagram IPO alat elektronik


J. Profil Pelajar Pancasila

  • 🧠 Bernalar kritis

  • 🀝 Gotong royong

  • πŸš€ Mandiri


K. Refleksi Guru

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai?

  • Kendala yang muncul selama pembelajaran

  • Tindak lanjut dan perbaikan pada pertemuan berikutnya


L. Tugas Peserta Didik

Buatlah diagram Input–Process–Output (IPO) dari satu alat elektronik yang ada di rumahmu, kemudian jelaskan fungsinya secara singkat.


05. ASESMEN PEMBELAJARAN

A. Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)

Tujuan
Mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang sistem elektronik dan konsep IPO.

Bentuk
Tanya jawab lisan / pertanyaan pemantik.

Contoh Pertanyaan

  1. Sebutkan alat elektronik yang sering kamu gunakan di rumah!

  2. Menurutmu, apa yang terjadi di dalam alat elektronik saat tombol ditekan?

  3. Pernahkah kamu mendengar istilah input dan output?

Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum paham → penjelasan kontekstual + contoh nyata

  • Peserta didik sudah paham → diberi peran sebagai tutor sebaya


B. Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)

1. Observasi Diskusi Kelompok

Teknik : Observasi
Instrumen : Lembar observasi

NoAspek yang DinilaiSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
1Keaktifan diskusiPasifKurang aktifAktifSangat aktif
2Pemahaman konsep IPOTidak pahamCukup pahamPahamSangat paham
3Kerja samaTidak bekerja samaKurangBaikSangat baik
4Ketepatan analisisTidak tepatKurang tepatTepatSangat tepat

Skor Maksimal : 16


2. Penilaian Presentasi Kelompok

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Penyampaian materiTidak jelasKurang jelasJelasSangat jelas
Ketepatan konsep IPOSalahSebagian benarBenarSangat tepat
Visual/diagramTidak adaKurangBaikSangat baik
Kerja timTidak kompakKurangKompakSangat kompak

C. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

1. Bentuk Asesmen

  • Tes tertulis (Pilihan ganda & uraian singkat)

  • Penugasan produk (Diagram IPO)


2. Kisi-Kisi Soal

NoMateriIndikatorBentuk Soal
1MikroprosesorMenjelaskan pengertianPG
2MikrokontrolerMenjelaskan fungsiPG
3CPUMenjelaskan fungsi CPUPG
4MemoriMembedakan RAM dan ROMPG
5Konsep IPOMenentukan input, proses, outputUraian

3. Contoh Soal

Pilihan Ganda

  1. Perangkat yang berfungsi sebagai pusat pengolah data pada sistem komputer adalah …
    A. Memori
    B. CPU
    C. Input
    D. Output

  2. Contoh perangkat input adalah …
    A. Lampu
    B. Motor DC
    C. Sensor suhu
    D. Speaker

Uraian Singkat

  1. Jelaskan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler!

  2. Tentukan input, proses, dan output pada mesin cuci otomatis!


D. Penilaian Produk (Diagram IPO)

Tugas

Buatlah diagram Input–Process–Output (IPO) dari salah satu alat elektronik di rumah.

Rubrik Penilaian Produk

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Ketepatan IPOSalahKurang tepatTepatSangat tepat
Kerapian diagramTidak rapiKurang rapiRapiSangat rapi
PenjelasanTidak jelasKurang jelasJelasSangat jelas
KreativitasTidak adaKurangBaikSangat baik

E. Kriteria Ketercapaian

  • Tuntas : ≥ 75

  • Belum tuntas : < 75


F. Tindak Lanjut

  • Remedial : Penjelasan ulang + contoh IPO lain

  • Pengayaan : Analisis IPO pada sistem berbasis Arduino


✅ Catatan

Asesmen ini:

  • Selaras dengan CP–TP–Modul Ajar

  • Mendukung Discovery Learning

  • Menguatkan Profil Pelajar Pancasila (bernalar kritis & gotong royong)



πŸ“˜ RPP PER TEMUAN

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami konsep dasar mikroprosesor dan mikrokontroler, membedakan fungsi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler

  2. Menyebutkan contoh penggunaan mikroprosesor dan mikrokontroler

  3. Membedakan mikroprosesor dan mikrokontroler secara sederhana


D. Materi Pembelajaran

  • Pengertian mikroprosesor

  • Pengertian mikrokontroler

  • Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler

  • Contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Discovery Learning

  • Metode : Diskusi, tanya jawab, presentasi


F. Media & Sumber Belajar

  • PPT / Modul

  • Video pengenalan Arduino

  • Buku teks SMK

  • Internet (YouTube edukasi)


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Guru memberi salam dan mengecek kehadiran

  • Apersepsi: menampilkan gambar HP, mesin cuci, motor injeksi

  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati video tentang perangkat berbasis mikrokontroler

Menanya

  • Siswa mengajukan pertanyaan tentang fungsi alat yang diamati

Mengeksplorasi

  • Siswa dibagi kelompok kecil

  • Masing-masing kelompok mendiskusikan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler

Mengasosiasi

  • Siswa menyimpulkan hasil diskusi

Mengomunikasikan

  • Kelompok mempresentasikan hasil diskusi


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi bersama

  • Guru menegaskan kembali perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler

  • Penugasan: mencari contoh alat berbasis mikrokontroler di rumah


H. Asesmen Pembelajaran

πŸ”Ή Asesmen Diagnostik

  • Tanya jawab awal tentang perangkat elektronik

πŸ”Ή Asesmen Formatif

  • Observasi diskusi kelompok

  • Presentasi siswa

πŸ”Ή Asesmen Sumatif

  • Kuis singkat (5 soal pilihan ganda)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : video + teks

  • Proses : diskusi kelompok

  • Produk : hasil presentasi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Gotong royong

  • Mandiri


K. Refleksi Guru

  • Ketercapaian tujuan pembelajaran

  • Hambatan pembelajaran

  • Rencana perbaikan pertemuan berikutnya


Kalau mau, saya bisa:

  • ✅ Buatkan RPP pertemuan ke-2 (Arsitektur & IPO)

  • ✅ RPP praktik Arduino (LED, tombol, buzzer)

  • ✅ RPP 1 semester lengkap

  • ✅ Versi Word (.docx)





πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-2

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik memahami arsitektur dasar mikroprosesor dan mikrokontroler serta konsep Input–Proses–Output (IPO) sebagai dasar sistem kendali elektronik.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontroler

  2. Menjelaskan fungsi CPU, memori, dan I/O

  3. Menerapkan konsep Input–Proses–Output (IPO) pada contoh sistem sederhana


D. Materi Pembelajaran

  • Blok diagram mikroprosesor & mikrokontroler

  • Fungsi CPU, memori (RAM/ROM), dan I/O

  • Konsep IPO (Input–Process–Output)

  • Contoh penerapan IPO pada alat elektronik


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Discovery Learning

  • Metode : Observasi, diskusi kelompok, presentasi


F. Media & Sumber Belajar

  • PPT / Modul

  • Gambar blok diagram

  • Video sistem IPO

  • Buku teks SMK / sumber digital


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam, presensi

  • Apersepsi: tanya jawab alat elektronik (remote TV, mesin cuci)

  • Penyampaian tujuan dan manfaat materi


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati gambar/video blok diagram sistem mikrokontroler

Menanya

  • Siswa bertanya tentang fungsi tiap blok (CPU, memori, I/O)

Mengeksplorasi

  • Diskusi kelompok: menganalisis contoh sistem IPO

  • Menentukan mana input, proses, dan output

Mengasosiasi

  • Menyusun kesimpulan hasil diskusi

Mengomunikasikan

  • Presentasi kelompok dan umpan balik


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi: apa itu IPO dan contohnya

  • Penguatan konsep oleh guru

  • Tugas: membuat diagram IPO dari alat di rumah


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab awal

  • Formatif : Observasi diskusi & presentasi

  • Sumatif : Kuis singkat (pilihan ganda/uraian pendek)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : gambar, video, teks

  • Proses : diskusi & tanya jawab

  • Produk : diagram IPO sederhana


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Gotong royong

  • Mandiri


K. Refleksi Guru

  • Ketercapaian TP

  • Kendala pembelajaran

  • Tindak lanjut pertemuan berikutnya




πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-3

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik memahami jenis dan fungsi mikrokontroler serta mampu mengidentifikasi bagian dan pin pada papan mikrokontroler (Arduino) sebagai dasar pengendalian perangkat elektronik.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi Arduino

  2. Mengidentifikasi bagian-bagian utama Arduino

  3. Menjelaskan fungsi pin input, output, dan power

  4. Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam kegiatan praktik dasar


D. Materi Pembelajaran

  • Pengertian Arduino sebagai mikrokontroler

  • Jenis papan Arduino (Uno, Nano – pengenalan)

  • Bagian-bagian Arduino (USB, IC, pin, regulator)

  • Fungsi pin:

    • Digital I/O

    • Analog Input

    • Power (5V, 3.3V, GND)


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL) ringan

  • Metode : Demonstrasi, diskusi, observasi langsung


F. Media & Sumber Belajar

  • Papan Arduino (fisik atau gambar)

  • PPT / modul

  • Video pengenalan Arduino

  • Buku teks / sumber digital


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: menampilkan Arduino dan menanyakan fungsinya

  • Penyampaian tujuan dan manfaat pembelajaran


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati papan Arduino (langsung atau gambar pinout)

Menanya

  • Siswa bertanya tentang fungsi masing-masing pin

Mengeksplorasi

  • Diskusi kelompok: mengelompokkan pin input, output, dan power

  • Guru mendemonstrasikan fungsi pin

Mengasosiasi

  • Siswa menyimpulkan fungsi tiap bagian Arduino

Mengomunikasikan

  • Presentasi hasil diskusi kelompok


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Penguatan konsep oleh guru

  • Tugas: menggambar skema Arduino dan memberi keterangan pin


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab awal

  • Formatif : Observasi keaktifan dan diskusi

  • Sumatif : Kuis singkat identifikasi pin Arduino


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : gambar, video, alat nyata

  • Proses : diskusi dan demonstrasi

  • Produk : gambar pin Arduino berlabel


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Gotong royong

  • Mandiri


K. Refleksi Guru

  • Tingkat pemahaman siswa

  • Kendala sarana/praktik

  • Rencana tindak lanjut ke praktik LED




πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-4

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menerapkan konsep dasar mikrokontroler melalui praktik sederhana untuk mengendalikan perangkat output menggunakan program dasar secara aman dan bertanggung jawab.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Merangkai LED dengan Arduino secara benar

  2. Menggunakan Arduino IDE untuk menulis dan mengunggah program sederhana

  3. Membuat LED menyala, mati, dan berkedip (blink)

  4. Menerapkan prosedur K3 dalam praktik elektronika


D. Materi Pembelajaran

  • Konsep output pada mikrokontroler

  • Rangkaian LED sederhana (LED + resistor)

  • Pengenalan Arduino IDE

  • Program dasar LED (Blink)


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi


F. Media & Alat Bahan

  • Arduino Uno

  • LED

  • Resistor 220 Ξ©

  • Breadboard

  • Kabel jumper

  • Laptop + Arduino IDE

  • Modul/LKPD


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: mengingat kembali fungsi pin output

  • Penyampaian tujuan dan aturan keselamatan kerja (K3)


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati demonstrasi rangkaian LED oleh guru

Menanya

  • Siswa bertanya tentang rangkaian dan program

Mengeksplorasi (Praktik)

  • Siswa merangkai LED di breadboard

  • Menghubungkan LED ke pin digital Arduino

  • Menuliskan dan mengunggah program LED blink

Mengasosiasi

  • Menganalisis hasil: LED menyala / berkedip

Mengomunikasikan

  • Siswa menjelaskan hasil praktik secara lisan


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Kesimpulan bersama

  • Tugas: memodifikasi kecepatan kedip LED


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab awal

  • Formatif : Observasi praktik & sikap kerja

  • Sumatif : Unjuk kerja (LED berhasil menyala)

Instrumen:

  • Lembar observasi

  • Checklist praktik


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : modul cetak & video

  • Proses : pendampingan langsung

  • Produk : rangkaian LED berfungsi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Mandiri

  • Gotong royong


K. Refleksi Guru

  • Tingkat keberhasilan praktik

  • Kendala alat & waktu

  • Rencana lanjut: input (push button)




πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-5

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menerapkan konsep input pada mikrokontroler melalui praktik penggunaan push button sebagai perangkat masukan sistem kendali sederhana.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi push button sebagai input

  2. Merangkai push button dengan Arduino secara benar

  3. Membaca logika HIGH dan LOW dari push button

  4. Menjalankan program input sederhana dengan Arduino


D. Materi Pembelajaran

  • Konsep input pada mikrokontroler

  • Jenis push button (NO / NC – pengenalan)

  • Rangkaian push button

  • Program membaca input digital


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi


F. Media & Alat Bahan

  • Arduino Uno

  • Push button

  • Resistor 10 kΞ©

  • Breadboard

  • Kabel jumper

  • Laptop + Arduino IDE

  • Modul / LKPD


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: contoh tombol di kehidupan sehari-hari

  • Penyampaian tujuan dan aturan K3


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati demonstrasi rangkaian push button

Menanya

  • Siswa bertanya tentang fungsi dan rangkaian

Mengeksplorasi (Praktik)

  • Siswa merangkai push button ke Arduino

  • Mengatur pin sebagai INPUT

  • Menjalankan program pembacaan tombol

Mengasosiasi

  • Menganalisis perubahan logika saat tombol ditekan

Mengomunikasikan

  • Menyampaikan hasil praktik


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Kesimpulan bersama

  • Tugas: menjelaskan perbedaan tombol ditekan & dilepas


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab awal

  • Formatif : Observasi praktik

  • Sumatif : Unjuk kerja (input terbaca benar)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : modul & video

  • Proses : pendampingan praktik

  • Produk : rangkaian input berfungsi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Mandiri

  • Gotong royong


K. Refleksi Guru

  • Keberhasilan praktik

  • Kendala siswa

  • Rencana lanjut: integrasi input & output




πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-6

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengintegrasikan perangkat input dan output pada mikrokontroler untuk membentuk sistem kendali sederhana sesuai konsep Input–Proses–Output (IPO).


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Merangkai push button dan LED dalam satu rangkaian

  2. Menulis program Arduino untuk membaca input dan mengendalikan output

  3. Menjelaskan alur kerja IPO pada rangkaian yang dibuat

  4. Menunjukkan sikap kerja teliti dan disiplin


D. Materi Pembelajaran

  • Konsep integrasi input–output

  • Rangkaian tombol + LED

  • Logika program kendali sederhana (if–else)

  • IPO pada sistem mikrokontroler


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi


F. Media & Alat Bahan

  • Arduino Uno

  • LED + resistor 220 Ξ©

  • Push button + resistor 10 kΞ©

  • Breadboard

  • Kabel jumper

  • Laptop + Arduino IDE

  • LKPD


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: contoh tombol lampu di rumah

  • Penyampaian tujuan & K3


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati demo rangkaian tombol–LED

Menanya

  • Tanya jawab fungsi input & output

Mengeksplorasi (Praktik)

  • Merangkai tombol dan LED

  • Menulis program:

    • Membaca tombol

    • Menyalakan LED saat tombol ditekan

Mengasosiasi

  • Menganalisis alur IPO

Mengomunikasikan

  • Menjelaskan hasil praktik


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Kesimpulan

  • Tugas: memodifikasi logika (LED toggle)


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab

  • Formatif : Observasi praktik

  • Sumatif : Unjuk kerja (LED menyala sesuai tombol)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : modul & video

  • Proses : pendampingan bertahap

  • Produk : sistem tombol–LED berfungsi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Mandiri

  • Gotong royong


K. Refleksi Guru

  • Tingkat penguasaan logika

  • Kendala alat

  • Rencana lanjut: output lain (buzzer)




πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-7

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengendalikan perangkat output berupa buzzer menggunakan mikrokontroler melalui program sederhana sesuai konsep sistem kendali elektronik.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi buzzer sebagai output

  2. Merangkai buzzer dengan Arduino secara benar

  3. Membuat program Arduino untuk menyalakan dan mematikan buzzer

  4. Menunjukkan sikap kerja aman dan disiplin saat praktik


D. Materi Pembelajaran

  • Pengertian dan fungsi buzzer

  • Jenis buzzer (aktif & pasif – pengenalan)

  • Rangkaian buzzer dengan Arduino

  • Program dasar kontrol buzzer


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi


F. Media & Alat Bahan

  • Arduino Uno

  • Buzzer

  • Resistor (jika diperlukan)

  • Breadboard

  • Kabel jumper

  • Laptop + Arduino IDE

  • LKPD


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: contoh alarm di rumah / motor

  • Penyampaian tujuan dan K3


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati demonstrasi rangkaian buzzer

Menanya

  • Siswa bertanya tentang cara kerja buzzer

Mengeksplorasi (Praktik)

  • Merangkai buzzer dengan Arduino

  • Menulis dan mengunggah program:

    • Buzzer ON

    • Buzzer OFF

    • Buzzer berkedip/berbunyi interval

Mengasosiasi

  • Menganalisis hasil bunyi buzzer

Mengomunikasikan

  • Menjelaskan hasil praktik


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Kesimpulan bersama

  • Tugas: merancang alarm sederhana (sketsa)


H. Asesmen Pembelajaran

  • Diagnostik : Tanya jawab awal

  • Formatif : Observasi praktik

  • Sumatif : Unjuk kerja (buzzer berfungsi)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : modul, video, alat nyata

  • Proses : pendampingan praktik

  • Produk : rangkaian buzzer berfungsi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Mandiri

  • Gotong royong


K. Refleksi Guru

  • Tingkat keberhasilan praktik

  • Kendala teknis

  • Rencana lanjut: mini proyek terpadu


πŸ“˜ RPP PERTEMUAN KE-8

MINI PROYEK MIKROKONTROLER

A. Identitas

  • Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler

  • Fase / Kelas : E / X

  • Semester : Ganjil

  • Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)

  • Guru : Warjini, S.T


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu merancang dan membuat sistem kendali sederhana berbasis mikrokontroler dengan mengintegrasikan perangkat input dan output sesuai konsep Input–Proses–Output (IPO) serta mempresentasikan hasilnya dengan percaya diri.


C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Merancang mini proyek berbasis Arduino

  2. Mengintegrasikan push button, LED, dan buzzer

  3. Menulis program sederhana sesuai fungsi proyek

  4. Menjelaskan alur kerja IPO dari proyek yang dibuat

  5. Menunjukkan sikap kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab


D. Materi Pembelajaran

  • Konsep sistem kendali sederhana

  • Integrasi input dan output

  • Logika program (if–else)

  • Penerapan IPO pada proyek nyata


E. Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Praktik proyek, diskusi, presentasi


F. Media & Alat Bahan

  • Arduino Uno

  • Push button

  • LED + resistor

  • Buzzer

  • Breadboard

  • Kabel jumper

  • Laptop + Arduino IDE

  • LKPD Mini Proyek


G. Langkah-Langkah Pembelajaran

1️⃣ Pendahuluan (15 menit)

  • Salam dan presensi

  • Apersepsi: contoh sistem alarm sederhana

  • Penjelasan tujuan proyek dan kriteria penilaian


2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati

  • Siswa mengamati contoh proyek dari guru

Menanya

  • Tanya jawab terkait konsep dan rangkaian

Mengeksplorasi (Proyek)

  • Siswa bekerja dalam kelompok kecil

  • Merancang dan merangkai sistem:

    • Tombol ditekan → LED menyala + buzzer berbunyi

  • Menulis dan menguji program Arduino

Mengasosiasi

  • Menganalisis hasil kerja dan kesesuaian IPO

Mengomunikasikan

  • Presentasi singkat tiap kelompok


3️⃣ Penutup (20 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Umpan balik guru

  • Penegasan keterkaitan materi dengan dunia industri


H. Asesmen Pembelajaran (SUMATIF)

Teknik : Unjuk kerja & presentasi

Aspek Penilaian:

  • Kebenaran rangkaian

  • Program berjalan sesuai fungsi

  • Pemahaman IPO

  • Kerja sama & sikap kerja

(Menggunakan rubrik penilaian)


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : contoh proyek

  • Proses : pendampingan kelompok

  • Produk : mini proyek berfungsi


J. Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis

  • Kreatif

  • Gotong royong

  • Mandiri


K. Refleksi Guru

  • Capaian kompetensi siswa

  • Kendala pelaksanaan proyek

  • Rencana pengembangan materi lanjutan


ADMINISTRASI GURU 2026│

Klas 2. Penerapan  rangkaian elektronika

├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP




01. CP & ATP

Mata Pelajaran: Penerapan Rangkaian Elektronika

A. Identitas

  • Satuan Pendidikan : SMK kebonjeruk

  • Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika

  • Kelas/Fase : XI / Fase F

  • Semester : Ganjil & Genap

  • Kurikulum : Merdeka


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan, dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian, serta mampu mengaitkannya dengan penerapan di bidang teknologi dan industri.


C. Tujuan Umum Pembelajaran

Setelah menyelesaikan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip kerja rangkaian elektronika

  • Merangkai dan menguji rangkaian elektronika sederhana

  • Menganalisis kesalahan (troubleshooting) pada rangkaian

  • Menerapkan rangkaian elektronika pada sistem nyata


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Penerapan Rangkaian Elektronika – Kelas XI

Semester Ganjil

NoTujuan Pembelajaran (TP)Materi PokokAlokasi JP
1Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar elektronikaArus, tegangan, hambatan6 JP
2Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen elektronikaResistor, kapasitor, induktor6 JP
3Peserta didik mampu menerapkan hukum dasar elektronikaHukum Ohm & Kirchhoff6 JP
4Peserta didik mampu merangkai rangkaian seri dan paralelRangkaian DC6 JP
5Peserta didik mampu menggunakan alat ukur elektronikaMultimeter analog & digital6 JP
6Peserta didik mampu menguji dan menganalisis rangkaianPengujian & analisis hasil6 JP
Total Semester Ganjil36 JP

Semester Genap

NoTujuan Pembelajaran (TP)Materi PokokAlokasi JP
7Peserta didik mampu menjelaskan prinsip kerja komponen aktifDioda, transistor6 JP
8Peserta didik mampu merangkai rangkaian penyearahRectifier AC–DC6 JP
9Peserta didik mampu merangkai rangkaian penguat sederhanaAmplifier transistor6 JP
10Peserta didik mampu menerapkan rangkaian elektronika digitalGerbang logika6 JP
11Peserta didik mampu melakukan troubleshooting rangkaianAnalisis kerusakan6 JP
12Peserta didik mampu membuat proyek rangkaian terapanProyek rangkaian sederhana6 JP
Total Semester Genap36 JP

D. Karakteristik Pembelajaran

  • Berbasis praktik dan proyek

  • Kontekstual dengan dunia industri

  • Menekankan keselamatan kerja (K3)

  • Mengembangkan bernalar kritis dan kreatif


E. Profil Pelajar Pancasila

  • 🧠 Bernalar kritis

  • 🀝 Gotong royong

  • 🎯 Mandiri

  • πŸ’‘ Kreatif


✅ Catatan Penting

  • CP & ATP ini siap diturunkan menjadi:

    • Modul Ajar

    • RPP per pertemuan

    • PROTA & PROSEM

  • Cocok untuk jurusan:

    • Audio Video

    • Elektronika Industri

    • Teknik Otomasi

    • TBSM (elektronika dasar kendaraan)



02. PROTA & PROSEM

Mata Pelajaran: Penerapan Rangkaian Elektronika

A. PROGRAM TAHUNAN (PROTA)

Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Tahun Pelajaran : …………………
Alokasi Waktu : 72 JP / Tahun

Tabel PROTA

NoMateri PokokSemesterAlokasi JP
1Konsep Dasar ElektronikaGanjil6 JP
2Komponen Elektronika PasifGanjil6 JP
3Hukum Ohm & KirchhoffGanjil6 JP
4Rangkaian Seri & ParalelGanjil6 JP
5Alat Ukur ElektronikaGanjil6 JP
6Pengujian & Analisis RangkaianGanjil6 JP
7Komponen Aktif (Dioda, Transistor)Genap6 JP
8Rangkaian PenyearahGenap6 JP
9Rangkaian PenguatGenap6 JP
10Rangkaian Digital DasarGenap6 JP
11Troubleshooting RangkaianGenap6 JP
12Proyek Rangkaian TerapanGenap6 JP
Total72 JP

B. PROGRAM SEMESTER (PROSEM)

Semester Ganjil

MingguMateri PokokTujuan Pembelajaran RingkasAlokasi JP
1Orientasi & K3 ElektronikaMemahami aturan dan keselamatan kerja3 JP
2Konsep Dasar ElektronikaMenjelaskan arus, tegangan, hambatan3 JP
3Komponen PasifMengidentifikasi resistor, kapasitor, induktor3 JP
4Nilai & Kode KomponenMembaca kode warna resistor3 JP
5Hukum OhmMenerapkan perhitungan sederhana3 JP
6Hukum KirchhoffMenyelesaikan rangkaian bercabang3 JP
7Rangkaian SeriMerangkai dan mengukur rangkaian seri3 JP
8Rangkaian ParalelMerangkai dan mengukur rangkaian paralel3 JP
9Multimeter AnalogMengukur V, I, R3 JP
10Multimeter DigitalPengukuran dan perbandingan3 JP
11Pengujian RangkaianMenganalisis hasil pengukuran3 JP
12Analisis KesalahanMenemukan kesalahan rangkaian3 JP
13Praktik TerbimbingPenguatan keterampilan3 JP
14Remedial & PengayaanPerbaikan hasil belajar3 JP
15Asesmen Sumatif GanjilEvaluasi hasil belajar3 JP
Total Semester Ganjil45 JP

Semester Genap

MingguMateri PokokTujuan Pembelajaran RingkasAlokasi JP
1DiodaMenjelaskan prinsip kerja dioda3 JP
2Rangkaian PenyearahMerangkai penyearah setengah gelombang3 JP
3Penyearah Gelombang PenuhMenguji output DC3 JP
4TransistorMenjelaskan fungsi & jenis transistor3 JP
5Rangkaian PenguatMerangkai amplifier sederhana3 JP
6Pengujian PenguatMengukur penguatan3 JP
7Gerbang LogikaMenjelaskan logika digital dasar3 JP
8Rangkaian DigitalMenerapkan gerbang logika3 JP
9TroubleshootingMenganalisis kerusakan rangkaian3 JP
10Perbaikan RangkaianMemperbaiki rangkaian rusak3 JP
11Perencanaan ProyekMendesain rangkaian terapan3 JP
12Pelaksanaan ProyekMerakit rangkaian3 JP
13Uji ProyekPengujian & analisis3 JP
14Presentasi ProyekMengomunikasikan hasil3 JP
15Asesmen Sumatif GenapEvaluasi akhir3 JP
Total Semester Genap45 JP

✅ Catatan

  • PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XI

  • Berbasis praktik & proyek

  • Mudah diturunkan ke:

    • πŸ“˜ Modul Ajar

    • πŸ§ͺ LKPD Praktikum

    • πŸ“ Asesmen Kinerja


Kalau mau, saya bisa lanjutkan:

  • 3_MODUL AJAR

  • 4_JURNAL MENGAJAR

  • 5_ASESMEN PRAKTIK & RUBRIK

  • Versi khusus Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif



03. MODUL AJAR

A. Identitas Modul

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika

  • Kelas/Fase : XI / Fase F

  • Semester : Ganjil

  • Topik : Rangkaian Elektronika Dasar dan Penerapannya

  • Alokasi Waktu : 6 JP

  • Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)

  • Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi, presentasi


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, merangkai, menguji, dan menganalisis rangkaian elektronika sederhana serta menerapkannya pada sistem nyata dengan memperhatikan prosedur keselamatan kerja.


C. Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip kerja rangkaian elektronika dasar

  2. Mengidentifikasi komponen elektronika pasif dan aktif

  3. Merangkai rangkaian elektronika sederhana sesuai gambar kerja

  4. Menguji dan menganalisis hasil kerja rangkaian

  5. Menerapkan rangkaian pada contoh sistem terapan sederhana


D. Pemahaman Bermakna

  • Rangkaian elektronika bekerja berdasarkan hubungan antar komponen

  • Kesalahan kecil dalam rangkaian dapat memengaruhi kinerja sistem

  • Penerapan rangkaian elektronika banyak digunakan di dunia industri dan otomotif


E. Pertanyaan Pemantik

  1. Mengapa lampu LED membutuhkan resistor?

  2. Apa yang terjadi jika rangkaian dirangkai tidak sesuai skema?

  3. Bagaimana cara mengetahui rangkaian bekerja dengan baik?


F. Materi Pembelajaran

  1. Konsep dasar elektronika (arus, tegangan, hambatan)

  2. Komponen elektronika:

    • Resistor

    • Kapasitor

    • Dioda

    • Transistor

  3. Rangkaian seri dan paralel

  4. Penggunaan multimeter

  5. Penerapan rangkaian elektronika sederhana


G. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan (15 menit)

  • Salam, presensi

  • Apersepsi: contoh rangkaian lampu LED

  • Penyampaian tujuan dan keselamatan kerja (K3)


2. Kegiatan Inti (Project Based Learning)

Tahap 1 – Penentuan Proyek

Peserta didik diberi proyek:

Merangkai rangkaian LED seri/paralel lengkap dengan resistor dan sumber tegangan


Tahap 2 – Perancangan

  • Mengamati skema rangkaian

  • Menentukan nilai resistor

  • Menyiapkan alat dan bahan


Tahap 3 – Pelaksanaan Praktik

  • Merangkai komponen pada breadboard

  • Mengukur tegangan dan arus menggunakan multimeter

  • Mengamati hasil kerja rangkaian


Tahap 4 – Analisis

  • Membandingkan hasil pengukuran

  • Menganalisis kesalahan rangkaian

  • Menarik kesimpulan


Tahap 5 – Presentasi

  • Presentasi hasil kerja kelompok

  • Tanya jawab dan umpan balik guru


3. Penutup (15 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Penguatan konsep

  • Informasi materi pertemuan berikutnya


H. Asesmen Pembelajaran

1. Diagnostik

  • Tanya jawab konsep dasar elektronika

2. Formatif

  • Observasi praktik

  • Keaktifan diskusi

3. Sumatif

  • Produk rangkaian

  • Laporan praktik singkat


I. Diferensiasi Pembelajaran

  • Konten : Modul cetak, video, gambar rangkaian

  • Proses : Praktik langsung dan diskusi

  • Produk : Rangkaian dan laporan praktik


J. Profil Pelajar Pancasila

  • 🧠 Bernalar kritis

  • 🀝 Gotong royong

  • 🎯 Mandiri

  • πŸ’‘ Kreatif


K. Refleksi Guru

  • Ketercapaian tujuan pembelajaran

  • Kendala alat/bahan

  • Rencana perbaikan pembelajaran


L. Tugas Peserta Didik

Buat laporan singkat hasil praktik rangkaian LED meliputi:

  • Gambar rangkaian

  • Hasil pengukuran

  • Kesimpulan


✅ Catatan

Modul ini:

  • Selaras dengan CP–ATP–PROTA–PROSEM

  • Berbasis praktik & proyek

  • Sangat cocok untuk Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif





04. JURNAL MENGAJAR

Identitas

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika

  • Kelas/Fase : XI / Fase F

  • Semester : Ganjil

  • Tahun Pelajaran : …………………

  • Nama Guru : …………………


A. Jurnal Mengajar Harian

NoHari / TanggalKelasMateri PokokTujuan PembelajaranKegiatan PembelajaranModel / MetodeMediaAsesmenKet.
1………XI …K3 & Konsep Dasar ElektronikaSiswa memahami K3 dan konsep arus, tegangan, hambatanApersepsi, penjelasan, diskusiDiscovery LearningPPT, modulDiagnostik
2………XI …Komponen Elektronika PasifSiswa mengidentifikasi resistor, kapasitor, induktorObservasi komponen, diskusiDiscovery LearningKomponen asliObservasi
3………XI …Hukum OhmSiswa menerapkan perhitungan Hukum OhmLatihan soal & diskusiDiscovery LearningLKPDFormatif
4………XI …Rangkaian SeriSiswa merangkai rangkaian seriPraktik terbimbingPjBLBreadboard, multimeterKinerja
5………XI …Rangkaian ParalelSiswa merangkai rangkaian paralelPraktik kelompokPjBLAlat praktikKinerja
6………XI …Alat Ukur ElektronikaSiswa menggunakan multimeter dengan benarDemonstrasi & praktikDemonstrasiMultimeterObservasi
7………XI …Pengujian RangkaianSiswa menguji hasil rangkaianPraktik & analisisPjBLLKPDFormatif
8………XI …Analisis KesalahanSiswa menemukan kesalahan rangkaianDiskusi studi kasusDiskusiGambar rangkaianFormatif
9………XI …Proyek Rangkaian LEDSiswa membuat rangkaian LEDProyek kelompokPjBLAlat praktikProduk
10………XI …Presentasi ProyekSiswa mempresentasikan hasil proyekPresentasi & umpan balikPresentasiPPTPresentasi
11………XI …Remedial & PengayaanMemperbaiki hasil belajarBimbingan individuDiferensiasiModulFormatif
12………XI …Asesmen SumatifMengukur ketercapaian TPTes & penilaian praktikTesLembar soalSumatif

B. Refleksi Guru

  • Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
    ☐ Tercapai  ☐ Belum tercapai

  • Kendala Pembelajaran
    …………………………………………………………………………………

  • Tindak Lanjut
    ☐ Remedial
    ☐ Pengayaan
    ☐ Perbaikan strategi pembelajaran


C. Catatan Khusus

…………………………………………………………………………………………


✅ Keterangan

  • Jurnal ini siap cetak & siap isi

  • Bisa dipakai harian atau mingguan

  • Cocok untuk Audio Video, Elektronika Industri, Otomotif


Kalau mau, saya lanjutkan ke:
πŸ‘‰ 5_ASESMEN (praktik + rubrik lengkap)
πŸ‘‰ atau saya jadikan paket administrasi Word (.docx)

Tinggal ketik 5 πŸ‘



05. ASESMEN PEMBELAJARAN

Penerapan Rangkaian Elektronika – Kelas XI (Fase F)


A. Asesmen Diagnostik

Tujuan

Mengetahui kesiapan awal dan pemahaman dasar peserta didik tentang elektronika.

Bentuk

Tanya jawab lisan / pertanyaan pemantik.

Contoh Pertanyaan

  1. Apa yang dimaksud arus listrik?

  2. Sebutkan contoh komponen elektronika yang pernah kamu lihat!

  3. Pernahkah kamu menggunakan multimeter? Untuk apa?

Tindak Lanjut

  • Belum paham → penguatan konsep dasar + demonstrasi

  • Sudah paham → tutor sebaya / tantangan soal lebih lanjut


B. Asesmen Formatif

1. Observasi Sikap & Proses Praktik

NoAspek yang DinilaiSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
1Disiplin & K3Tidak patuhKurang patuhPatuhSangat patuh
2KeaktifanPasifKurang aktifAktifSangat aktif
3Kerja samaTidak bekerja samaKurangBaikSangat baik
4KetelitianCerobohKurang telitiTelitiSangat teliti

Skor Maksimal : 16


2. Penilaian Kinerja (Praktik Merangkai Rangkaian)

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Persiapan alat & bahanTidak siapKurang siapSiapSangat siap
Ketepatan rangkaianSalahKurang tepatTepatSangat tepat
Penggunaan alat ukurTidak bisaKurang benarBenarSangat benar
Hasil rangkaianTidak berfungsiKurang baikBerfungsiSangat baik

C. Asesmen Sumatif

1. Bentuk Asesmen

  • Tes tertulis (pilihan ganda & uraian)

  • Praktik (produk rangkaian)

  • Laporan praktik


2. Kisi-Kisi Tes Tertulis

NoMateriIndikatorBentuk
1Komponen PasifMengidentifikasi fungsi resistorPG
2Hukum OhmMenghitung arus/teganganPG
3Rangkaian SeriMenjelaskan karakteristikPG
4Alat UkurMenentukan fungsi multimeterPG
5Analisis RangkaianMenjelaskan kesalahan rangkaianUraian

3. Contoh Soal

Pilihan Ganda

  1. Fungsi resistor dalam rangkaian adalah …
    A. Menyimpan arus
    B. Menghambat arus
    C. Menguatkan sinyal
    D. Menghasilkan cahaya

  2. Alat ukur untuk mengukur hambatan adalah …
    A. Amperemeter
    B. Voltmeter
    C. Multimeter
    D. Osiloskop

Uraian
3. Jelaskan langkah merangkai rangkaian LED sederhana!
4. Mengapa rangkaian tidak menyala meskipun sumber tegangan ada?


D. Penilaian Produk (Proyek Rangkaian)

Tugas

Buatlah rangkaian LED seri atau paralel lengkap dengan resistor, kemudian lakukan pengukuran dan analisis hasilnya.

Rubrik Penilaian Produk

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Desain rangkaianSalahKurang tepatTepatSangat tepat
KerapianTidak rapiKurang rapiRapiSangat rapi
Fungsi rangkaianTidak berfungsiKurangBerfungsiSangat baik
Laporan praktikTidak lengkapKurangLengkapSangat lengkap

E. Kriteria Ketuntasan

  • Tuntas : ≥ 75

  • Belum Tuntas : < 75


F. Tindak Lanjut

  • Remedial : Praktik ulang dengan bimbingan

  • Pengayaan : Modifikasi rangkaian (tambah saklar / sensor)


G. Keterkaitan Profil Pelajar Pancasila

  • 🧠 Bernalar kritis → analisis rangkaian

  • 🀝 Gotong royong → kerja kelompok

  • 🎯 Mandiri → praktik individu

  • πŸ’‘ Kreatif → pengembangan rangkaian


✅ Catatan Akhir

Paket 01–05 sekarang sudah lengkap:
1️⃣ CP & ATP
2️⃣ PROTA & PROSEM
3️⃣ Modul Ajar
4️⃣ Jurnal Mengajar
5️⃣ Asesmen

πŸ“„ Siap dijadikan 1 bundle administrasi guru.

Kalau mau, saya bisa:

  • πŸ“ Satukan semuanya jadi Word (.docx) rapi & resmi

  • πŸ”§ Sesuaikan khusus Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif

  • πŸ§ͺ Tambahkan LKPD praktikum detail


B. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RPP Pertemuan 1

Identitas

  • Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk

  • Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika

  • Kelas / Fase : XI / F

  • Semester : Ganjil

  • Materi Pokok : Konsep Dasar Elektronika

  • Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)

  • Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian arus listrik, tegangan, dan hambatan.

  2. Membedakan hubungan arus, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian.

  3. Menyajikan contoh penerapan konsep dasar elektronika dalam kehidupan sehari-hari dan industri.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian arus listrik

  • Pengertian tegangan listrik

  • Pengertian hambatan listrik

  • Hubungan arus, tegangan, dan hambatan

  • Contoh penerapan elektronika dalam bidang industri


Model & Metode Pembelajaran

  • Model : Discovery Learning

  • Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, observasi


Media & Sumber Belajar

  • Media: PPT, papan tulis, modul elektronika

  • Alat: Multimeter (demo)

  • Sumber: Buku Elektronika Dasar SMK, internet, modul ajar


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan listrik rumah dengan rangkaian elektronika.

  3. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.

  4. Menyampaikan ruang lingkup materi dan penilaian.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

  1. Stimulation

    • Guru menampilkan contoh alat elektronik sederhana.

  2. Problem Statement

    • Siswa diminta menjawab: mengapa lampu bisa menyala?

  3. Data Collection

    • Siswa mencatat pengertian arus, tegangan, dan hambatan.

  4. Data Processing

    • Diskusi hubungan ketiga besaran listrik.

  5. Verification

    • Guru menguatkan konsep melalui contoh industri.

  6. Generalization

    • Siswa menyimpulkan konsep dasar elektronika.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Refleksi pembelajaran bersama.

  2. Guru menyimpulkan materi.

  3. Pemberian tugas individu.

  4. Informasi materi pertemuan berikutnya.


Asesmen / Penilaian

  1. Sikap

    • Observasi keaktifan dan kedisiplinan.

  2. Pengetahuan

    • Tes tertulis (pilihan ganda & uraian).

  3. Keterampilan

    • Diskusi dan presentasi sederhana.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan.



RPP Pertemuan 2

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Arus, Tegangan, dan Hambatan (Penerapan & Perhitungan Dasar)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian listrik.

  2. Menerapkan konsep arus, tegangan, dan hambatan pada perhitungan rangkaian sederhana.

  3. Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari dan industri.


Materi Pembelajaran

  • Hubungan arus, tegangan, dan hambatan

  • Konsep dasar hukum Ohm secara sederhana

  • Contoh perhitungan arus, tegangan, dan hambatan

  • Penerapan konsep listrik pada peralatan rumah tangga dan industri


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, latihan soal


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Papan tulis

  • Modul elektronika dasar

Alat :

  • Multimeter (demonstrasi)

  • Power supply / baterai

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber belajar pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya (konsep dasar elektronika).

  3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
    “Mengapa lampu bisa lebih terang atau lebih redup?”

  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.

  5. Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan penilaian.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Model Discovery Learning)

1. Stimulation

  • Guru menampilkan ilustrasi rangkaian lampu dengan sumber tegangan berbeda.

  • Peserta didik mengamati perubahan nyala lampu.

2. Problem Statement

  • Peserta didik diminta merumuskan masalah:
    Apa yang memengaruhi besar kecilnya arus listrik dalam suatu rangkaian?

3. Data Collection

  • Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:

    • Arus listrik

    • Tegangan listrik

    • Hambatan listrik

  • Peserta didik mengamati contoh pengukuran menggunakan multimeter.

4. Data Processing

  • Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan sederhana secara berkelompok.

  • Diskusi hasil perhitungan arus, tegangan, dan hambatan.

5. Verification

  • Guru membahas hasil diskusi dan perhitungan.

  • Guru mengaitkan konsep dengan contoh penggunaan listrik di rumah dan industri.

6. Generalization

  • Peserta didik menyimpulkan hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan.

  • Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.

  2. Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-2.

  3. Guru memberikan tugas individu berupa soal kontekstual.

  4. Guru menyampaikan materi pembelajaran pertemuan berikutnya.

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, kerja sama, dan kedisiplinan peserta didik selama pembelajaran.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).

3. Keterampilan

  • Kemampuan menyelesaikan soal perhitungan dan mempresentasikan hasil diskusi.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan diberi bimbingan dan latihan tambahan.

  • Peserta didik yang sudah tuntas diberi tugas eksplorasi penerapan konsep listrik di lingkungan sekitar.


Siap Pak πŸ‘
Berikut RPP Pertemuan ke-3 versi LENGKAP, format sama persis dengan pertemuan 1 & 2 (aman untuk administrasi, supervisi, dan akreditasi).


RPP Pertemuan 3

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Komponen Elektronika Pasif (Resistor, Kapasitor, Induktor)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi jenis dan simbol komponen elektronika pasif (resistor, kapasitor, dan induktor).

  2. Menjelaskan fungsi masing-masing komponen elektronika pasif.

  3. Membedakan karakteristik komponen elektronika pasif berdasarkan bentuk dan nilainya.

  4. Menyajikan hasil pengamatan komponen elektronika pasif secara lisan maupun tertulis.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian komponen elektronika pasif

  • Resistor: fungsi, simbol, jenis, dan kode warna

  • Kapasitor: fungsi, simbol, dan jenis

  • Induktor: fungsi dan simbol

  • Penerapan komponen pasif dalam rangkaian elektronika


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, observasi, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Papan tulis

  • Modul elektronika dasar

Alat & Bahan :

  • Resistor berbagai nilai

  • Kapasitor (elco, keramik)

  • Induktor

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan materi arus, tegangan, dan hambatan dengan komponen rangkaian.

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari komponen elektronika pasif.

  4. Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan teknik penilaian.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation

  • Guru menampilkan dan memperlihatkan berbagai komponen elektronika pasif.

  • Peserta didik mengamati bentuk fisik dan simbol komponen.

2. Problem Statement

  • Peserta didik diminta menjawab pertanyaan:
    “Apa yang terjadi pada rangkaian jika salah satu komponen pasif tidak bekerja?”

3. Data Collection

  • Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:

    • Fungsi resistor, kapasitor, dan induktor

    • Simbol dan ciri fisik masing-masing komponen

  • Peserta didik mengamati nilai komponen menggunakan kode warna dan label.

4. Data Processing

  • Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk:

    • Mengelompokkan komponen berdasarkan jenisnya

    • Menuliskan fungsi dan karakteristiknya

  • Diskusi hasil pengamatan kelompok.

5. Verification

  • Guru memverifikasi hasil diskusi dan meluruskan konsep yang kurang tepat.

  • Guru memberikan contoh penerapan komponen pasif pada peralatan industri.

6. Generalization

  • Peserta didik menyimpulkan fungsi dan peran komponen elektronika pasif dalam rangkaian.

  • Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.

  2. Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-3.

  3. Guru memberikan tugas individu berupa lembar identifikasi komponen.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Hukum Ohm).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, kerja sama, dan tanggung jawab peserta didik.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).

3. Keterampilan

  • Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi komponen elektronika pasif.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengulangan materi.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang komponen elektronika aktif.


Siap Pak πŸ‘
Berikut RPP Pertemuan ke-4 versi LENGKAP, format konsisten dengan pertemuan 1–3 (aman untuk supervisi & administrasi).


RPP Pertemuan 4

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Hukum Ohm dan Penerapannya
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan bunyi dan konsep Hukum Ohm.

  2. Mengidentifikasi hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan berdasarkan Hukum Ohm.

  3. Menghitung besar arus, tegangan, atau hambatan pada rangkaian DC sederhana.

  4. Menyelesaikan permasalahan kontekstual kelistrikan menggunakan Hukum Ohm.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian Hukum Ohm

  • Rumus Hukum Ohm (V = I × R)

  • Hubungan tegangan, arus, dan hambatan

  • Contoh perhitungan Hukum Ohm

  • Penerapan Hukum Ohm pada peralatan listrik dan industri


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan soal, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Papan tulis

  • Modul elektronika dasar

Alat & Bahan :

  • Multimeter

  • Resistor

  • Sumber tegangan (baterai / power supply)

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan konsep arus, tegangan, dan hambatan dengan materi sebelumnya.

  3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
    “Mengapa arus listrik bisa berbeda pada rangkaian yang berbeda?”

  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat Hukum Ohm.

  5. Guru menyampaikan kegiatan dan penilaian pembelajaran.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation

  • Guru menampilkan contoh rangkaian sederhana dengan nilai resistor berbeda.

  • Peserta didik mengamati perubahan arus.

2. Problem Statement

  • Peserta didik merumuskan masalah:
    Bagaimana hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan?

3. Data Collection

  • Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang Hukum Ohm.

  • Guru mendemonstrasikan pengukuran tegangan dan arus menggunakan multimeter.

4. Data Processing

  • Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan Hukum Ohm secara berkelompok.

  • Diskusi hasil perhitungan.

5. Verification

  • Guru membahas jawaban dan meluruskan kesalahan konsep.

  • Guru mengaitkan penerapan Hukum Ohm di dunia industri.

6. Generalization

  • Peserta didik menyimpulkan hubungan V, I, dan R.

  • Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.

  2. Guru menyimpulkan materi Hukum Ohm.

  3. Guru memberikan tugas individu berupa soal perhitungan.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Seri).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, dan kerja sama peserta didik.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian).

3. Keterampilan

  • Kemampuan menyelesaikan perhitungan dan menjelaskan langkah kerja.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan latihan tambahan.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang penerapan Hukum Ohm.


RPP Pertemuan 5

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Seri DC
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan karakteristik rangkaian seri.

  2. Merangkai rangkaian seri DC sesuai diagram.

  3. Mengukur tegangan dan arus pada rangkaian seri menggunakan multimeter.

  4. Menganalisis hasil pengukuran rangkaian seri.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian rangkaian seri

  • Karakteristik rangkaian seri

  • Diagram rangkaian seri DC

  • Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian seri

  • Contoh penerapan rangkaian seri dalam kehidupan sehari-hari


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, demonstrasi, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Modul praktik elektronika

Alat & Bahan :

  • Breadboard

  • Resistor

  • Kabel jumper

  • Baterai / power supply

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan Hukum Ohm dengan rangkaian listrik.

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian seri.

  4. Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Peserta didik diminta membuat rangkaian seri DC sederhana sesuai diagram.

2. Perencanaan

  • Peserta didik menyusun langkah perakitan rangkaian seri secara berkelompok.

3. Pelaksanaan

  • Peserta didik merangkai rangkaian seri pada breadboard.

  • Melakukan pengukuran arus dan tegangan pada tiap komponen.

4. Monitoring

  • Guru membimbing dan memantau proses praktik.

  • Guru memastikan keselamatan kerja.

5. Pengujian Hasil

  • Peserta didik mencatat hasil pengukuran.

  • Membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.

6. Evaluasi

  • Diskusi kelompok tentang hasil rangkaian dan kendala yang ditemui.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.

  2. Guru menyimpulkan karakteristik rangkaian seri.

  3. Guru memberikan tugas laporan praktik.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Paralel).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan dan laporan tertulis singkat.

3. Keterampilan

  • Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian seri DC.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas pengembangan rangkaian.


RPP Pertemuan 6

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Paralel DC
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan karakteristik rangkaian paralel.

  2. Merangkai rangkaian paralel DC sesuai diagram.

  3. Mengukur arus dan tegangan pada rangkaian paralel menggunakan multimeter.

  4. Menganalisis perbedaan rangkaian seri dan paralel berdasarkan hasil pengukuran.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian rangkaian paralel

  • Karakteristik rangkaian paralel

  • Diagram rangkaian paralel DC

  • Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian paralel

  • Perbandingan rangkaian seri dan paralel


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, demonstrasi, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Modul praktik elektronika

Alat & Bahan :

  • Breadboard

  • Resistor

  • Kabel jumper

  • Baterai / power supply

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: membandingkan rangkaian seri dengan rangkaian paralel.

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian paralel.

  4. Guru menyampaikan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Peserta didik diminta membuat rangkaian paralel DC sederhana.

2. Perencanaan

  • Peserta didik menyusun langkah perakitan dan pembagian tugas kelompok.

3. Pelaksanaan

  • Peserta didik merangkai rangkaian paralel pada breadboard.

  • Melakukan pengukuran arus dan tegangan di setiap cabang.

4. Monitoring

  • Guru membimbing dan memastikan prosedur K3 diterapkan.

5. Pengujian Hasil

  • Peserta didik mencatat dan membandingkan hasil pengukuran.

  • Membandingkan hasil rangkaian paralel dengan rangkaian seri.

6. Evaluasi

  • Diskusi kelompok tentang kelebihan dan kekurangan rangkaian paralel.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.

  2. Guru menyimpulkan materi rangkaian paralel.

  3. Guru memberikan tugas laporan praktik.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Alat Ukur Elektronika).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan dan laporan tertulis singkat.

3. Keterampilan

  • Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian paralel DC.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas perbandingan rangkaian seri dan paralel.




RPP Pertemuan 7

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Penggunaan Alat Ukur Elektronika (Multimeter Analog & Digital)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi dan jenis alat ukur elektronika.

  2. Menjelaskan bagian-bagian multimeter analog dan digital.

  3. Menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan, arus, dan hambatan dengan benar.

  4. Menerapkan prosedur keselamatan kerja saat melakukan pengukuran.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian alat ukur elektronika

  • Jenis alat ukur elektronika

  • Bagian-bagian multimeter analog dan digital

  • Cara penggunaan multimeter

  • Keselamatan kerja (K3) dalam pengukuran


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Modul praktik alat ukur

Alat & Bahan :

  • Multimeter analog

  • Multimeter digital

  • Baterai

  • Resistor

  • Rangkaian sederhana

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan praktik rangkaian seri dan paralel dengan kebutuhan pengukuran.

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya alat ukur dalam elektronika.

  4. Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Peserta didik diminta melakukan pengukuran listrik pada rangkaian sederhana.

2. Perencanaan

  • Peserta didik menyusun langkah penggunaan multimeter sesuai SOP.

3. Pelaksanaan

  • Peserta didik mempraktikkan:

    • Pengukuran tegangan DC

    • Pengukuran arus DC

    • Pengukuran hambatan

  • Peserta didik bekerja secara berkelompok.

4. Monitoring

  • Guru membimbing penggunaan alat ukur dan memastikan K3 diterapkan.

5. Pengujian Hasil

  • Peserta didik mencatat hasil pengukuran.

  • Membandingkan hasil pengukuran antar kelompok.

6. Evaluasi

  • Diskusi kesalahan umum dalam penggunaan multimeter.

  • Guru memberi umpan balik langsung.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.

  2. Guru menyimpulkan materi penggunaan multimeter.

  3. Guru memberikan tugas laporan praktik.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Pengujian & Analisis Rangkaian).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan dan tertulis singkat.

3. Keterampilan

  • Kemampuan menggunakan multimeter sesuai prosedur.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi pendampingan praktik ulang.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi penggunaan alat ukur lanjutan.




RPP Pertemuan 8

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Pengujian dan Analisis Rangkaian Elektronika
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan tujuan dan prosedur pengujian rangkaian elektronika.

  2. Melakukan pengujian rangkaian elektronika sederhana sesuai prosedur.

  3. Menganalisis hasil pengujian rangkaian berdasarkan data pengukuran.

  4. Menyimpulkan kondisi rangkaian berdasarkan hasil analisis.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian dan tujuan pengujian rangkaian

  • Prosedur pengujian rangkaian elektronika

  • Teknik pengukuran dan pencatatan data

  • Analisis hasil pengujian

  • Keselamatan kerja (K3) dalam pengujian


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, observasi, presentasi


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PowerPoint

  • Modul pengujian rangkaian

Alat & Bahan :

  • Rangkaian seri dan paralel

  • Multimeter

  • Breadboard

  • Power supply / baterai

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (sumber pendukung)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  2. Apersepsi: mengaitkan penggunaan multimeter dengan pengujian rangkaian.

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya pengujian rangkaian.

  4. Guru menjelaskan aktivitas praktik dan aturan keselamatan kerja.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Peserta didik diminta melakukan pengujian pada rangkaian yang telah dibuat sebelumnya.

2. Perencanaan

  • Peserta didik menyusun langkah pengujian dan format pencatatan data.

3. Pelaksanaan

  • Peserta didik menguji:

    • Tegangan

    • Arus

    • Hambatan

  • Peserta didik mencatat hasil pengujian secara sistematis.

4. Monitoring

  • Guru membimbing proses pengujian dan memastikan K3 diterapkan.

5. Pengujian Hasil

  • Peserta didik membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.

6. Evaluasi

  • Diskusi hasil pengujian dan analisis kesalahan rangkaian.


C. Penutup (±15 menit)

  1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.

  2. Guru menyimpulkan materi pengujian dan analisis rangkaian.

  3. Guru memberikan tugas laporan hasil pengujian.

  4. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Komponen Aktif).

  5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan dan laporan tertulis.

3. Keterampilan

  • Kemampuan melakukan pengujian dan analisis rangkaian.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan pengujian rangkaian.


Siap πŸ‘ kita lanjut RPP Pertemuan ke-9 dengan format lengkap dan konsisten seperti pertemuan sebelumnya.


RPP Pertemuan 9

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Dioda (Penyearah Setengah Gelombang)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi dan karakteristik dioda.

  2. Menjelaskan prinsip kerja rangkaian penyearah setengah gelombang.

  3. Menggambar skema rangkaian penyearah setengah gelombang.

  4. Menjelaskan alur arus listrik pada rangkaian penyearah setengah gelombang.

  5. Menyebutkan contoh penerapan rangkaian penyearah dalam kehidupan sehari-hari.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian dan fungsi dioda

  • Simbol dan jenis-jenis dioda

  • Prinsip kerja dioda (bias maju dan bias mundur)

  • Rangkaian penyearah setengah gelombang

  • Contoh penggunaan penyearah (charger, adaptor, power supply)


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, observasi gambar rangkaian


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT rangkaian dioda

  • Gambar/skema rangkaian

Alat :

  • Dioda (demo)

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar

  • Internet (referensi edukatif)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: mengaitkan adaptor HP dengan fungsi penyearah.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

  • Menyampaikan manfaat materi dalam dunia industri dan kehidupan sehari-hari.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan gambar adaptor/charger dan rangkaian dioda sederhana.

2. Problem Statement
Siswa diminta menjawab pertanyaan:

Mengapa arus AC perlu diubah menjadi DC?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Fungsi dioda

  • Cara kerja dioda

  • Prinsip penyearah setengah gelombang

4. Data Processing
Siswa berdiskusi menganalisis:

  • Jalur arus saat setengah gelombang positif

  • Jalur arus saat setengah gelombang negatif

5. Verification
Guru menguatkan konsep melalui penjelasan skema dan contoh penggunaan di industri.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan:

  • Fungsi dioda

  • Cara kerja penyearah setengah gelombang


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran bersama.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian penyearah setengah gelombang).

  • Informasi materi pertemuan berikutnya (Penyearah Gelombang Penuh).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, kerja sama, dan kedisiplinan.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (pilihan ganda & uraian singkat).

3. Keterampilan

  • Menggambar skema rangkaian dioda dengan benar.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengayaan materi.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi tentang penyearah gelombang penuh.


RPP Pertemuan 10

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Dioda (Penyearah Gelombang Penuh)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian penyearah gelombang penuh.

  2. Membedakan penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh.

  3. Menjelaskan prinsip kerja penyearah gelombang penuh.

  4. Menggambar skema rangkaian penyearah gelombang penuh.

  5. Menjelaskan kelebihan penyearah gelombang penuh dibanding setengah gelombang.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian penyearah gelombang penuh

  • Rangkaian penyearah gelombang penuh (2 dioda & jembatan dioda)

  • Prinsip kerja penyearah gelombang penuh

  • Perbandingan penyearah setengah dan gelombang penuh

  • Penerapan dalam adaptor dan power supply


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, analisis gambar rangkaian


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT penyearah gelombang penuh

  • Gambar/skema rangkaian

Alat :

  • Dioda

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar

  • Internet (sumber belajar terpercaya)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: mengaitkan adaptor laptop/TV dengan kualitas arus DC.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

  • Menyampaikan manfaat materi dalam dunia kerja dan industri.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan gambar rangkaian penyearah gelombang penuh dan adaptor elektronik.

2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:

Mengapa penyearah gelombang penuh menghasilkan DC yang lebih baik?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Cara kerja rangkaian

  • Fungsi masing-masing dioda

  • Perbedaan dengan penyearah setengah gelombang

4. Data Processing
Diskusi kelompok:

  • Alur arus pada setengah gelombang positif

  • Alur arus pada setengah gelombang negatif

5. Verification
Guru memperkuat konsep menggunakan contoh penerapan industri.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja dan kelebihan penyearah gelombang penuh.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian jembatan dioda).

  • Informasi materi pertemuan berikutnya (Filter Kapasitor pada Penyearah).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, tanggung jawab, dan kerja sama.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (pilihan ganda & uraian).

3. Keterampilan

  • Menggambar skema rangkaian penyearah gelombang penuh.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik yang belum tuntas mendapat bimbingan khusus.

  • Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi filter penyearah.


Siap πŸ‘ kita lanjut RPP Pertemuan ke-11 dengan format lengkap & konsisten seperti pertemuan sebelumnya.


RPP Pertemuan 11

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Filter Kapasitor pada Rangkaian Penyearah
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi filter kapasitor pada rangkaian penyearah.

  2. Menjelaskan pengertian ripple tegangan DC.

  3. Mengidentifikasi pengaruh nilai kapasitor terhadap hasil penyearahan.

  4. Menganalisis perbedaan tegangan DC sebelum dan sesudah filter.

  5. Menjelaskan penerapan filter kapasitor dalam power supply.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian filter kapasitor

  • Ripple tegangan DC

  • Prinsip kerja kapasitor sebagai perata tegangan

  • Rangkaian penyearah dengan filter kapasitor

  • Penerapan pada adaptor dan power supply


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, analisis rangkaian


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT filter kapasitor

  • Gambar rangkaian penyearah + filter

Alat :

  • Kapasitor elektrolit

  • Dioda

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar

  • Internet (referensi edukatif)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: mengaitkan charger HP dengan kestabilan tegangan DC.

  • Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran.

  • Menyampaikan aktivitas dan penilaian.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan grafik ripple tegangan DC sebelum dan sesudah filter.

2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:

Mengapa output penyearah tanpa filter masih berdenyut?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Fungsi kapasitor

  • Hubungan nilai kapasitor dan ripple

  • Letak kapasitor dalam rangkaian

4. Data Processing
Diskusi kelompok:

  • Analisis kerja kapasitor saat pengisian dan pengosongan

  • Dampak nilai kapasitor kecil vs besar

5. Verification
Guru memperkuat konsep dengan contoh adaptor dan power supply industri.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan peran filter kapasitor dalam meratakan DC.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Pemberian tugas individu (analisis gambar rangkaian penyearah + filter).

  • Informasi materi pertemuan berikutnya (Proyek Rangkaian Elektronika Terapan).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi kedisiplinan, keaktifan, dan kerja sama.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (uraian singkat & pilihan ganda).

3. Keterampilan

  • Analisis rangkaian penyearah dengan filter kapasitor.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: bimbingan dan penguatan konsep ripple.

  • Peserta didik tuntas: tugas eksplorasi power supply sederhana.


RPP Pertemuan 12

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Proyek Rangkaian Elektronika Terapan Sederhana
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Merancang rangkaian elektronika terapan sederhana.

  2. Merangkai rangkaian sesuai skema dengan benar.

  3. Melakukan pengujian fungsi rangkaian.

  4. Menganalisis hasil kerja dan kesalahan rangkaian.

  5. Mempresentasikan hasil proyek secara sederhana.


Materi Pembelajaran

  • Konsep proyek rangkaian elektronika

  • Skema rangkaian terapan sederhana (contoh):

    • Penyearah + filter kapasitor

    • Lampu LED DC

    • Power supply sederhana

  • Prosedur keselamatan kerja

  • Teknik pengujian rangkaian


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, presentasi, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • Modul proyek

  • Lembar kerja proyek

Alat & Bahan :

  • Dioda

  • Kapasitor

  • Resistor

  • PCB / breadboard

  • Multimeter

  • Sumber AC / adaptor

Sumber :

  • Buku Elektronika Dasar SMK

  • Modul ajar

  • Internet (referensi edukatif)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Menyampaikan tujuan proyek dan kriteria penilaian.

  • Pembagian kelompok proyek.

  • Penekanan keselamatan kerja.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek
Siswa memilih atau ditentukan proyek rangkaian sederhana.

2. Perencanaan Proyek

  • Membuat skema rangkaian

  • Menentukan alat dan bahan

3. Pelaksanaan Proyek

  • Merangkai rangkaian

  • Melakukan pengujian fungsi

4. Monitoring & Bimbingan
Guru memantau proses dan memberi arahan teknis.

5. Presentasi Hasil
Setiap kelompok mempresentasikan:

  • Skema rangkaian

  • Cara kerja

  • Hasil pengujian

6. Evaluasi Proyek
Diskusi kelebihan dan kekurangan hasil proyek.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran proyek.

  • Guru memberikan umpan balik.

  • Penguatan konsep penerapan elektronika di industri.

  • Penutupan dan doa.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

2. Pengetahuan

  • Laporan proyek

  • Penjelasan konsep kerja rangkaian

3. Keterampilan

  • Kesesuaian rangkaian dengan skema

  • Hasil pengujian

  • Kerapian dan keselamatan kerja


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: perbaikan proyek.

  • Peserta didik tuntas: pengembangan rangkaian lebih lanjut





ADMINISTRASI GURU 2026 

KELAS XII: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video

├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP



01. CP & ATP

Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video


A. Identitas

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Program Keahlian : Audio Video / Elektronika / TAV

  • Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video

  • Kelas/Fase : XII / Fase F

  • Semester : Ganjil & Genap

  • Kurikulum : Merdeka


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video secara mandiri dan berkelompok, meliputi sistem audio analog/digital, sistem video, dan perangkat multimedia, dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, analisis kerusakan (troubleshooting), serta standar kerja industri.


C. Tujuan Umum Pembelajaran

Setelah menyelesaikan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip kerja sistem audio dan video

  • Melakukan perawatan berkala peralatan audio dan video

  • Mendiagnosis kerusakan berdasarkan gejala

  • Melakukan perbaikan sesuai SOP

  • Menguji dan memastikan alat berfungsi normal kembali


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video – Kelas XII


Semester Ganjil

NoTujuan Pembelajaran (TP)Materi PokokAlokasi JP
1Menerapkan K3 dan SOP kerja audio videoK3, alat & SOP bengkel AV6 JP
2Menjelaskan prinsip kerja sistem audioAudio analog & digital6 JP
3Melakukan perawatan peralatan audioSpeaker, amplifier, mixer6 JP
4Mendiagnosis kerusakan sistem audioTroubleshooting audio6 JP
5Menjelaskan prinsip kerja sistem videoTV, monitor, proyektor6 JP
6Melakukan perawatan peralatan videoPembersihan & pengecekan6 JP
Total Semester Ganjil36 JP

Semester Genap

NoTujuan Pembelajaran (TP)Materi PokokAlokasi JP
7Mendiagnosis kerusakan sistem videoAnalisis kerusakan video6 JP
8Melakukan perbaikan sistem audioPerbaikan amplifier & speaker6 JP
9Melakukan perbaikan sistem videoPerbaikan TV / monitor6 JP
10Menggunakan alat ukur audio videoMultimeter, osiloskop6 JP
11Melakukan pengujian hasil perbaikanQuality control6 JP
12Proyek perbaikan peralatan AVProyek berbasis kasus nyata6 JP
Total Semester Genap36 JP

D. Karakteristik Pembelajaran

  • Berbasis praktik bengkel & studi kasus

  • Mengacu pada standar industri

  • Menekankan K3 dan troubleshooting

  • Berorientasi kesiapan kerja (job-ready)


E. Profil Pelajar Pancasila

  • 🧠 Bernalar kritis → analisis kerusakan

  • 🀝 Gotong royong → kerja tim bengkel

  • 🎯 Mandiri → perbaikan mandiri

  • πŸ’‘ Kreatif → solusi perbaikan




02. PROTA & PROSEM

Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video


A. PROGRAM TAHUNAN (PROTA)

Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Tahun Pelajaran : …………………
Alokasi Waktu : 72 JP / Tahun

Tabel PROTA

NoMateri PokokSemesterAlokasi JP
1K3 & SOP Bengkel Audio VideoGanjil6 JP
2Prinsip Kerja Sistem AudioGanjil6 JP
3Perawatan Peralatan AudioGanjil6 JP
4Diagnosis Kerusakan AudioGanjil6 JP
5Prinsip Kerja Sistem VideoGanjil6 JP
6Perawatan Peralatan VideoGanjil6 JP
7Diagnosis Kerusakan VideoGenap6 JP
8Perbaikan Peralatan AudioGenap6 JP
9Perbaikan Peralatan VideoGenap6 JP
10Alat Ukur Audio & VideoGenap6 JP
11Pengujian & Quality ControlGenap6 JP
12Proyek Perbaikan Audio VideoGenap6 JP
Total72 JP

B. PROGRAM SEMESTER (PROSEM)


Semester Ganjil

MingguMateri PokokTujuan Pembelajaran RingkasAlokasi JP
1Orientasi & K3 Bengkel AVMenerapkan K3 dan SOP kerja3 JP
2Alat & APD Bengkel AVMenggunakan alat kerja dengan aman3 JP
3Sistem Audio AnalogMenjelaskan alur sistem audio3 JP
4Sistem Audio DigitalMemahami perbedaan analog & digital3 JP
5Perawatan SpeakerMelakukan pembersihan & pengecekan3 JP
6Perawatan AmplifierMengecek koneksi & komponen3 JP
7Perawatan Mixer AudioMelakukan maintenance ringan3 JP
8Gejala Kerusakan AudioMengidentifikasi kerusakan3 JP
9Troubleshooting AudioMenentukan penyebab kerusakan3 JP
10Prinsip Sistem VideoMenjelaskan sistem TV/monitor3 JP
11Perawatan TV & MonitorMelakukan perawatan berkala3 JP
12Perawatan ProyektorMembersihkan & mengecek sistem3 JP
13Praktik TerbimbingPenguatan keterampilan3 JP
14Remedial & PengayaanPerbaikan hasil belajar3 JP
15Asesmen Sumatif GanjilEvaluasi capaian TP3 JP
Total Semester Ganjil45 JP

Semester Genap

MingguMateri PokokTujuan Pembelajaran RingkasAlokasi JP
1Gejala Kerusakan VideoMengidentifikasi kerusakan video3 JP
2Diagnosis Kerusakan VideoMenganalisis penyebab kerusakan3 JP
3Perbaikan TV LED/LCDMelakukan perbaikan dasar3 JP
4Perbaikan MonitorMengganti komponen rusak3 JP
5Perbaikan AmplifierMemperbaiki rangkaian audio3 JP
6Perbaikan SpeakerMengganti komponen speaker3 JP
7Alat Ukur AVMenggunakan multimeter & osiloskop3 JP
8Pengukuran Sinyal AVMengukur sinyal audio/video3 JP
9Pengujian Hasil PerbaikanMemastikan alat berfungsi normal3 JP
10Quality ControlStandar kelayakan alat3 JP
11Perencanaan ProyekMenentukan objek perbaikan3 JP
12Pelaksanaan ProyekPerbaikan alat nyata3 JP
13Uji ProyekPengujian akhir3 JP
14Presentasi ProyekLaporan & presentasi3 JP
15Asesmen Sumatif GenapEvaluasi akhir3 JP
Total Semester Genap45 JP

✅ Catatan Penting

  • PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XII

  • Berbasis bengkel, studi kasus, dan proyek nyata

  • Sangat relevan dengan dunia kerja / industri servis AV


MODUL AJAR

Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video


A. IDENTITAS MODUL

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika

  • Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video

  • Kelas/Fase : XII / Fase F

  • Alokasi Waktu : 6 JP / Modul

  • Semester : Ganjil

  • Tahun Pelajaran : …………………

  • Guru Pengampu : …………………


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami prinsip kerja, melakukan perawatan, mendiagnosis kerusakan, serta melakukan perbaikan peralatan audio dan video sesuai prosedur kerja, K3, dan standar industri.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik mampu:

  1. Menerapkan prosedur K3 di bengkel audio video

  2. Mengidentifikasi bagian dan fungsi peralatan audio

  3. Melakukan perawatan rutin peralatan audio

  4. Menganalisis gejala kerusakan audio sederhana

  5. Melakukan perbaikan ringan peralatan audio


D. PROFIL PELAJAR PANCASILA

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME

  • Mandiri

  • Bernalar kritis

  • Kreatif

  • Gotong royong


E. MATERI PEMBELAJARAN

  1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

  2. Pengenalan alat bengkel audio video

  3. Prinsip kerja sistem audio (input–proses–output)

  4. Perawatan peralatan audio (speaker, amplifier, mixer)

  5. Diagnosis kerusakan audio


F. MODEL, METODE, DAN PENDEKATAN

  • Model : Project Based Learning (PjBL)

  • Pendekatan : Deep Learning

  • Metode : Diskusi, demonstrasi, praktik langsung, studi kasus


G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  • Modul cetak & digital

  • Peralatan audio (speaker, amplifier)

  • Multimeter

  • Video pembelajaran

  • Manual servis


H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

1. Pendahuluan (15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dan doa

  • Apersepsi terkait pengalaman siswa menggunakan alat audio

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran

2. Kegiatan Inti (240 menit)

  • Penjelasan K3 dan SOP bengkel

  • Demonstrasi peralatan audio

  • Praktik perawatan speaker dan amplifier

  • Identifikasi gejala kerusakan audio

  • Diskusi hasil praktik

3. Penutup (15 menit)

  • Refleksi pembelajaran

  • Penarikan kesimpulan

  • Penyampaian tugas


I. ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Asesmen Diagnostik

  • Tanya jawab tentang pengalaman siswa

2. Asesmen Formatif

  • Observasi praktik

  • Lembar kerja peserta didik (LKPD)

3. Asesmen Sumatif

  • Praktik perawatan dan diagnosis audio


J. INSTRUMEN PENILAIAN (Ringkas)

AspekTeknikBentuk
SikapObservasiRubrik
PengetahuanTes lisanTanya jawab
KeterampilanPraktikUnjuk kerja

K. PENGAYAAN DAN REMEDIAL

  • Pengayaan : Analisis kerusakan audio tingkat lanjut

  • Remedial : Praktik ulang perawatan dasar


L. REFLEKSI GURU

Guru mengevaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran dan efektivitas metode yang digunakan untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya.


Disusun oleh:

Guru Mata Pelajaran

(……………………………………)

JURNAL MENGAJAR

Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video


A. IDENTITAS

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika

  • Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video

  • Kelas/Fase : XII / Fase F

  • Semester : Ganjil / Genap

  • Tahun Pelajaran : …………………

  • Guru Pengampu : …………………


B. PETUNJUK PENGISIAN

Jurnal mengajar ini diisi oleh guru setiap selesai melaksanakan pembelajaran sebagai bahan refleksi dan dokumentasi proses belajar mengajar.


C. FORMAT JURNAL MENGAJAR

NoHari/TanggalMateri PokokKegiatan PembelajaranMetode/ModelAsesmenKehadiranRefleksi Guru
1K3 Bengkel AVPenjelasan K3, demonstrasi alat, praktik K3Discovery / PjBLObservasi
2Sistem AudioDiskusi prinsip kerja audio, identifikasi blokDiskusiTanya jawab
3Perawatan AudioPraktik perawatan speaker & amplifierPraktikUnjuk kerja
4Diagnosis AudioAnalisis gejala kerusakan audioStudi kasusLKPD
5Sistem VideoPenjelasan prinsip kerja TV/monitorDiscoveryTes lisan
6Perawatan VideoPraktik perawatan perangkat videoPraktikObservasi

D. CATATAN KHUSUS GURU

  • Kendala alat/praktik: ..........................................................

  • Respon dan antusias peserta didik: ...........................................

  • Tindak lanjut pembelajaran: ...................................................


E. REFLEKSI AKHIR SEMESTER

  1. Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
    ...........................................................................

  2. Strategi yang efektif
    ...........................................................................

  3. Perbaikan untuk pembelajaran berikutnya
    ...........................................................................


 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video


A. IDENTITAS

  • Satuan Pendidikan : SMK

  • Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika

  • Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video

  • Kelas/Fase : XII / Fase F

  • Semester : Ganjil / Genap

  • Tahun Pelajaran : …………………

  • Guru Pengampu : …………………


B. TUJUAN ASESMEN

Asesmen bertujuan untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik dalam memahami, merawat, mendiagnosis, dan memperbaiki peralatan audio dan video sesuai standar kerja dan K3.


C. JENIS ASESMEN

1. ASESMEN DIAGNOSTIK

Bentuk : Tanya jawab / kuis awal

Contoh pertanyaan:

  1. Sebutkan contoh peralatan audio dan video yang sering digunakan sehari-hari.

  2. Mengapa K3 penting dalam perawatan alat elektronik?


2. ASESMEN FORMATIF

a. Observasi Sikap (K3 & Kerja Sama)

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
KedisiplinanTidak disiplinKurang disiplinDisiplinSangat disiplin
K3Tidak menerapkanKadang menerapkanMenerapkanKonsisten
Kerja samaTidak mau bekerja samaKurang aktifAktifSangat aktif

b. Pengetahuan (Tes Lisan / LKPD)

  • Menjelaskan prinsip kerja sistem audio/video

  • Mengidentifikasi bagian dan fungsi komponen


3. ASESMEN SUMATIF

A. Penilaian Praktik

Tugas Praktik:
Peserta didik melakukan perawatan dan diagnosis kerusakan pada peralatan audio/video sesuai SOP.

Rubrik Praktik:

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Persiapan alatTidak siapKurang lengkapLengkapSangat lengkap
Prosedur kerjaTidak sesuai SOPKurang sesuaiSesuaiSangat sesuai
K3Tidak menerapkanKadangMenerapkanSangat baik
Hasil kerjaTidak berfungsiKurang optimalBerfungsiSangat baik

B. Penilaian Proyek

Tugas Proyek:
Peserta didik secara berkelompok memperbaiki satu unit peralatan audio/video dan mempresentasikan hasilnya.

Rubrik Proyek:

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Analisis kerusakanTidak tepatKurang tepatTepatSangat tepat
Proses perbaikanTidak sistematisKurang sistematisSistematisSangat sistematis
Kerja timTidak bekerja samaKurang kompakKompakSangat kompak
PresentasiTidak jelasKurang jelasJelasSangat jelas

D. KRITERIA KETUNTASAN

  • KKTP : 75

  • Peserta didik dinyatakan tuntas jika mencapai nilai ≥ KKTP


E. PENGOLAHAN NILAI

  • Sikap : Observasi

  • Pengetahuan : Tes/LKPD

  • Keterampilan : Praktik & Proyek


F. TINDAK LANJUT

  • Remedial : Praktik ulang dan bimbingan

  • Pengayaan : Perbaikan kasus kerusakan lebih kompleks


G. REFLEKSI GURU

Guru mengevaluasi efektivitas asesmen dan ketercapaian hasil belajar peserta didik sebagai dasar perbaikan pembelajaran selanjutnya.


Disahkan oleh:

Guru Mata Pelajaran

(……………………………………)



RPP Pertemuan 1

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : K3 dan SOP Kerja Bengkel Audio Video
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di bengkel audio video.

  2. Mengidentifikasi alat dan APD kerja audio video.

  3. Menjelaskan SOP kerja perawatan dan perbaikan peralatan AV.

  4. Menerapkan prosedur K3 sebelum melakukan pekerjaan praktik.

  5. Menunjukkan sikap kerja disiplin dan bertanggung jawab di bengkel.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian K3 di bengkel audio video

  • Potensi bahaya kerja peralatan audio dan video

  • Alat pelindung diri (APD)

  • SOP kerja bengkel AV

  • Etika dan sikap kerja industri


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, observasi bengkel, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT K3 Bengkel AV

  • Video kecelakaan kerja (edukatif)

Alat :

  • APD (sarung tangan, sepatu safety)

  • Peralatan bengkel audio video

Sumber :

  • Buku Perawatan dan Perbaikan AV SMK

  • Modul ajar

  • SOP bengkel industri


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: diskusi singkat risiko kerja di bengkel elektronik.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat K3 di dunia kerja.

  • Menyampaikan penilaian dan aturan praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan video/ gambar kecelakaan kerja akibat mengabaikan K3.

2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:

Mengapa K3 menjadi syarat utama dalam pekerjaan audio video?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Jenis bahaya kerja AV

  • Fungsi APD

  • Tahapan SOP bengkel

4. Data Processing
Diskusi kelompok tentang:

  • Dampak tidak menerapkan K3

  • Contoh SOP kerja yang benar

5. Verification
Guru menguatkan konsep sesuai standar industri.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan pentingnya K3 dan SOP kerja.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Penugasan: membuat rangkuman K3 bengkel AV.

  • Informasi materi pertemuan berikutnya (Prinsip Kerja Sistem Audio).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Disiplin

  • Kepatuhan terhadap aturan K3

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis (uraian singkat).

3. Keterampilan

  • Observasi penerapan K3 di bengkel.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: pembinaan ulang K3.

  • Peserta didik tuntas: observasi SOP bengkel industri.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 2 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 2

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Prinsip Kerja Sistem Audio (Audio Analog & Digital)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip kerja sistem audio analog dan digital.

  2. Mengidentifikasi komponen utama sistem audio (speaker, amplifier, mixer).

  3. Menjelaskan alur sinyal audio dari input hingga output.

  4. Membandingkan karakteristik audio analog dan digital.

  5. Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam praktik audio.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian sistem audio analog dan digital

  • Komponen utama sistem audio: microphone, mixer, amplifier, speaker

  • Alur sinyal audio (input → proses → output)

  • Perbedaan audio analog vs digital

  • Penerapan sistem audio dalam perangkat nyata


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi alat, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT prinsip kerja audio

  • Video demonstrasi audio analog & digital

Alat :

  • Sistem audio (speaker, amplifier, mixer)

  • Kabel, konektor, power supply

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi edukatif)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: mengaitkan audio di rumah/kelas dengan sistem audio profesional.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat memahami sistem audio.

  • Menyampaikan kriteria penilaian praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan sistem audio analog & digital serta alur sinyalnya.

2. Problem Statement
Siswa menjawab:

Bagaimana suara dari microphone sampai terdengar di speaker?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Komponen sistem audio

  • Perbedaan analog dan digital

  • Alur sinyal audio

4. Data Processing
Diskusi kelompok:

  • Analisis alur sinyal pada perangkat nyata

  • Kelebihan & kekurangan audio analog dan digital

5. Verification
Guru menegaskan konsep dengan contoh perangkat industri atau studio.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja sistem audio dan perbedaan audio analog & digital.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran bersama.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat diagram alur sinyal audio dari input ke output.

  • Informasi materi pertemuan berikutnya (Perawatan Peralatan Audio – Speaker, Amplifier, Mixer).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, dan disiplin praktik.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis: uraian singkat tentang prinsip audio analog & digital.

3. Keterampilan

  • Kemampuan menjelaskan alur sinyal audio dan mengidentifikasi komponen.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: pembinaan konsep audio analog & digital.

  • Peserta didik tuntas: praktik identifikasi sistem audio di bengkel atau laboratorium.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 3 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 3

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Perawatan Peralatan Audio – Speaker, Amplifier, Mixer
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip perawatan peralatan audio.

  2. Melakukan pemeriksaan rutin pada speaker, amplifier, dan mixer.

  3. Menunjukkan teknik pembersihan dan penyimpanan peralatan audio.

  4. Mengidentifikasi potensi kerusakan pada peralatan audio.

  5. Menerapkan prosedur K3 saat melakukan perawatan.


Materi Pembelajaran

  • Prinsip perawatan audio (preventive & corrective)

  • Pemeriksaan speaker, amplifier, dan mixer

  • Teknik pembersihan dan penyimpanan peralatan

  • Identifikasi kerusakan awal pada sistem audio

  • SOP K3 saat perawatan peralatan


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT perawatan audio

  • Modul praktik audio

Alat & Bahan :

  • Speaker, amplifier, mixer

  • Kain pembersih, kuas, alkohol

  • Multimeter

Sumber :

  • Buku Perawatan dan Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • SOP bengkel industri


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menggunakan speaker, mixer di rumah atau sekolah.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perawatan rutin.

  • Menjelaskan aturan keselamatan kerja saat praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek Praktik

  • Siswa dibagi kelompok untuk praktik pemeriksaan peralatan audio.

2. Perencanaan

  • Siswa menyiapkan alat, APD, dan prosedur pemeriksaan.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Pemeriksaan speaker: kondisi fisik, kabel, konektor

  • Pemeriksaan amplifier: input/output, level suara, tegangan

  • Pemeriksaan mixer: tombol, fader, konektor, kabel

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik pembersihan, pengukuran, dan K3.

5. Pengujian Hasil

  • Siswa memeriksa apakah peralatan berfungsi normal setelah perawatan.

6. Evaluasi

  • Diskusi kesalahan umum saat perawatan dan cara pencegahannya.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi praktik: siswa menjelaskan apa yang dipelajari.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat laporan praktik perawatan peralatan audio.

  • Materi pertemuan berikutnya: Diagnosis Kerusakan Sistem Audio (Troubleshooting).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Disiplin, kepatuhan K3, kerjasama tim.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: prinsip perawatan dan SOP pemeriksaan.

3. Keterampilan

  • Praktik pemeriksaan dan pembersihan speaker, amplifier, mixer.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik perawatan ulang.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi perawatan preventif pada perangkat lain.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 4 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 4

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Diagnosis Kerusakan Sistem Audio (Troubleshooting Audio)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip troubleshooting pada sistem audio.

  2. Mengidentifikasi gejala kerusakan pada speaker, amplifier, dan mixer.

  3. Menentukan kemungkinan penyebab kerusakan.

  4. Menerapkan langkah-langkah diagnosis sesuai SOP.

  5. Menunjukkan sikap teliti dan sistematis saat mendiagnosis kerusakan.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian troubleshooting sistem audio

  • Gejala kerusakan pada speaker, amplifier, mixer

  • Alat bantu diagnosis (multimeter, tester audio)

  • Prosedur langkah-langkah diagnosis sesuai SOP

  • Penerapan K3 saat diagnosis


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT troubleshooting audio

  • Diagram alur langkah diagnosis

Alat & Bahan :

  • Speaker, amplifier, mixer

  • Multimeter, kabel uji, konektor

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi industri audio video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman kerusakan audio yang pernah ditemui.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat troubleshooting audio.

  • Menyampaikan kriteria penilaian praktik diagnosis.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberikan peralatan audio dengan kerusakan simulasi.

2. Perencanaan Diagnosis

  • Siswa menyusun langkah-langkah mendiagnosis kerusakan.

  • Menentukan alat ukur yang digunakan.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Mengamati gejala kerusakan (suara putus-putus, tidak ada suara, distorsi)

  • Mengukur tegangan, resistansi, dan kontinuitas kabel / komponen

  • Mencatat hasil pengukuran

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik pengukuran, penerapan SOP, dan K3.

5. Analisis & Diskusi

  • Siswa berdiskusi: kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan data pengukuran

  • Menentukan langkah perbaikan berikutnya

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan prinsip troubleshooting sistem audio.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil diagnosis.

  • Guru menyimpulkan materi troubleshooting audio.

  • Tugas individu: membuat laporan langkah diagnosis dan analisis kerusakan.

  • Materi pertemuan berikutnya: Prinsip Kerja Sistem Video (TV, Monitor, Proyektor).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, dan kepatuhan K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: identifikasi kerusakan dan kemungkinan penyebab.

3. Keterampilan

  • Praktik mendiagnosis kerusakan peralatan audio sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang diagnosis.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi troubleshooting pada perangkat audio lain.

Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 5 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 5

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Prinsip Kerja Sistem Video – TV, Monitor, Proyektor
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip kerja sistem video pada TV, monitor, dan proyektor.

  2. Mengidentifikasi komponen utama sistem video (CRT, LCD, LED, PCB, power supply).

  3. Menjelaskan alur sinyal video dari input hingga tampilan output.

  4. Membandingkan karakteristik sistem video analog dan digital.

  5. Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam praktik peralatan video.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian sistem video analog dan digital

  • Komponen utama: layar, PCB, power supply, konektor input/output

  • Alur sinyal video (input → proses → output)

  • Perbedaan video analog vs digital

  • Penerapan sistem video dalam perangkat nyata


Model & Metode Pembelajaran

Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, demonstrasi perangkat, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT prinsip kerja sistem video

  • Diagram alur sinyal video

Alat & Bahan :

  • TV, monitor, proyektor

  • Kabel input/output, power supply

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi edukatif)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menonton TV, monitor, atau proyektor.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat memahami prinsip kerja video.

  • Menyampaikan aturan keselamatan kerja saat praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Discovery Learning)

1. Stimulation
Guru menampilkan berbagai perangkat video (TV, monitor, proyektor) dan diagram alur sinyal.

2. Problem Statement
Siswa menjawab:

Bagaimana sinyal dari input video diproses hingga ditampilkan di layar?

3. Data Collection
Siswa mencatat:

  • Komponen utama sistem video

  • Alur sinyal video

  • Perbedaan video analog dan digital

4. Data Processing
Diskusi kelompok:

  • Analisis fungsi masing-masing komponen

  • Perbandingan sistem video analog vs digital

5. Verification
Guru menegaskan konsep melalui contoh perangkat nyata di laboratorium.

6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja sistem video dan karakteristik perbedaannya.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi pembelajaran.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat diagram alur sinyal video dari input ke output.

  • Materi pertemuan berikutnya: Perawatan Peralatan Video – Pembersihan & Pengecekan.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis: prinsip kerja dan komponen sistem video.

3. Keterampilan

  • Praktik identifikasi komponen video dan menjelaskan alur sinyal.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: pembinaan ulang alur sinyal video dan komponen.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi sistem video pada perangkat lain seperti proyektor profesional.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 6 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 6

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Perawatan Peralatan Video – Pembersihan & Pengecekan
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip perawatan peralatan video.

  2. Melakukan pembersihan fisik layar, PCB, dan konektor.

  3. Mengecek fungsi komponen video menggunakan alat ukur sederhana.

  4. Mengidentifikasi potensi kerusakan awal pada perangkat video.

  5. Menerapkan prosedur K3 saat melakukan perawatan.


Materi Pembelajaran

  • Prinsip perawatan peralatan video (preventive & corrective)

  • Pembersihan layar, PCB, dan konektor

  • Pengecekan fungsi komponen video

  • Identifikasi kerusakan awal (misal: garis pada layar, mati layar, gangguan warna)

  • SOP dan K3 saat perawatan


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT perawatan video

  • Modul praktik video

Alat & Bahan :

  • TV, monitor, proyektor

  • Kain microfiber, kuas, alkohol

  • Multimeter, kabel uji

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • SOP bengkel industri


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa membersihkan TV atau monitor di rumah.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perawatan rutin.

  • Menjelaskan aturan keselamatan kerja saat praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek Praktik

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing melakukan perawatan satu perangkat video.

2. Perencanaan Praktik

  • Menentukan alat dan APD yang digunakan.

  • Menyusun langkah pembersihan dan pengecekan.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Membersihkan layar dan casing luar

  • Membersihkan PCB dengan kuas / alkohol

  • Memeriksa konektor input/output dan kabel

  • Mengukur tegangan, kontinuitas, dan kondisi power supply

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik pembersihan, pengukuran, dan penerapan K3.

5. Analisis & Diskusi

  • Diskusi potensi kerusakan yang mungkin timbul jika perawatan tidak dilakukan rutin.

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan prosedur perawatan video yang benar dan aman.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil praktik.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat laporan praktik perawatan video lengkap dengan hasil pengecekan.

  • Materi pertemuan berikutnya: Diagnosis Kerusakan Sistem Video (Analisis Kerusakan Video).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, dan kepatuhan K3.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis: prinsip perawatan video dan SOP pengecekan.

3. Keterampilan

  • Praktik pembersihan dan pengecekan fungsi peralatan video.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perawatan dan pengecekan.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi perawatan perangkat video lain seperti proyektor atau monitor profesional.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 7 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 7

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Diagnosis Kerusakan Sistem Video (Analisis Kerusakan Video)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip diagnosis sistem video.

  2. Mengidentifikasi gejala kerusakan pada TV, monitor, dan proyektor.

  3. Menentukan kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan gejala.

  4. Menerapkan langkah-langkah diagnosis sesuai SOP.

  5. Menunjukkan sikap teliti dan sistematis saat mendiagnosis kerusakan video.


Materi Pembelajaran

  • Pengertian troubleshooting sistem video

  • Gejala kerusakan pada TV, monitor, proyektor (layar mati, garis, warna tidak stabil)

  • Alat bantu diagnosis (multimeter, tester video, lampu indikator)

  • Prosedur langkah-langkah diagnosis sesuai SOP

  • Penerapan K3 saat diagnosis


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT troubleshooting video

  • Diagram alur langkah diagnosis

Alat & Bahan :

  • TV, monitor, proyektor

  • Multimeter, kabel uji, lampu indikator

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi industri audio video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menghadapi kerusakan pada perangkat video.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat troubleshooting video.

  • Menyampaikan kriteria penilaian praktik diagnosis.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberikan perangkat video dengan kerusakan simulasi.

2. Perencanaan Diagnosis

  • Siswa menyusun langkah-langkah mendiagnosis kerusakan.

  • Menentukan alat ukur dan prosedur K3 yang digunakan.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Mengamati gejala kerusakan: layar mati, distorsi warna, garis pada layar

  • Mengukur tegangan dan kontinuitas komponen kritis

  • Mencatat hasil pengukuran dan gejala

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik pengukuran, penerapan SOP, dan K3.

5. Analisis & Diskusi

  • Diskusi kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan data pengukuran

  • Menentukan langkah perbaikan yang tepat

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan prinsip troubleshooting sistem video dan langkah analisis kerusakan.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil diagnosis video.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat laporan diagnosis kerusakan video lengkap dengan analisis penyebab dan langkah perbaikan.

  • Materi pertemuan berikutnya: Perbaikan Sistem Audio – Amplifier & Speaker.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: identifikasi kerusakan dan kemungkinan penyebab.

3. Keterampilan

  • Praktik mendiagnosis kerusakan peralatan video sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang diagnosis.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi troubleshooting pada perangkat video lain seperti monitor profesional atau proyektor.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 8 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 8

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Perbaikan Sistem Audio – Amplifier & Speaker
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prosedur perbaikan amplifier dan speaker.

  2. Mengidentifikasi kerusakan pada amplifier dan speaker.

  3. Melakukan perbaikan sesuai langkah SOP.

  4. Menguji fungsi amplifier dan speaker setelah diperbaiki.

  5. Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat praktik.


Materi Pembelajaran

  • Prinsip kerja amplifier dan speaker

  • Kerusakan umum pada amplifier dan speaker

  • Alat bantu perbaikan (multimeter, soldering, kabel pengganti)

  • Langkah-langkah perbaikan sesuai SOP

  • Pengujian hasil perbaikan


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT perbaikan audio

  • Diagram rangkaian amplifier

Alat & Bahan :

  • Amplifier dan speaker rusak simulasi

  • Multimeter, solder, kabel, konektor

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi industri audio video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa memperbaiki speaker atau amplifier di rumah atau sekolah.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perbaikan audio.

  • Menjelaskan aturan K3 saat praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek Praktik

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan amplifier atau speaker rusak simulasi.

2. Perencanaan Perbaikan

  • Menentukan langkah perbaikan sesuai SOP.

  • Menyiapkan alat dan APD.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Memeriksa komponen amplifier: input, output, transistor, resistor, kapasitor

  • Memeriksa speaker: cone, kabel, konektor, impedansi

  • Melakukan perbaikan: mengganti komponen rusak, solder ulang koneksi

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik perbaikan, pengukuran, dan penerapan K3.

5. Pengujian & Evaluasi

  • Menguji amplifier dan speaker setelah diperbaiki: suara normal, distorsi minimal

  • Diskusi: kesalahan umum saat perbaikan dan cara pencegahannya

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan langkah perbaikan amplifier dan speaker yang benar.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil praktik.

  • Guru menyimpulkan materi perbaikan audio.

  • Tugas individu: membuat laporan perbaikan lengkap dengan analisis kerusakan dan langkah perbaikan.

  • Materi pertemuan berikutnya: Perbaikan Sistem Video – TV / Monitor.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: prosedur perbaikan amplifier dan speaker.

3. Keterampilan

  • Praktik memperbaiki amplifier dan speaker sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perbaikan audio.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi perbaikan audio lain, seperti mixer atau sistem PA.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 9 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 9

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Perbaikan Sistem Video – TV / Monitor
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prosedur perbaikan TV dan monitor.

  2. Mengidentifikasi kerusakan umum pada TV/monitor (layar mati, garis, warna tidak stabil).

  3. Melakukan perbaikan sesuai langkah SOP.

  4. Menguji fungsi TV/monitor setelah diperbaiki.

  5. Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat praktik.


Materi Pembelajaran

  • Prinsip kerja TV dan monitor

  • Kerusakan umum pada TV/monitor

  • Alat bantu perbaikan (multimeter, solder, kabel pengganti)

  • Langkah-langkah perbaikan sesuai SOP

  • Pengujian hasil perbaikan


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT perbaikan sistem video

  • Diagram rangkaian TV/monitor

Alat & Bahan :

  • TV dan monitor rusak simulasi

  • Multimeter, solder, kabel, konektor

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi industri audio video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menghadapi kerusakan TV/monitor di rumah atau sekolah.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perbaikan video.

  • Menjelaskan aturan K3 saat praktik.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek Praktik

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan TV atau monitor rusak simulasi.

2. Perencanaan Perbaikan

  • Menentukan langkah perbaikan sesuai SOP.

  • Menyiapkan alat dan APD.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Memeriksa komponen utama: PCB, power supply, konektor, layar

  • Mengukur tegangan dan kontinuitas komponen kritis

  • Memperbaiki kerusakan sesuai SOP (mengganti komponen, solder ulang koneksi)

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing teknik perbaikan, pengukuran, dan penerapan K3.

5. Pengujian & Evaluasi

  • Menguji TV/monitor setelah diperbaiki: tampilan normal, warna stabil

  • Diskusi: kesalahan umum saat perbaikan dan cara pencegahannya

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan langkah perbaikan TV/monitor yang benar dan aman.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil praktik.

  • Guru menyimpulkan materi perbaikan video.

  • Tugas individu: membuat laporan perbaikan lengkap dengan analisis kerusakan dan langkah perbaikan.

  • Materi pertemuan berikutnya: Penggunaan Alat Ukur Audio Video – Multimeter & Osiloskop.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: prosedur perbaikan TV/monitor dan SOP terkait.

3. Keterampilan

  • Praktik memperbaiki TV/monitor sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perbaikan video.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi perbaikan video lain seperti proyektor atau monitor profesional.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 10 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 10

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Penggunaan Alat Ukur Audio Video – Multimeter & Osiloskop
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja multimeter dan osiloskop.

  2. Menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan, arus, resistansi, dan kontinuitas.

  3. Menggunakan osiloskop untuk memantau sinyal audio/video.

  4. Menganalisis hasil pengukuran untuk mendukung troubleshooting.

  5. Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat menggunakan alat ukur.


Materi Pembelajaran

  • Fungsi multimeter dan osiloskop

  • Jenis pengukuran multimeter: tegangan AC/DC, arus, resistansi, kontinuitas

  • Penggunaan osiloskop untuk melihat bentuk gelombang sinyal audio/video

  • Penerapan hasil pengukuran dalam troubleshooting audio/video

  • K3 saat menggunakan alat ukur


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT pengukuran audio/video

  • Diagram alur pengukuran

Alat & Bahan :

  • Multimeter digital & analog

  • Osiloskop

  • Kabel uji, perangkat audio/video untuk pengukuran

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (tutorial dan referensi alat ukur)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menggunakan multimeter atau osiloskop sebelumnya.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat penguasaan alat ukur.

  • Menjelaskan aturan keselamatan (K3) saat menggunakan alat ukur.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Stimulation / Demonstrasi

  • Guru mendemonstrasikan penggunaan multimeter dan osiloskop pada perangkat audio/video.

2. Problem Statement

  • Siswa diminta: bagaimana mengukur tegangan, arus, resistansi, dan memantau sinyal agar mengetahui kondisi peralatan?

3. Data Collection / Praktik

  • Siswa mengukur tegangan DC/AC, arus, resistansi, dan kontinuitas kabel.

  • Siswa memantau bentuk gelombang audio/video menggunakan osiloskop.

4. Data Processing / Analisis

  • Menganalisis hasil pengukuran: menentukan apakah perangkat normal atau ada kerusakan.

  • Diskusi: kesalahan pengukuran umum dan cara menghindarinya.

5. Verification / Konfirmasi

  • Guru menguatkan prinsip kerja dan cara interpretasi hasil pengukuran.

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan penggunaan multimeter dan osiloskop dalam perawatan dan troubleshooting audio/video.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil praktik.

  • Guru menyimpulkan materi.

  • Tugas individu: membuat laporan pengukuran lengkap dengan interpretasi data.

  • Materi pertemuan berikutnya: Pengujian Hasil Perbaikan (Quality Control Audio/Video).


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis: prinsip kerja multimeter dan osiloskop.

3. Keterampilan

  • Praktik pengukuran menggunakan multimeter dan osiloskop sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik pengukuran ulang.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi pengukuran sinyal lain untuk troubleshooting lebih lanjut.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 11 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 11

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Pengujian Hasil Perbaikan (Quality Control Audio/Video)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan tujuan pengujian hasil perbaikan (quality control).

  2. Menggunakan alat ukur dan metode pengujian untuk memastikan perangkat audio/video berfungsi normal.

  3. Menganalisis hasil pengujian untuk menentukan kelayakan perangkat.

  4. Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat pengujian.

  5. Membuat laporan pengujian hasil perbaikan lengkap dan sistematis.


Materi Pembelajaran

  • Konsep quality control dalam perawatan audio/video

  • Alat dan metode pengujian perangkat audio (speaker, amplifier, mixer)

  • Alat dan metode pengujian perangkat video (TV, monitor, proyektor)

  • Interpretasi hasil pengujian

  • SOP dan K3 saat pengujian


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT quality control

  • Diagram prosedur pengujian

Alat & Bahan :

  • Amplifier, speaker, TV, monitor, proyektor hasil perbaikan

  • Multimeter, osiloskop, audio tester, kabel uji

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi kualitas kontrol industri audio/video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa melakukan pengujian perangkat setelah diperbaiki.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat quality control.

  • Menjelaskan aturan K3 saat pengujian perangkat.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek Praktik

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok menguji perangkat audio/video yang telah diperbaiki.

2. Perencanaan Pengujian

  • Menentukan alat ukur dan metode pengujian sesuai SOP.

3. Pelaksanaan Praktik

  • Menguji speaker dan amplifier: kualitas suara, distorsi, volume, frekuensi

  • Menguji TV/monitor/proyektor: tampilan gambar, warna, refresh rate, kontras

  • Mencatat hasil pengujian secara sistematis

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing pengukuran, prosedur pengujian, dan penerapan K3.

5. Analisis & Diskusi

  • Diskusi hasil pengujian: perangkat layak pakai atau perlu perbaikan tambahan

  • Menyimpulkan kualitas perangkat sesuai standar industri

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan prinsip quality control audio/video dan teknik pengujian yang benar.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil pengujian.

  • Guru menyimpulkan materi pengujian perangkat audio/video.

  • Tugas individu: membuat laporan pengujian lengkap dengan analisis hasil dan rekomendasi.

  • Materi pertemuan berikutnya: Proyek Perbaikan Peralatan AV – Studi Kasus Nyata.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes tertulis: prosedur quality control dan interpretasi hasil pengujian.

3. Keterampilan

  • Praktik pengujian perangkat audio/video sesuai SOP.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: praktik ulang pengujian.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi pengujian perangkat lain dan dokumentasi hasil quality control secara profesional.


Siap Pak πŸ‘, berikut RPP Pertemuan 12 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.


RPP Pertemuan 12

Identitas

Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Proyek Perbaikan Peralatan AV – Studi Kasus Nyata
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T


Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video secara mandiri dan berkelompok, menerapkan K3, penggunaan alat ukur, troubleshooting, dan standar kerja industri.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menerapkan seluruh langkah perawatan, perbaikan, dan pengujian peralatan AV dalam proyek nyata.

  2. Mengidentifikasi kerusakan dan merencanakan perbaikan secara mandiri.

  3. Menyelesaikan perbaikan sesuai SOP dan standar industri.

  4. Menguji hasil perbaikan untuk memastikan perangkat berfungsi normal.

  5. Menyusun laporan proyek lengkap secara sistematis.


Materi Pembelajaran

  • Studi kasus peralatan audio/video yang rusak

  • Analisis kerusakan dan troubleshooting

  • Langkah perbaikan sesuai SOP (audio/video)

  • Pengujian hasil perbaikan (quality control)

  • Laporan proyek lengkap


Model & Metode Pembelajaran

Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik langsung berbasis proyek, diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi hasil proyek


Media & Sumber Belajar

Media :

  • PPT proyek perbaikan AV

  • Diagram alur troubleshooting dan perbaikan

Alat & Bahan :

  • Perangkat audio/video rusak (TV, monitor, amplifier, speaker)

  • Multimeter, osiloskop, solder, kabel, konektor

  • Modul SOP bengkel

Sumber :

  • Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK

  • Modul ajar guru

  • Internet (referensi industri audio/video)


Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Pendahuluan (±15 menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

  • Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menyelesaikan perbaikan audio/video sebelumnya.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran proyek dan manfaat pengerjaan studi kasus nyata.

  • Menjelaskan aturan K3 dan penilaian proyek.


B. Kegiatan Inti (±240 menit)

(Project Based Learning)

1. Penentuan Proyek

  • Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberi perangkat audio/video rusak untuk diperbaiki.

2. Perencanaan Proyek

  • Analisis kerusakan perangkat

  • Menyusun langkah perbaikan sesuai SOP

  • Menentukan alat dan APD yang digunakan

3. Pelaksanaan Proyek

  • Melakukan perbaikan perangkat audio/video sesuai perencanaan

  • Menggunakan alat ukur untuk memeriksa komponen kritis

  • Memperbaiki kerusakan secara mandiri dan berkelompok

4. Monitoring Guru

  • Guru membimbing perbaikan, pengukuran, pengujian, dan penerapan K3.

5. Pengujian & Evaluasi

  • Menguji hasil perbaikan: audio normal, video jelas dan stabil

  • Diskusi kelompok: tantangan yang ditemui dan solusi

6. Generalization

  • Siswa menyimpulkan seluruh proses proyek: perawatan, perbaikan, pengujian, dan dokumentasi.


C. Penutup (±15 menit)

  • Refleksi hasil proyek.

  • Guru menyimpulkan pembelajaran berbasis proyek.

  • Tugas individu: menyusun laporan proyek lengkap dengan analisis kerusakan, langkah perbaikan, pengujian, dan dokumentasi.


Asesmen / Penilaian

1. Sikap

  • Observasi keaktifan, kerja sama, ketelitian, disiplin K3.

2. Pengetahuan

  • Tes lisan: prosedur perawatan, perbaikan, dan pengujian perangkat.

3. Keterampilan

  • Praktik proyek perbaikan audio/video sesuai SOP.

  • Presentasi laporan proyek.


Tindak Lanjut

  • Peserta didik belum tuntas: melakukan proyek ulang atau bimbingan tambahan.

  • Peserta didik tuntas: eksplorasi proyek audio/video lebih kompleks seperti sistem PA atau studio multimedia.



Comments

Popular posts from this blog

NILAI INFORMATIKA

PORTOFOLIO TUGAS SISWA INFORMATIKA