ADMINISTRASI GURU WARJINI
π️ STRUKTUR MAP (REKOMENDASI)
ADMINISTRASI GURU 2026│
Klas 1 . Mikro prosesor dan mikro kontroller
├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP
Klas 1 . Mikro prosesor dan mikro kontroller 1-8
π CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Mata Pelajaran: Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase: E (Kelas X SMK)
Capaian Pembelajaran:
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami konsep dasar sistem mikroprosesor dan mikrokontroler, meliputi pengertian, fungsi, arsitektur dasar, serta perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler. Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen utama, memahami prinsip kerja input–proses–output, serta mengaplikasikan mikrokontroler sederhana dalam bentuk simulasi atau praktik dasar untuk mengendalikan perangkat elektronik sederhana secara aman dan bertanggung jawab.
π RUANG LINGKUP CP (PENJABARAN)
CP ini mencakup kemampuan peserta didik untuk:
Menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler
Membedakan karakteristik mikroprosesor dan mikrokontroler
Mengidentifikasi bagian-bagian utama mikrokontroler
Memahami konsep input – proses – output (IPO)
Mengenal contoh penerapan mikrokontroler dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri
Mengoperasikan mikrokontroler sederhana melalui praktik dasar (misalnya LED, tombol, atau buzzer)
Menunjukkan sikap kerja teliti, disiplin, dan keselamatan kerja (K3)
π ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mata Pelajaran: Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase: E (Kelas X)
Durasi: 1 Tahun Pelajaran
πΉ BAB 1 – Konsep Dasar Sistem Komputasi (Awal Semester)
TP 1
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian sistem komputasi dan perannya dalam kehidupan sehari-hari.
TP 2
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler.
TP 3
Peserta didik mampu membedakan mikroprosesor dan mikrokontroler berdasarkan fungsi, arsitektur, dan penerapannya.
πΉ BAB 2 – Arsitektur Mikroprosesor & Mikrokontroler
TP 4
Peserta didik mampu mengidentifikasi blok diagram sistem mikroprosesor dan mikrokontroler.
TP 5
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi CPU, memori, dan perangkat I/O.
TP 6
Peserta didik mampu menjelaskan konsep Input – Proses – Output (IPO).
πΉ BAB 3 – Pengenalan Mikrokontroler (Arduino)
TP 7
Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis mikrokontroler yang umum digunakan.
TP 8
Peserta didik mampu mengenal papan mikrokontroler Arduino dan fungsinya.
TP 9
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi pin input, output, dan power pada Arduino.
πΉ BAB 4 – Dasar Elektronika Pendukung
TP 10
Peserta didik mampu mengenal komponen elektronika dasar (resistor, LED, push button, buzzer).
TP 11
Peserta didik mampu merangkai komponen elektronika sederhana dengan benar dan aman.
πΉ BAB 5 – Pemrograman Dasar Mikrokontroler
TP 12
Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar pemrograman mikrokontroler.
TP 13
Peserta didik mampu menggunakan software Arduino IDE.
TP 14
Peserta didik mampu membuat program sederhana untuk mengendalikan LED.
πΉ BAB 6 – Praktik Input & Output
TP 15
Peserta didik mampu membuat rangkaian input sederhana menggunakan push button.
TP 16
Peserta didik mampu membuat rangkaian output menggunakan LED dan buzzer.
TP 17
Peserta didik mampu mengintegrasikan input dan output dalam satu rangkaian.
πΉ BAB 7 – Proyek Sederhana Mikrokontroler
TP 18
Peserta didik mampu merancang proyek sederhana berbasis mikrokontroler.
TP 19
Peserta didik mampu membuat dan menguji proyek mikrokontroler sederhana.
TP 20
Peserta didik mampu mempresentasikan hasil proyek secara lisan dan tertulis.
PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer
Kelas/Fase : X / Fase E
Alokasi Waktu : ± 72 JP / Tahun
Kurikulum : Merdeka
| No | Elemen / Materi Pokok | Semester | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Konsep Dasar Informatika & Sistem Komputer | Ganjil | 6 JP |
| 2 | Arsitektur Mikroprosesor & Mikrokontroler | Ganjil | 9 JP |
| 3 | CPU, Memori, dan I/O | Ganjil | 9 JP |
| 4 | Konsep Input–Process–Output (IPO) | Ganjil | 6 JP |
| 5 | Penerapan IPO pada Sistem Elektronik | Ganjil | 6 JP |
| 6 | Dasar Algoritma & Logika | Genap | 9 JP |
| 7 | Pengenalan Pemrograman Mikrokontroler | Genap | 9 JP |
| 8 | Proyek Sederhana Sistem Kendali | Genap | 12 JP |
| 9 | Asesmen Sumatif & Refleksi Akhir | Genap | 6 JP |
| Total | 72 JP |
PROGRAM SEMESTER (PROSEM)
Semester Ganjil
| Minggu | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran (Ringkas) | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Orientasi & Kontrak Belajar | Memahami ruang lingkup mata pelajaran | 3 JP |
| 2 | Konsep Dasar Sistem Komputer | Menjelaskan komponen sistem komputer | 3 JP |
| 3 | Pengertian Mikroprosesor | Menjelaskan fungsi mikroprosesor | 3 JP |
| 4 | Pengertian Mikrokontroler | Membedakan mikroprosesor & mikrokontroler | 3 JP |
| 5 | Blok Diagram Mikroprosesor | Mengidentifikasi bagian-bagian utama | 3 JP |
| 6 | Blok Diagram Mikrokontroler | Menjelaskan fungsi tiap blok | 3 JP |
| 7 | CPU (Central Processing Unit) | Menjelaskan fungsi CPU | 3 JP |
| 8 | Memori (RAM & ROM) | Menjelaskan fungsi dan perbedaan memori | 3 JP |
| 9 | Input dan Output (I/O) | Mengidentifikasi perangkat I/O | 3 JP |
| 10 | Konsep IPO | Menjelaskan alur Input–Process–Output | 3 JP |
| 11 | Analisis IPO Alat Elektronik | Menganalisis IPO sistem sederhana | 3 JP |
| 12 | Penerapan IPO (Studi Kasus) | Menyusun diagram IPO | 3 JP |
| 13 | Presentasi Kelompok IPO | Mengomunikasikan hasil analisis | 3 JP |
| 14 | Penguatan & Remedial | Memperkuat pemahaman konsep | 3 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Ganjil | Mengukur ketercapaian TP | 3 JP |
| Total Semester Ganjil | 45 JP |
Semester Genap (Ringkas)
| Minggu | Materi Pokok | Alokasi JP |
|---|---|---|
| 1–3 | Algoritma & Logika Dasar | 9 JP |
| 4–6 | Dasar Pemrograman Mikrokontroler | 9 JP |
| 7–10 | Proyek Sistem Kendali Sederhana | 12 JP |
| 11–12 | Presentasi Proyek | 6 JP |
| 13–14 | Penguatan & Remedial | 6 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Genap | 3 JP |
| Total Semester Genap | 45 JP |
✅ Catatan Penting
PROTA & PROSEM ini nyambung langsung dengan RPP/Modul Ajar yang sudah Anda buat
Cocok untuk:
π Informatika
π Sistem Komputer
π€ Dasar Mikrokontroler (Arduino tahap awal)
PROTA & PROSEM ini nyambung langsung dengan RPP/Modul Ajar yang sudah Anda buat
Cocok untuk:
π Informatika
π Sistem Komputer
π€ Dasar Mikrokontroler (Arduino tahap awal)
JURNAL MENGAJAR GURU
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer
Kelas/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Nama Guru : …………………
Jurnal Mengajar Harian
| No | Hari / Tanggal | Kelas | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran | Kegiatan Pembelajaran | Metode / Model | Media | Asesmen | Ket. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | …………… | X … | Mikroprosesor & Mikrokontroler | Siswa mampu menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontroler | Apersepsi alat elektronik, pengamatan gambar blok diagram, diskusi kelompok | Discovery Learning | PPT, gambar | Observasi | |
| 2 | …………… | X … | CPU, Memori, dan I/O | Siswa mampu menjelaskan fungsi CPU, RAM, ROM, dan I/O | Diskusi fungsi komponen, tanya jawab, presentasi | Discovery Learning | PPT, video | Diskusi | |
| 3 | …………… | X … | Konsep IPO | Siswa mampu menjelaskan konsep Input–Process–Output | Analisis contoh alat elektronik | Discovery Learning | Video IPO | Observasi | |
| 4 | …………… | X … | Penerapan IPO | Siswa mampu menerapkan IPO pada sistem sederhana | Diskusi kelompok dan penyusunan diagram IPO | Discovery Learning | LKPD | Produk | |
| 5 | …………… | X … | Presentasi IPO | Siswa mampu mengomunikasikan hasil analisis IPO | Presentasi kelompok dan umpan balik | Presentasi | PPT | Presentasi | |
| 6 | …………… | X … | Asesmen Sumatif | Mengukur ketercapaian TP | Kuis dan refleksi | Tes tertulis | Lembar soal | Sumatif |
Refleksi Guru
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran : ☐ Tercapai ☐ Belum Tercapai
Kendala Pembelajaran :
……………………………………………………………………………
Tindak Lanjut :
☐ Remedial ☐ Pengayaan ☐ Perbaikan metode
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran : ☐ Tercapai ☐ Belum Tercapai
Kendala Pembelajaran :
……………………………………………………………………………
Tindak Lanjut :
☐ Remedial ☐ Pengayaan ☐ Perbaikan metode
✅ Catatan
Jurnal ini selaras dengan PROTA–PROSEM–Modul Ajar
Bisa dipakai harian / mingguan
Tinggal isi tanggal, kelas, dan keterangan
Jurnal ini selaras dengan PROTA–PROSEM–Modul Ajar
Bisa dipakai harian / mingguan
Tinggal isi tanggal, kelas, dan keterangan
MODUL AJAR
A. Identitas Modul
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer
Kelas/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Topik : Mikroprosesor, Mikrokontroler, dan Konsep IPO
Alokasi Waktu : 3 JP (135 menit)
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Informatika / Sistem Komputer
Kelas/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Topik : Mikroprosesor, Mikrokontroler, dan Konsep IPO
Alokasi Waktu : 3 JP (135 menit)
Model Pembelajaran : Discovery Learning
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik memahami arsitektur dasar mikroprosesor dan mikrokontroler serta konsep Input–Process–Output (IPO) sebagai dasar sistem kendali elektronik.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontroler.
Menjelaskan fungsi CPU, memori (RAM/ROM), dan perangkat Input–Output.
Menerapkan konsep Input–Process–Output (IPO) pada contoh sistem elektronik sederhana.
D. Pemahaman Bermakna
Sistem elektronik bekerja melalui alur Input → Process → Output.
Mikroprosesor dan mikrokontroler merupakan “otak” dalam sistem kendali elektronik.
Konsep IPO digunakan pada hampir semua alat elektronik di sekitar kita.
Sistem elektronik bekerja melalui alur Input → Process → Output.
Mikroprosesor dan mikrokontroler merupakan “otak” dalam sistem kendali elektronik.
Konsep IPO digunakan pada hampir semua alat elektronik di sekitar kita.
E. Pertanyaan Pemantik
Mengapa remote TV bisa mengendalikan televisi?
Apa yang terjadi di dalam mesin cuci saat tombol ditekan?
Jika tidak ada input, apakah sistem bisa menghasilkan output?
Mengapa remote TV bisa mengendalikan televisi?
Apa yang terjadi di dalam mesin cuci saat tombol ditekan?
Jika tidak ada input, apakah sistem bisa menghasilkan output?
F. Materi Pembelajaran
Mikroprosesor
Pengertian
Blok diagram dasar
Mikrokontroler
Pengertian
Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Blok diagram mikrokontroler
CPU, Memori, dan I/O
Fungsi CPU
RAM dan ROM
Perangkat Input dan Output
Konsep Input–Process–Output (IPO)
Pengertian IPO
Contoh IPO pada alat elektronik (kipas angin, rice cooker, Arduino)
Mikroprosesor
Pengertian
Blok diagram dasar
Mikrokontroler
Pengertian
Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Blok diagram mikrokontroler
CPU, Memori, dan I/O
Fungsi CPU
RAM dan ROM
Perangkat Input dan Output
Konsep Input–Process–Output (IPO)
Pengertian IPO
Contoh IPO pada alat elektronik (kipas angin, rice cooker, Arduino)
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan (15 menit)
Guru memberi salam dan melakukan presensi
Apersepsi: tanya jawab tentang alat elektronik di rumah
Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran
Guru memberi salam dan melakukan presensi
Apersepsi: tanya jawab tentang alat elektronik di rumah
Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran
2. Kegiatan Inti (100 menit)
(Discovery Learning)
a. Mengamati
Peserta didik mengamati gambar/video blok diagram mikrokontroler
b. Menanya
Peserta didik bertanya tentang fungsi CPU, memori, dan I/O
c. Mengeksplorasi
Diskusi kelompok
Menganalisis alat elektronik dan menentukan:
Input
Process
Output
d. Mengasosiasi
Menyusun kesimpulan hasil diskusi
e. Mengomunikasikan
Presentasi kelompok
Guru memberi penguatan dan klarifikasi
3. Penutup (20 menit)
Refleksi bersama tentang konsep IPO
Penguatan konsep inti
Penugasan individu
Refleksi bersama tentang konsep IPO
Penguatan konsep inti
Penugasan individu
H. Asesmen Pembelajaran
1. Diagnostik
Tanya jawab awal tentang alat elektronik
Tanya jawab awal tentang alat elektronik
2. Formatif
Observasi keaktifan diskusi
Penilaian presentasi kelompok
Observasi keaktifan diskusi
Penilaian presentasi kelompok
3. Sumatif
Contoh soal:
Jelaskan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler!
Sebutkan contoh input, process, dan output pada mesin cuci!
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : Video, gambar, teks
Proses : Diskusi dan tanya jawab
Produk : Diagram IPO alat elektronik
Konten : Video, gambar, teks
Proses : Diskusi dan tanya jawab
Produk : Diagram IPO alat elektronik
J. Profil Pelajar Pancasila
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π Mandiri
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π Mandiri
K. Refleksi Guru
Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
Kendala yang muncul selama pembelajaran
Tindak lanjut dan perbaikan pada pertemuan berikutnya
Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
Kendala yang muncul selama pembelajaran
Tindak lanjut dan perbaikan pada pertemuan berikutnya
L. Tugas Peserta Didik
Buatlah diagram Input–Process–Output (IPO) dari satu alat elektronik yang ada di rumahmu, kemudian jelaskan fungsinya secara singkat.
Buatlah diagram Input–Process–Output (IPO) dari satu alat elektronik yang ada di rumahmu, kemudian jelaskan fungsinya secara singkat.
05. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)
Tujuan
Mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang sistem elektronik dan konsep IPO.
Bentuk
Tanya jawab lisan / pertanyaan pemantik.
Contoh Pertanyaan
Sebutkan alat elektronik yang sering kamu gunakan di rumah!
Menurutmu, apa yang terjadi di dalam alat elektronik saat tombol ditekan?
Pernahkah kamu mendengar istilah input dan output?
Tindak Lanjut
Peserta didik belum paham → penjelasan kontekstual + contoh nyata
Peserta didik sudah paham → diberi peran sebagai tutor sebaya
B. Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)
1. Observasi Diskusi Kelompok
Teknik : Observasi
Instrumen : Lembar observasi
| No | Aspek yang Dinilai | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Keaktifan diskusi | Pasif | Kurang aktif | Aktif | Sangat aktif |
| 2 | Pemahaman konsep IPO | Tidak paham | Cukup paham | Paham | Sangat paham |
| 3 | Kerja sama | Tidak bekerja sama | Kurang | Baik | Sangat baik |
| 4 | Ketepatan analisis | Tidak tepat | Kurang tepat | Tepat | Sangat tepat |
Skor Maksimal : 16
2. Penilaian Presentasi Kelompok
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Penyampaian materi | Tidak jelas | Kurang jelas | Jelas | Sangat jelas |
| Ketepatan konsep IPO | Salah | Sebagian benar | Benar | Sangat tepat |
| Visual/diagram | Tidak ada | Kurang | Baik | Sangat baik |
| Kerja tim | Tidak kompak | Kurang | Kompak | Sangat kompak |
C. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
1. Bentuk Asesmen
Tes tertulis (Pilihan ganda & uraian singkat)
Penugasan produk (Diagram IPO)
Tes tertulis (Pilihan ganda & uraian singkat)
Penugasan produk (Diagram IPO)
2. Kisi-Kisi Soal
| No | Materi | Indikator | Bentuk Soal |
|---|---|---|---|
| 1 | Mikroprosesor | Menjelaskan pengertian | PG |
| 2 | Mikrokontroler | Menjelaskan fungsi | PG |
| 3 | CPU | Menjelaskan fungsi CPU | PG |
| 4 | Memori | Membedakan RAM dan ROM | PG |
| 5 | Konsep IPO | Menentukan input, proses, output | Uraian |
3. Contoh Soal
Pilihan Ganda
Perangkat yang berfungsi sebagai pusat pengolah data pada sistem komputer adalah …
A. Memori
B. CPU
C. Input
D. OutputContoh perangkat input adalah …
A. Lampu
B. Motor DC
C. Sensor suhu
D. Speaker
Uraian Singkat
Jelaskan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler!
Tentukan input, proses, dan output pada mesin cuci otomatis!
D. Penilaian Produk (Diagram IPO)
Tugas
Buatlah diagram Input–Process–Output (IPO) dari salah satu alat elektronik di rumah.
Rubrik Penilaian Produk
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Ketepatan IPO | Salah | Kurang tepat | Tepat | Sangat tepat |
| Kerapian diagram | Tidak rapi | Kurang rapi | Rapi | Sangat rapi |
| Penjelasan | Tidak jelas | Kurang jelas | Jelas | Sangat jelas |
| Kreativitas | Tidak ada | Kurang | Baik | Sangat baik |
E. Kriteria Ketercapaian
Tuntas : ≥ 75
Belum tuntas : < 75
Tuntas : ≥ 75
Belum tuntas : < 75
F. Tindak Lanjut
Remedial : Penjelasan ulang + contoh IPO lain
Pengayaan : Analisis IPO pada sistem berbasis Arduino
Remedial : Penjelasan ulang + contoh IPO lain
Pengayaan : Analisis IPO pada sistem berbasis Arduino
✅ Catatan
Asesmen ini:
Selaras dengan CP–TP–Modul Ajar
Mendukung Discovery Learning
Menguatkan Profil Pelajar Pancasila (bernalar kritis & gotong royong)
π RPP PER TEMUAN
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami konsep dasar mikroprosesor dan mikrokontroler, membedakan fungsi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian mikroprosesor dan mikrokontroler
Menyebutkan contoh penggunaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Membedakan mikroprosesor dan mikrokontroler secara sederhana
D. Materi Pembelajaran
Pengertian mikroprosesor
Pengertian mikrokontroler
Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Pengertian mikroprosesor
Pengertian mikrokontroler
Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Diskusi, tanya jawab, presentasi
Model : Discovery Learning
Metode : Diskusi, tanya jawab, presentasi
F. Media & Sumber Belajar
PPT / Modul
Video pengenalan Arduino
Buku teks SMK
Internet (YouTube edukasi)
PPT / Modul
Video pengenalan Arduino
Buku teks SMK
Internet (YouTube edukasi)
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran
Apersepsi: menampilkan gambar HP, mesin cuci, motor injeksi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran
Apersepsi: menampilkan gambar HP, mesin cuci, motor injeksi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati video tentang perangkat berbasis mikrokontroler
Menanya
Siswa mengajukan pertanyaan tentang fungsi alat yang diamati
Mengeksplorasi
Siswa dibagi kelompok kecil
Masing-masing kelompok mendiskusikan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Mengasosiasi
Siswa menyimpulkan hasil diskusi
Mengomunikasikan
Kelompok mempresentasikan hasil diskusi
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi bersama
Guru menegaskan kembali perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Penugasan: mencari contoh alat berbasis mikrokontroler di rumah
Refleksi bersama
Guru menegaskan kembali perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler
Penugasan: mencari contoh alat berbasis mikrokontroler di rumah
H. Asesmen Pembelajaran
πΉ Asesmen Diagnostik
Tanya jawab awal tentang perangkat elektronik
Tanya jawab awal tentang perangkat elektronik
πΉ Asesmen Formatif
Observasi diskusi kelompok
Presentasi siswa
Observasi diskusi kelompok
Presentasi siswa
πΉ Asesmen Sumatif
Kuis singkat (5 soal pilihan ganda)
Kuis singkat (5 soal pilihan ganda)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : video + teks
Proses : diskusi kelompok
Produk : hasil presentasi
Konten : video + teks
Proses : diskusi kelompok
Produk : hasil presentasi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
K. Refleksi Guru
Ketercapaian tujuan pembelajaran
Hambatan pembelajaran
Rencana perbaikan pertemuan berikutnya
Ketercapaian tujuan pembelajaran
Hambatan pembelajaran
Rencana perbaikan pertemuan berikutnya
Kalau mau, saya bisa:
✅ Buatkan RPP pertemuan ke-2 (Arsitektur & IPO)
✅ RPP praktik Arduino (LED, tombol, buzzer)
✅ RPP 1 semester lengkap
✅ Versi Word (.docx)
π RPP PERTEMUAN KE-2
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik memahami arsitektur dasar mikroprosesor dan mikrokontroler serta konsep Input–Proses–Output (IPO) sebagai dasar sistem kendali elektronik.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan blok diagram mikroprosesor dan mikrokontroler
Menjelaskan fungsi CPU, memori, dan I/O
Menerapkan konsep Input–Proses–Output (IPO) pada contoh sistem sederhana
D. Materi Pembelajaran
Blok diagram mikroprosesor & mikrokontroler
Fungsi CPU, memori (RAM/ROM), dan I/O
Konsep IPO (Input–Process–Output)
Contoh penerapan IPO pada alat elektronik
Blok diagram mikroprosesor & mikrokontroler
Fungsi CPU, memori (RAM/ROM), dan I/O
Konsep IPO (Input–Process–Output)
Contoh penerapan IPO pada alat elektronik
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Observasi, diskusi kelompok, presentasi
Model : Discovery Learning
Metode : Observasi, diskusi kelompok, presentasi
F. Media & Sumber Belajar
PPT / Modul
Gambar blok diagram
Video sistem IPO
Buku teks SMK / sumber digital
PPT / Modul
Gambar blok diagram
Video sistem IPO
Buku teks SMK / sumber digital
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam, presensi
Apersepsi: tanya jawab alat elektronik (remote TV, mesin cuci)
Penyampaian tujuan dan manfaat materi
Salam, presensi
Apersepsi: tanya jawab alat elektronik (remote TV, mesin cuci)
Penyampaian tujuan dan manfaat materi
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati gambar/video blok diagram sistem mikrokontroler
Menanya
Siswa bertanya tentang fungsi tiap blok (CPU, memori, I/O)
Mengeksplorasi
Diskusi kelompok: menganalisis contoh sistem IPO
Menentukan mana input, proses, dan output
Mengasosiasi
Menyusun kesimpulan hasil diskusi
Mengomunikasikan
Presentasi kelompok dan umpan balik
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi: apa itu IPO dan contohnya
Penguatan konsep oleh guru
Tugas: membuat diagram IPO dari alat di rumah
Refleksi: apa itu IPO dan contohnya
Penguatan konsep oleh guru
Tugas: membuat diagram IPO dari alat di rumah
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi diskusi & presentasi
Sumatif : Kuis singkat (pilihan ganda/uraian pendek)
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi diskusi & presentasi
Sumatif : Kuis singkat (pilihan ganda/uraian pendek)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : gambar, video, teks
Proses : diskusi & tanya jawab
Produk : diagram IPO sederhana
Konten : gambar, video, teks
Proses : diskusi & tanya jawab
Produk : diagram IPO sederhana
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
K. Refleksi Guru
Ketercapaian TP
Kendala pembelajaran
Tindak lanjut pertemuan berikutnya
Ketercapaian TP
Kendala pembelajaran
Tindak lanjut pertemuan berikutnya
π RPP PERTEMUAN KE-3
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik memahami jenis dan fungsi mikrokontroler serta mampu mengidentifikasi bagian dan pin pada papan mikrokontroler (Arduino) sebagai dasar pengendalian perangkat elektronik.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian dan fungsi Arduino
Mengidentifikasi bagian-bagian utama Arduino
Menjelaskan fungsi pin input, output, dan power
Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam kegiatan praktik dasar
D. Materi Pembelajaran
Pengertian Arduino sebagai mikrokontroler
Jenis papan Arduino (Uno, Nano – pengenalan)
Bagian-bagian Arduino (USB, IC, pin, regulator)
Fungsi pin:
Digital I/O
Analog Input
Power (5V, 3.3V, GND)
Pengertian Arduino sebagai mikrokontroler
Jenis papan Arduino (Uno, Nano – pengenalan)
Bagian-bagian Arduino (USB, IC, pin, regulator)
Fungsi pin:
Digital I/O
Analog Input
Power (5V, 3.3V, GND)
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL) ringan
Metode : Demonstrasi, diskusi, observasi langsung
Model : Project Based Learning (PjBL) ringan
Metode : Demonstrasi, diskusi, observasi langsung
F. Media & Sumber Belajar
Papan Arduino (fisik atau gambar)
PPT / modul
Video pengenalan Arduino
Buku teks / sumber digital
Papan Arduino (fisik atau gambar)
PPT / modul
Video pengenalan Arduino
Buku teks / sumber digital
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: menampilkan Arduino dan menanyakan fungsinya
Penyampaian tujuan dan manfaat pembelajaran
Salam dan presensi
Apersepsi: menampilkan Arduino dan menanyakan fungsinya
Penyampaian tujuan dan manfaat pembelajaran
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati papan Arduino (langsung atau gambar pinout)
Menanya
Siswa bertanya tentang fungsi masing-masing pin
Mengeksplorasi
Diskusi kelompok: mengelompokkan pin input, output, dan power
Guru mendemonstrasikan fungsi pin
Mengasosiasi
Siswa menyimpulkan fungsi tiap bagian Arduino
Mengomunikasikan
Presentasi hasil diskusi kelompok
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Penguatan konsep oleh guru
Tugas: menggambar skema Arduino dan memberi keterangan pin
Refleksi pembelajaran
Penguatan konsep oleh guru
Tugas: menggambar skema Arduino dan memberi keterangan pin
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi keaktifan dan diskusi
Sumatif : Kuis singkat identifikasi pin Arduino
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi keaktifan dan diskusi
Sumatif : Kuis singkat identifikasi pin Arduino
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : gambar, video, alat nyata
Proses : diskusi dan demonstrasi
Produk : gambar pin Arduino berlabel
Konten : gambar, video, alat nyata
Proses : diskusi dan demonstrasi
Produk : gambar pin Arduino berlabel
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Gotong royong
Mandiri
K. Refleksi Guru
Tingkat pemahaman siswa
Kendala sarana/praktik
Rencana tindak lanjut ke praktik LED
Tingkat pemahaman siswa
Kendala sarana/praktik
Rencana tindak lanjut ke praktik LED
π RPP PERTEMUAN KE-4
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu menerapkan konsep dasar mikrokontroler melalui praktik sederhana untuk mengendalikan perangkat output menggunakan program dasar secara aman dan bertanggung jawab.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Merangkai LED dengan Arduino secara benar
Menggunakan Arduino IDE untuk menulis dan mengunggah program sederhana
Membuat LED menyala, mati, dan berkedip (blink)
Menerapkan prosedur K3 dalam praktik elektronika
D. Materi Pembelajaran
Konsep output pada mikrokontroler
Rangkaian LED sederhana (LED + resistor)
Pengenalan Arduino IDE
Program dasar LED (Blink)
Konsep output pada mikrokontroler
Rangkaian LED sederhana (LED + resistor)
Pengenalan Arduino IDE
Program dasar LED (Blink)
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
F. Media & Alat Bahan
Arduino Uno
LED
Resistor 220 Ξ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
Modul/LKPD
Arduino Uno
LED
Resistor 220 Ξ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
Modul/LKPD
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: mengingat kembali fungsi pin output
Penyampaian tujuan dan aturan keselamatan kerja (K3)
Salam dan presensi
Apersepsi: mengingat kembali fungsi pin output
Penyampaian tujuan dan aturan keselamatan kerja (K3)
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati demonstrasi rangkaian LED oleh guru
Menanya
Siswa bertanya tentang rangkaian dan program
Mengeksplorasi (Praktik)
Siswa merangkai LED di breadboard
Menghubungkan LED ke pin digital Arduino
Menuliskan dan mengunggah program LED blink
Mengasosiasi
Menganalisis hasil: LED menyala / berkedip
Mengomunikasikan
Siswa menjelaskan hasil praktik secara lisan
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: memodifikasi kecepatan kedip LED
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: memodifikasi kecepatan kedip LED
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik & sikap kerja
Sumatif : Unjuk kerja (LED berhasil menyala)
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik & sikap kerja
Sumatif : Unjuk kerja (LED berhasil menyala)
Instrumen:
Lembar observasi
Checklist praktik
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : modul cetak & video
Proses : pendampingan langsung
Produk : rangkaian LED berfungsi
Konten : modul cetak & video
Proses : pendampingan langsung
Produk : rangkaian LED berfungsi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
K. Refleksi Guru
Tingkat keberhasilan praktik
Kendala alat & waktu
Rencana lanjut: input (push button)
Tingkat keberhasilan praktik
Kendala alat & waktu
Rencana lanjut: input (push button)
π RPP PERTEMUAN KE-5
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu menerapkan konsep input pada mikrokontroler melalui praktik penggunaan push button sebagai perangkat masukan sistem kendali sederhana.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi push button sebagai input
Merangkai push button dengan Arduino secara benar
Membaca logika HIGH dan LOW dari push button
Menjalankan program input sederhana dengan Arduino
D. Materi Pembelajaran
Konsep input pada mikrokontroler
Jenis push button (NO / NC – pengenalan)
Rangkaian push button
Program membaca input digital
Konsep input pada mikrokontroler
Jenis push button (NO / NC – pengenalan)
Rangkaian push button
Program membaca input digital
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
F. Media & Alat Bahan
Arduino Uno
Push button
Resistor 10 kΞ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
Modul / LKPD
Arduino Uno
Push button
Resistor 10 kΞ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
Modul / LKPD
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh tombol di kehidupan sehari-hari
Penyampaian tujuan dan aturan K3
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh tombol di kehidupan sehari-hari
Penyampaian tujuan dan aturan K3
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati demonstrasi rangkaian push button
Menanya
Siswa bertanya tentang fungsi dan rangkaian
Mengeksplorasi (Praktik)
Siswa merangkai push button ke Arduino
Mengatur pin sebagai INPUT
Menjalankan program pembacaan tombol
Mengasosiasi
Menganalisis perubahan logika saat tombol ditekan
Mengomunikasikan
Menyampaikan hasil praktik
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: menjelaskan perbedaan tombol ditekan & dilepas
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: menjelaskan perbedaan tombol ditekan & dilepas
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (input terbaca benar)
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (input terbaca benar)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : modul & video
Proses : pendampingan praktik
Produk : rangkaian input berfungsi
Konten : modul & video
Proses : pendampingan praktik
Produk : rangkaian input berfungsi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
K. Refleksi Guru
Keberhasilan praktik
Kendala siswa
Rencana lanjut: integrasi input & output
Keberhasilan praktik
Kendala siswa
Rencana lanjut: integrasi input & output
π RPP PERTEMUAN KE-6
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu mengintegrasikan perangkat input dan output pada mikrokontroler untuk membentuk sistem kendali sederhana sesuai konsep Input–Proses–Output (IPO).
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Merangkai push button dan LED dalam satu rangkaian
Menulis program Arduino untuk membaca input dan mengendalikan output
Menjelaskan alur kerja IPO pada rangkaian yang dibuat
Menunjukkan sikap kerja teliti dan disiplin
D. Materi Pembelajaran
Konsep integrasi input–output
Rangkaian tombol + LED
Logika program kendali sederhana (if–else)
IPO pada sistem mikrokontroler
Konsep integrasi input–output
Rangkaian tombol + LED
Logika program kendali sederhana (if–else)
IPO pada sistem mikrokontroler
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi
F. Media & Alat Bahan
Arduino Uno
LED + resistor 220 Ξ©
Push button + resistor 10 kΞ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD
Arduino Uno
LED + resistor 220 Ξ©
Push button + resistor 10 kΞ©
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh tombol lampu di rumah
Penyampaian tujuan & K3
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh tombol lampu di rumah
Penyampaian tujuan & K3
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati demo rangkaian tombol–LED
Menanya
Tanya jawab fungsi input & output
Mengeksplorasi (Praktik)
Merangkai tombol dan LED
Menulis program:
Membaca tombol
Menyalakan LED saat tombol ditekan
Mengasosiasi
Menganalisis alur IPO
Mengomunikasikan
Menjelaskan hasil praktik
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan
Tugas: memodifikasi logika (LED toggle)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan
Tugas: memodifikasi logika (LED toggle)
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (LED menyala sesuai tombol)
Diagnostik : Tanya jawab
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (LED menyala sesuai tombol)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : modul & video
Proses : pendampingan bertahap
Produk : sistem tombol–LED berfungsi
Konten : modul & video
Proses : pendampingan bertahap
Produk : sistem tombol–LED berfungsi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
K. Refleksi Guru
Tingkat penguasaan logika
Kendala alat
Rencana lanjut: output lain (buzzer)
Tingkat penguasaan logika
Kendala alat
Rencana lanjut: output lain (buzzer)
π RPP PERTEMUAN KE-7
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu mengendalikan perangkat output berupa buzzer menggunakan mikrokontroler melalui program sederhana sesuai konsep sistem kendali elektronik.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi buzzer sebagai output
Merangkai buzzer dengan Arduino secara benar
Membuat program Arduino untuk menyalakan dan mematikan buzzer
Menunjukkan sikap kerja aman dan disiplin saat praktik
D. Materi Pembelajaran
Pengertian dan fungsi buzzer
Jenis buzzer (aktif & pasif – pengenalan)
Rangkaian buzzer dengan Arduino
Program dasar kontrol buzzer
Pengertian dan fungsi buzzer
Jenis buzzer (aktif & pasif – pengenalan)
Rangkaian buzzer dengan Arduino
Program dasar kontrol buzzer
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi
F. Media & Alat Bahan
Arduino Uno
Buzzer
Resistor (jika diperlukan)
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD
Arduino Uno
Buzzer
Resistor (jika diperlukan)
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh alarm di rumah / motor
Penyampaian tujuan dan K3
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh alarm di rumah / motor
Penyampaian tujuan dan K3
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati demonstrasi rangkaian buzzer
Menanya
Siswa bertanya tentang cara kerja buzzer
Mengeksplorasi (Praktik)
Merangkai buzzer dengan Arduino
Menulis dan mengunggah program:
Buzzer ON
Buzzer OFF
Buzzer berkedip/berbunyi interval
Mengasosiasi
Menganalisis hasil bunyi buzzer
Mengomunikasikan
Menjelaskan hasil praktik
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: merancang alarm sederhana (sketsa)
Refleksi pembelajaran
Kesimpulan bersama
Tugas: merancang alarm sederhana (sketsa)
H. Asesmen Pembelajaran
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (buzzer berfungsi)
Diagnostik : Tanya jawab awal
Formatif : Observasi praktik
Sumatif : Unjuk kerja (buzzer berfungsi)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : modul, video, alat nyata
Proses : pendampingan praktik
Produk : rangkaian buzzer berfungsi
Konten : modul, video, alat nyata
Proses : pendampingan praktik
Produk : rangkaian buzzer berfungsi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
K. Refleksi Guru
Tingkat keberhasilan praktik
Kendala teknis
Rencana lanjut: mini proyek terpadu
Tingkat keberhasilan praktik
Kendala teknis
Rencana lanjut: mini proyek terpadu
π RPP PERTEMUAN KE-8
MINI PROYEK MIKROKONTROLER
A. Identitas
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Mikroprosesor dan Mikrokontroler
Fase / Kelas : E / X
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 × 3 JP (135 menit)
Guru : Warjini, S.T
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu merancang dan membuat sistem kendali sederhana berbasis mikrokontroler dengan mengintegrasikan perangkat input dan output sesuai konsep Input–Proses–Output (IPO) serta mempresentasikan hasilnya dengan percaya diri.
C. Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Merancang mini proyek berbasis Arduino
Mengintegrasikan push button, LED, dan buzzer
Menulis program sederhana sesuai fungsi proyek
Menjelaskan alur kerja IPO dari proyek yang dibuat
Menunjukkan sikap kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab
D. Materi Pembelajaran
Konsep sistem kendali sederhana
Integrasi input dan output
Logika program (if–else)
Penerapan IPO pada proyek nyata
Konsep sistem kendali sederhana
Integrasi input dan output
Logika program (if–else)
Penerapan IPO pada proyek nyata
E. Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik proyek, diskusi, presentasi
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik proyek, diskusi, presentasi
F. Media & Alat Bahan
Arduino Uno
Push button
LED + resistor
Buzzer
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD Mini Proyek
Arduino Uno
Push button
LED + resistor
Buzzer
Breadboard
Kabel jumper
Laptop + Arduino IDE
LKPD Mini Proyek
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1️⃣ Pendahuluan (15 menit)
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh sistem alarm sederhana
Penjelasan tujuan proyek dan kriteria penilaian
Salam dan presensi
Apersepsi: contoh sistem alarm sederhana
Penjelasan tujuan proyek dan kriteria penilaian
2️⃣ Kegiatan Inti (100 menit)
Mengamati
Siswa mengamati contoh proyek dari guru
Menanya
Tanya jawab terkait konsep dan rangkaian
Mengeksplorasi (Proyek)
Siswa bekerja dalam kelompok kecil
Merancang dan merangkai sistem:
Tombol ditekan → LED menyala + buzzer berbunyi
Menulis dan menguji program Arduino
Mengasosiasi
Menganalisis hasil kerja dan kesesuaian IPO
Mengomunikasikan
Presentasi singkat tiap kelompok
3️⃣ Penutup (20 menit)
Refleksi pembelajaran
Umpan balik guru
Penegasan keterkaitan materi dengan dunia industri
Refleksi pembelajaran
Umpan balik guru
Penegasan keterkaitan materi dengan dunia industri
H. Asesmen Pembelajaran (SUMATIF)
Teknik : Unjuk kerja & presentasi
Aspek Penilaian:
Kebenaran rangkaian
Program berjalan sesuai fungsi
Pemahaman IPO
Kerja sama & sikap kerja
(Menggunakan rubrik penilaian)
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : contoh proyek
Proses : pendampingan kelompok
Produk : mini proyek berfungsi
Konten : contoh proyek
Proses : pendampingan kelompok
Produk : mini proyek berfungsi
J. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar kritis
Kreatif
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
Gotong royong
Mandiri
K. Refleksi Guru
Capaian kompetensi siswa
Kendala pelaksanaan proyek
Rencana pengembangan materi lanjutan
Capaian kompetensi siswa
Kendala pelaksanaan proyek
Rencana pengembangan materi lanjutan
ADMINISTRASI GURU 2026│
Klas 2. Penerapan rangkaian elektronika
├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP
├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP
01. CP & ATP
Mata Pelajaran: Penerapan Rangkaian Elektronika
A. Identitas
Satuan Pendidikan : SMK kebonjeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil & Genap
Kurikulum : Merdeka
Satuan Pendidikan : SMK kebonjeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil & Genap
Kurikulum : Merdeka
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan, dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian, serta mampu mengaitkannya dengan penerapan di bidang teknologi dan industri.
C. Tujuan Umum Pembelajaran
Setelah menyelesaikan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Memahami prinsip kerja rangkaian elektronika
Merangkai dan menguji rangkaian elektronika sederhana
Menganalisis kesalahan (troubleshooting) pada rangkaian
Menerapkan rangkaian elektronika pada sistem nyata
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Penerapan Rangkaian Elektronika – Kelas XI
Semester Ganjil
| No | Tujuan Pembelajaran (TP) | Materi Pokok | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar elektronika | Arus, tegangan, hambatan | 6 JP |
| 2 | Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen elektronika | Resistor, kapasitor, induktor | 6 JP |
| 3 | Peserta didik mampu menerapkan hukum dasar elektronika | Hukum Ohm & Kirchhoff | 6 JP |
| 4 | Peserta didik mampu merangkai rangkaian seri dan paralel | Rangkaian DC | 6 JP |
| 5 | Peserta didik mampu menggunakan alat ukur elektronika | Multimeter analog & digital | 6 JP |
| 6 | Peserta didik mampu menguji dan menganalisis rangkaian | Pengujian & analisis hasil | 6 JP |
| Total Semester Ganjil | 36 JP |
Semester Genap
| No | Tujuan Pembelajaran (TP) | Materi Pokok | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 7 | Peserta didik mampu menjelaskan prinsip kerja komponen aktif | Dioda, transistor | 6 JP |
| 8 | Peserta didik mampu merangkai rangkaian penyearah | Rectifier AC–DC | 6 JP |
| 9 | Peserta didik mampu merangkai rangkaian penguat sederhana | Amplifier transistor | 6 JP |
| 10 | Peserta didik mampu menerapkan rangkaian elektronika digital | Gerbang logika | 6 JP |
| 11 | Peserta didik mampu melakukan troubleshooting rangkaian | Analisis kerusakan | 6 JP |
| 12 | Peserta didik mampu membuat proyek rangkaian terapan | Proyek rangkaian sederhana | 6 JP |
| Total Semester Genap | 36 JP |
D. Karakteristik Pembelajaran
Berbasis praktik dan proyek
Kontekstual dengan dunia industri
Menekankan keselamatan kerja (K3)
Mengembangkan bernalar kritis dan kreatif
Berbasis praktik dan proyek
Kontekstual dengan dunia industri
Menekankan keselamatan kerja (K3)
Mengembangkan bernalar kritis dan kreatif
E. Profil Pelajar Pancasila
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π― Mandiri
π‘ Kreatif
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π― Mandiri
π‘ Kreatif
✅ Catatan Penting
CP & ATP ini siap diturunkan menjadi:
Modul Ajar
RPP per pertemuan
PROTA & PROSEM
Cocok untuk jurusan:
Audio Video
Elektronika Industri
Teknik Otomasi
TBSM (elektronika dasar kendaraan)
CP & ATP ini siap diturunkan menjadi:
Modul Ajar
RPP per pertemuan
PROTA & PROSEM
Cocok untuk jurusan:
Audio Video
Elektronika Industri
Teknik Otomasi
TBSM (elektronika dasar kendaraan)
02. PROTA & PROSEM
Mata Pelajaran: Penerapan Rangkaian Elektronika
A. PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Tahun Pelajaran : …………………
Alokasi Waktu : 72 JP / Tahun
Tabel PROTA
| No | Materi Pokok | Semester | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Konsep Dasar Elektronika | Ganjil | 6 JP |
| 2 | Komponen Elektronika Pasif | Ganjil | 6 JP |
| 3 | Hukum Ohm & Kirchhoff | Ganjil | 6 JP |
| 4 | Rangkaian Seri & Paralel | Ganjil | 6 JP |
| 5 | Alat Ukur Elektronika | Ganjil | 6 JP |
| 6 | Pengujian & Analisis Rangkaian | Ganjil | 6 JP |
| 7 | Komponen Aktif (Dioda, Transistor) | Genap | 6 JP |
| 8 | Rangkaian Penyearah | Genap | 6 JP |
| 9 | Rangkaian Penguat | Genap | 6 JP |
| 10 | Rangkaian Digital Dasar | Genap | 6 JP |
| 11 | Troubleshooting Rangkaian | Genap | 6 JP |
| 12 | Proyek Rangkaian Terapan | Genap | 6 JP |
| Total | 72 JP |
B. PROGRAM SEMESTER (PROSEM)
Semester Ganjil
| Minggu | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran Ringkas | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Orientasi & K3 Elektronika | Memahami aturan dan keselamatan kerja | 3 JP |
| 2 | Konsep Dasar Elektronika | Menjelaskan arus, tegangan, hambatan | 3 JP |
| 3 | Komponen Pasif | Mengidentifikasi resistor, kapasitor, induktor | 3 JP |
| 4 | Nilai & Kode Komponen | Membaca kode warna resistor | 3 JP |
| 5 | Hukum Ohm | Menerapkan perhitungan sederhana | 3 JP |
| 6 | Hukum Kirchhoff | Menyelesaikan rangkaian bercabang | 3 JP |
| 7 | Rangkaian Seri | Merangkai dan mengukur rangkaian seri | 3 JP |
| 8 | Rangkaian Paralel | Merangkai dan mengukur rangkaian paralel | 3 JP |
| 9 | Multimeter Analog | Mengukur V, I, R | 3 JP |
| 10 | Multimeter Digital | Pengukuran dan perbandingan | 3 JP |
| 11 | Pengujian Rangkaian | Menganalisis hasil pengukuran | 3 JP |
| 12 | Analisis Kesalahan | Menemukan kesalahan rangkaian | 3 JP |
| 13 | Praktik Terbimbing | Penguatan keterampilan | 3 JP |
| 14 | Remedial & Pengayaan | Perbaikan hasil belajar | 3 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Ganjil | Evaluasi hasil belajar | 3 JP |
| Total Semester Ganjil | 45 JP |
Semester Genap
| Minggu | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran Ringkas | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Dioda | Menjelaskan prinsip kerja dioda | 3 JP |
| 2 | Rangkaian Penyearah | Merangkai penyearah setengah gelombang | 3 JP |
| 3 | Penyearah Gelombang Penuh | Menguji output DC | 3 JP |
| 4 | Transistor | Menjelaskan fungsi & jenis transistor | 3 JP |
| 5 | Rangkaian Penguat | Merangkai amplifier sederhana | 3 JP |
| 6 | Pengujian Penguat | Mengukur penguatan | 3 JP |
| 7 | Gerbang Logika | Menjelaskan logika digital dasar | 3 JP |
| 8 | Rangkaian Digital | Menerapkan gerbang logika | 3 JP |
| 9 | Troubleshooting | Menganalisis kerusakan rangkaian | 3 JP |
| 10 | Perbaikan Rangkaian | Memperbaiki rangkaian rusak | 3 JP |
| 11 | Perencanaan Proyek | Mendesain rangkaian terapan | 3 JP |
| 12 | Pelaksanaan Proyek | Merakit rangkaian | 3 JP |
| 13 | Uji Proyek | Pengujian & analisis | 3 JP |
| 14 | Presentasi Proyek | Mengomunikasikan hasil | 3 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Genap | Evaluasi akhir | 3 JP |
| Total Semester Genap | 45 JP |
✅ Catatan
PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XI
Berbasis praktik & proyek
Mudah diturunkan ke:
π Modul Ajar
π§ͺ LKPD Praktikum
π Asesmen Kinerja
PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XI
Berbasis praktik & proyek
Mudah diturunkan ke:
π Modul Ajar
π§ͺ LKPD Praktikum
π Asesmen Kinerja
Kalau mau, saya bisa lanjutkan:
3_MODUL AJAR
4_JURNAL MENGAJAR
5_ASESMEN PRAKTIK & RUBRIK
Versi khusus Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif
03. MODUL AJAR
A. Identitas Modul
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil
Topik : Rangkaian Elektronika Dasar dan Penerapannya
Alokasi Waktu : 6 JP
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi, presentasi
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil
Topik : Rangkaian Elektronika Dasar dan Penerapannya
Alokasi Waktu : 6 JP
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi, presentasi
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, merangkai, menguji, dan menganalisis rangkaian elektronika sederhana serta menerapkannya pada sistem nyata dengan memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip kerja rangkaian elektronika dasar
Mengidentifikasi komponen elektronika pasif dan aktif
Merangkai rangkaian elektronika sederhana sesuai gambar kerja
Menguji dan menganalisis hasil kerja rangkaian
Menerapkan rangkaian pada contoh sistem terapan sederhana
D. Pemahaman Bermakna
Rangkaian elektronika bekerja berdasarkan hubungan antar komponen
Kesalahan kecil dalam rangkaian dapat memengaruhi kinerja sistem
Penerapan rangkaian elektronika banyak digunakan di dunia industri dan otomotif
Rangkaian elektronika bekerja berdasarkan hubungan antar komponen
Kesalahan kecil dalam rangkaian dapat memengaruhi kinerja sistem
Penerapan rangkaian elektronika banyak digunakan di dunia industri dan otomotif
E. Pertanyaan Pemantik
Mengapa lampu LED membutuhkan resistor?
Apa yang terjadi jika rangkaian dirangkai tidak sesuai skema?
Bagaimana cara mengetahui rangkaian bekerja dengan baik?
Mengapa lampu LED membutuhkan resistor?
Apa yang terjadi jika rangkaian dirangkai tidak sesuai skema?
Bagaimana cara mengetahui rangkaian bekerja dengan baik?
F. Materi Pembelajaran
Konsep dasar elektronika (arus, tegangan, hambatan)
Komponen elektronika:
Resistor
Kapasitor
Dioda
Transistor
Rangkaian seri dan paralel
Penggunaan multimeter
Penerapan rangkaian elektronika sederhana
Konsep dasar elektronika (arus, tegangan, hambatan)
Komponen elektronika:
Resistor
Kapasitor
Dioda
Transistor
Rangkaian seri dan paralel
Penggunaan multimeter
Penerapan rangkaian elektronika sederhana
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan (15 menit)
Salam, presensi
Apersepsi: contoh rangkaian lampu LED
Penyampaian tujuan dan keselamatan kerja (K3)
Salam, presensi
Apersepsi: contoh rangkaian lampu LED
Penyampaian tujuan dan keselamatan kerja (K3)
2. Kegiatan Inti (Project Based Learning)
Tahap 1 – Penentuan Proyek
Peserta didik diberi proyek:
Merangkai rangkaian LED seri/paralel lengkap dengan resistor dan sumber tegangan
Tahap 2 – Perancangan
Mengamati skema rangkaian
Menentukan nilai resistor
Menyiapkan alat dan bahan
Mengamati skema rangkaian
Menentukan nilai resistor
Menyiapkan alat dan bahan
Tahap 3 – Pelaksanaan Praktik
Merangkai komponen pada breadboard
Mengukur tegangan dan arus menggunakan multimeter
Mengamati hasil kerja rangkaian
Merangkai komponen pada breadboard
Mengukur tegangan dan arus menggunakan multimeter
Mengamati hasil kerja rangkaian
Tahap 4 – Analisis
Membandingkan hasil pengukuran
Menganalisis kesalahan rangkaian
Menarik kesimpulan
Membandingkan hasil pengukuran
Menganalisis kesalahan rangkaian
Menarik kesimpulan
Tahap 5 – Presentasi
Presentasi hasil kerja kelompok
Tanya jawab dan umpan balik guru
Presentasi hasil kerja kelompok
Tanya jawab dan umpan balik guru
3. Penutup (15 menit)
Refleksi pembelajaran
Penguatan konsep
Informasi materi pertemuan berikutnya
Refleksi pembelajaran
Penguatan konsep
Informasi materi pertemuan berikutnya
H. Asesmen Pembelajaran
1. Diagnostik
Tanya jawab konsep dasar elektronika
Tanya jawab konsep dasar elektronika
2. Formatif
Observasi praktik
Keaktifan diskusi
Observasi praktik
Keaktifan diskusi
3. Sumatif
Produk rangkaian
Laporan praktik singkat
Produk rangkaian
Laporan praktik singkat
I. Diferensiasi Pembelajaran
Konten : Modul cetak, video, gambar rangkaian
Proses : Praktik langsung dan diskusi
Produk : Rangkaian dan laporan praktik
Konten : Modul cetak, video, gambar rangkaian
Proses : Praktik langsung dan diskusi
Produk : Rangkaian dan laporan praktik
J. Profil Pelajar Pancasila
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π― Mandiri
π‘ Kreatif
π§ Bernalar kritis
π€ Gotong royong
π― Mandiri
π‘ Kreatif
K. Refleksi Guru
Ketercapaian tujuan pembelajaran
Kendala alat/bahan
Rencana perbaikan pembelajaran
Ketercapaian tujuan pembelajaran
Kendala alat/bahan
Rencana perbaikan pembelajaran
L. Tugas Peserta Didik
Buat laporan singkat hasil praktik rangkaian LED meliputi:
Gambar rangkaian
Hasil pengukuran
Kesimpulan
Buat laporan singkat hasil praktik rangkaian LED meliputi:
Gambar rangkaian
Hasil pengukuran
Kesimpulan
✅ Catatan
Modul ini:
Selaras dengan CP–ATP–PROTA–PROSEM
Berbasis praktik & proyek
Sangat cocok untuk Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif
04. JURNAL MENGAJAR
Identitas
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Nama Guru : …………………
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas/Fase : XI / Fase F
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Nama Guru : …………………
A. Jurnal Mengajar Harian
| No | Hari / Tanggal | Kelas | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran | Kegiatan Pembelajaran | Model / Metode | Media | Asesmen | Ket. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ……… | XI … | K3 & Konsep Dasar Elektronika | Siswa memahami K3 dan konsep arus, tegangan, hambatan | Apersepsi, penjelasan, diskusi | Discovery Learning | PPT, modul | Diagnostik | |
| 2 | ……… | XI … | Komponen Elektronika Pasif | Siswa mengidentifikasi resistor, kapasitor, induktor | Observasi komponen, diskusi | Discovery Learning | Komponen asli | Observasi | |
| 3 | ……… | XI … | Hukum Ohm | Siswa menerapkan perhitungan Hukum Ohm | Latihan soal & diskusi | Discovery Learning | LKPD | Formatif | |
| 4 | ……… | XI … | Rangkaian Seri | Siswa merangkai rangkaian seri | Praktik terbimbing | PjBL | Breadboard, multimeter | Kinerja | |
| 5 | ……… | XI … | Rangkaian Paralel | Siswa merangkai rangkaian paralel | Praktik kelompok | PjBL | Alat praktik | Kinerja | |
| 6 | ……… | XI … | Alat Ukur Elektronika | Siswa menggunakan multimeter dengan benar | Demonstrasi & praktik | Demonstrasi | Multimeter | Observasi | |
| 7 | ……… | XI … | Pengujian Rangkaian | Siswa menguji hasil rangkaian | Praktik & analisis | PjBL | LKPD | Formatif | |
| 8 | ……… | XI … | Analisis Kesalahan | Siswa menemukan kesalahan rangkaian | Diskusi studi kasus | Diskusi | Gambar rangkaian | Formatif | |
| 9 | ……… | XI … | Proyek Rangkaian LED | Siswa membuat rangkaian LED | Proyek kelompok | PjBL | Alat praktik | Produk | |
| 10 | ……… | XI … | Presentasi Proyek | Siswa mempresentasikan hasil proyek | Presentasi & umpan balik | Presentasi | PPT | Presentasi | |
| 11 | ……… | XI … | Remedial & Pengayaan | Memperbaiki hasil belajar | Bimbingan individu | Diferensiasi | Modul | Formatif | |
| 12 | ……… | XI … | Asesmen Sumatif | Mengukur ketercapaian TP | Tes & penilaian praktik | Tes | Lembar soal | Sumatif |
B. Refleksi Guru
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
☐ Tercapai ☐ Belum tercapai
Kendala Pembelajaran
…………………………………………………………………………………
Tindak Lanjut
☐ Remedial
☐ Pengayaan
☐ Perbaikan strategi pembelajaran
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
☐ Tercapai ☐ Belum tercapai
Kendala Pembelajaran
…………………………………………………………………………………
Tindak Lanjut
☐ Remedial
☐ Pengayaan
☐ Perbaikan strategi pembelajaran
C. Catatan Khusus
…………………………………………………………………………………………
✅ Keterangan
Jurnal ini siap cetak & siap isi
Bisa dipakai harian atau mingguan
Cocok untuk Audio Video, Elektronika Industri, Otomotif
Jurnal ini siap cetak & siap isi
Bisa dipakai harian atau mingguan
Cocok untuk Audio Video, Elektronika Industri, Otomotif
Kalau mau, saya lanjutkan ke:
π 5_ASESMEN (praktik + rubrik lengkap)
π atau saya jadikan paket administrasi Word (.docx)
Tinggal ketik 5 π
05. ASESMEN PEMBELAJARAN
Penerapan Rangkaian Elektronika – Kelas XI (Fase F)
A. Asesmen Diagnostik
Tujuan
Mengetahui kesiapan awal dan pemahaman dasar peserta didik tentang elektronika.
Bentuk
Tanya jawab lisan / pertanyaan pemantik.
Contoh Pertanyaan
Apa yang dimaksud arus listrik?
Sebutkan contoh komponen elektronika yang pernah kamu lihat!
Pernahkah kamu menggunakan multimeter? Untuk apa?
Apa yang dimaksud arus listrik?
Sebutkan contoh komponen elektronika yang pernah kamu lihat!
Pernahkah kamu menggunakan multimeter? Untuk apa?
Tindak Lanjut
Belum paham → penguatan konsep dasar + demonstrasi
Sudah paham → tutor sebaya / tantangan soal lebih lanjut
Belum paham → penguatan konsep dasar + demonstrasi
Sudah paham → tutor sebaya / tantangan soal lebih lanjut
B. Asesmen Formatif
1. Observasi Sikap & Proses Praktik
| No | Aspek yang Dinilai | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Disiplin & K3 | Tidak patuh | Kurang patuh | Patuh | Sangat patuh |
| 2 | Keaktifan | Pasif | Kurang aktif | Aktif | Sangat aktif |
| 3 | Kerja sama | Tidak bekerja sama | Kurang | Baik | Sangat baik |
| 4 | Ketelitian | Ceroboh | Kurang teliti | Teliti | Sangat teliti |
Skor Maksimal : 16
2. Penilaian Kinerja (Praktik Merangkai Rangkaian)
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Persiapan alat & bahan | Tidak siap | Kurang siap | Siap | Sangat siap |
| Ketepatan rangkaian | Salah | Kurang tepat | Tepat | Sangat tepat |
| Penggunaan alat ukur | Tidak bisa | Kurang benar | Benar | Sangat benar |
| Hasil rangkaian | Tidak berfungsi | Kurang baik | Berfungsi | Sangat baik |
C. Asesmen Sumatif
1. Bentuk Asesmen
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian)
Praktik (produk rangkaian)
Laporan praktik
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian)
Praktik (produk rangkaian)
Laporan praktik
2. Kisi-Kisi Tes Tertulis
| No | Materi | Indikator | Bentuk |
|---|---|---|---|
| 1 | Komponen Pasif | Mengidentifikasi fungsi resistor | PG |
| 2 | Hukum Ohm | Menghitung arus/tegangan | PG |
| 3 | Rangkaian Seri | Menjelaskan karakteristik | PG |
| 4 | Alat Ukur | Menentukan fungsi multimeter | PG |
| 5 | Analisis Rangkaian | Menjelaskan kesalahan rangkaian | Uraian |
3. Contoh Soal
Pilihan Ganda
Fungsi resistor dalam rangkaian adalah …
A. Menyimpan arus
B. Menghambat arus
C. Menguatkan sinyal
D. Menghasilkan cahayaAlat ukur untuk mengukur hambatan adalah …
A. Amperemeter
B. Voltmeter
C. Multimeter
D. Osiloskop
Uraian
3. Jelaskan langkah merangkai rangkaian LED sederhana!
4. Mengapa rangkaian tidak menyala meskipun sumber tegangan ada?
D. Penilaian Produk (Proyek Rangkaian)
Tugas
Buatlah rangkaian LED seri atau paralel lengkap dengan resistor, kemudian lakukan pengukuran dan analisis hasilnya.
Buatlah rangkaian LED seri atau paralel lengkap dengan resistor, kemudian lakukan pengukuran dan analisis hasilnya.
Rubrik Penilaian Produk
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Desain rangkaian | Salah | Kurang tepat | Tepat | Sangat tepat |
| Kerapian | Tidak rapi | Kurang rapi | Rapi | Sangat rapi |
| Fungsi rangkaian | Tidak berfungsi | Kurang | Berfungsi | Sangat baik |
| Laporan praktik | Tidak lengkap | Kurang | Lengkap | Sangat lengkap |
E. Kriteria Ketuntasan
Tuntas : ≥ 75
Belum Tuntas : < 75
Tuntas : ≥ 75
Belum Tuntas : < 75
F. Tindak Lanjut
Remedial : Praktik ulang dengan bimbingan
Pengayaan : Modifikasi rangkaian (tambah saklar / sensor)
Remedial : Praktik ulang dengan bimbingan
Pengayaan : Modifikasi rangkaian (tambah saklar / sensor)
G. Keterkaitan Profil Pelajar Pancasila
π§ Bernalar kritis → analisis rangkaian
π€ Gotong royong → kerja kelompok
π― Mandiri → praktik individu
π‘ Kreatif → pengembangan rangkaian
π§ Bernalar kritis → analisis rangkaian
π€ Gotong royong → kerja kelompok
π― Mandiri → praktik individu
π‘ Kreatif → pengembangan rangkaian
✅ Catatan Akhir
Paket 01–05 sekarang sudah lengkap:
1️⃣ CP & ATP
2️⃣ PROTA & PROSEM
3️⃣ Modul Ajar
4️⃣ Jurnal Mengajar
5️⃣ Asesmen
π Siap dijadikan 1 bundle administrasi guru.
Kalau mau, saya bisa:
π Satukan semuanya jadi Word (.docx) rapi & resmi
π§ Sesuaikan khusus Audio Video / Elektronika Industri / Otomotif
π§ͺ Tambahkan LKPD praktikum detail
B. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RPP Pertemuan 1
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Konsep Dasar Elektronika
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Konsep Dasar Elektronika
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian arus listrik, tegangan, dan hambatan.
Membedakan hubungan arus, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian.
Menyajikan contoh penerapan konsep dasar elektronika dalam kehidupan sehari-hari dan industri.
Materi Pembelajaran
Pengertian arus listrik
Pengertian tegangan listrik
Pengertian hambatan listrik
Hubungan arus, tegangan, dan hambatan
Contoh penerapan elektronika dalam bidang industri
Pengertian arus listrik
Pengertian tegangan listrik
Pengertian hambatan listrik
Hubungan arus, tegangan, dan hambatan
Contoh penerapan elektronika dalam bidang industri
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, observasi
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, observasi
Media & Sumber Belajar
Media: PPT, papan tulis, modul elektronika
Alat: Multimeter (demo)
Sumber: Buku Elektronika Dasar SMK, internet, modul ajar
Media: PPT, papan tulis, modul elektronika
Alat: Multimeter (demo)
Sumber: Buku Elektronika Dasar SMK, internet, modul ajar
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan listrik rumah dengan rangkaian elektronika.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.
Menyampaikan ruang lingkup materi dan penilaian.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan listrik rumah dengan rangkaian elektronika.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.
Menyampaikan ruang lingkup materi dan penilaian.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
Stimulation
Guru menampilkan contoh alat elektronik sederhana.
Problem Statement
Siswa diminta menjawab: mengapa lampu bisa menyala?
Data Collection
Siswa mencatat pengertian arus, tegangan, dan hambatan.
Data Processing
Diskusi hubungan ketiga besaran listrik.
Verification
Guru menguatkan konsep melalui contoh industri.
Generalization
Siswa menyimpulkan konsep dasar elektronika.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran bersama.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu.
Informasi materi pertemuan berikutnya.
Refleksi pembelajaran bersama.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu.
Informasi materi pertemuan berikutnya.
Asesmen / Penilaian
Sikap
Observasi keaktifan dan kedisiplinan.
Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian).
Keterampilan
Diskusi dan presentasi sederhana.
Sikap
Observasi keaktifan dan kedisiplinan.
Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian).
Keterampilan
Diskusi dan presentasi sederhana.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan.
RPP Pertemuan 2
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Arus, Tegangan, dan Hambatan (Penerapan & Perhitungan Dasar)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian listrik.
Menerapkan konsep arus, tegangan, dan hambatan pada perhitungan rangkaian sederhana.
Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari dan industri.
Materi Pembelajaran
Hubungan arus, tegangan, dan hambatan
Konsep dasar hukum Ohm secara sederhana
Contoh perhitungan arus, tegangan, dan hambatan
Penerapan konsep listrik pada peralatan rumah tangga dan industri
Hubungan arus, tegangan, dan hambatan
Konsep dasar hukum Ohm secara sederhana
Contoh perhitungan arus, tegangan, dan hambatan
Penerapan konsep listrik pada peralatan rumah tangga dan industri
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, latihan soal
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Papan tulis
Modul elektronika dasar
Alat :
Multimeter (demonstrasi)
Power supply / baterai
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber belajar pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya (konsep dasar elektronika).
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
“Mengapa lampu bisa lebih terang atau lebih redup?”
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.
Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan penilaian.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya (konsep dasar elektronika).
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
“Mengapa lampu bisa lebih terang atau lebih redup?”
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi.
Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan penilaian.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Model Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan ilustrasi rangkaian lampu dengan sumber tegangan berbeda.
Peserta didik mengamati perubahan nyala lampu.
Guru menampilkan ilustrasi rangkaian lampu dengan sumber tegangan berbeda.
Peserta didik mengamati perubahan nyala lampu.
2. Problem Statement
Peserta didik diminta merumuskan masalah:
Apa yang memengaruhi besar kecilnya arus listrik dalam suatu rangkaian?
Peserta didik diminta merumuskan masalah:
Apa yang memengaruhi besar kecilnya arus listrik dalam suatu rangkaian?
3. Data Collection
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:
Arus listrik
Tegangan listrik
Hambatan listrik
Peserta didik mengamati contoh pengukuran menggunakan multimeter.
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:
Arus listrik
Tegangan listrik
Hambatan listrik
Peserta didik mengamati contoh pengukuran menggunakan multimeter.
4. Data Processing
Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan sederhana secara berkelompok.
Diskusi hasil perhitungan arus, tegangan, dan hambatan.
Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan sederhana secara berkelompok.
Diskusi hasil perhitungan arus, tegangan, dan hambatan.
5. Verification
Guru membahas hasil diskusi dan perhitungan.
Guru mengaitkan konsep dengan contoh penggunaan listrik di rumah dan industri.
Guru membahas hasil diskusi dan perhitungan.
Guru mengaitkan konsep dengan contoh penggunaan listrik di rumah dan industri.
6. Generalization
Peserta didik menyimpulkan hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
Peserta didik menyimpulkan hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-2.
Guru memberikan tugas individu berupa soal kontekstual.
Guru menyampaikan materi pembelajaran pertemuan berikutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-2.
Guru memberikan tugas individu berupa soal kontekstual.
Guru menyampaikan materi pembelajaran pertemuan berikutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, kerja sama, dan kedisiplinan peserta didik selama pembelajaran.
Observasi keaktifan, kerja sama, dan kedisiplinan peserta didik selama pembelajaran.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).
3. Keterampilan
Kemampuan menyelesaikan soal perhitungan dan mempresentasikan hasil diskusi.
Kemampuan menyelesaikan soal perhitungan dan mempresentasikan hasil diskusi.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan diberi bimbingan dan latihan tambahan.
Peserta didik yang sudah tuntas diberi tugas eksplorasi penerapan konsep listrik di lingkungan sekitar.
Siap Pak π
Berikut RPP Pertemuan ke-3 versi LENGKAP, format sama persis dengan pertemuan 1 & 2 (aman untuk administrasi, supervisi, dan akreditasi).
Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan diberi bimbingan dan latihan tambahan.
Peserta didik yang sudah tuntas diberi tugas eksplorasi penerapan konsep listrik di lingkungan sekitar.
Siap Pak π
Berikut RPP Pertemuan ke-3 versi LENGKAP, format sama persis dengan pertemuan 1 & 2 (aman untuk administrasi, supervisi, dan akreditasi).
RPP Pertemuan 3
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Komponen Elektronika Pasif (Resistor, Kapasitor, Induktor)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Mengidentifikasi jenis dan simbol komponen elektronika pasif (resistor, kapasitor, dan induktor).
Menjelaskan fungsi masing-masing komponen elektronika pasif.
Membedakan karakteristik komponen elektronika pasif berdasarkan bentuk dan nilainya.
Menyajikan hasil pengamatan komponen elektronika pasif secara lisan maupun tertulis.
Materi Pembelajaran
Pengertian komponen elektronika pasif
Resistor: fungsi, simbol, jenis, dan kode warna
Kapasitor: fungsi, simbol, dan jenis
Induktor: fungsi dan simbol
Penerapan komponen pasif dalam rangkaian elektronika
Pengertian komponen elektronika pasif
Resistor: fungsi, simbol, jenis, dan kode warna
Kapasitor: fungsi, simbol, dan jenis
Induktor: fungsi dan simbol
Penerapan komponen pasif dalam rangkaian elektronika
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, observasi, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Papan tulis
Modul elektronika dasar
Alat & Bahan :
Resistor berbagai nilai
Kapasitor (elco, keramik)
Induktor
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan materi arus, tegangan, dan hambatan dengan komponen rangkaian.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari komponen elektronika pasif.
Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan teknik penilaian.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan materi arus, tegangan, dan hambatan dengan komponen rangkaian.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari komponen elektronika pasif.
Guru menyampaikan aktivitas pembelajaran dan teknik penilaian.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan dan memperlihatkan berbagai komponen elektronika pasif.
Peserta didik mengamati bentuk fisik dan simbol komponen.
Guru menampilkan dan memperlihatkan berbagai komponen elektronika pasif.
Peserta didik mengamati bentuk fisik dan simbol komponen.
2. Problem Statement
Peserta didik diminta menjawab pertanyaan:
“Apa yang terjadi pada rangkaian jika salah satu komponen pasif tidak bekerja?”
Peserta didik diminta menjawab pertanyaan:
“Apa yang terjadi pada rangkaian jika salah satu komponen pasif tidak bekerja?”
3. Data Collection
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:
Fungsi resistor, kapasitor, dan induktor
Simbol dan ciri fisik masing-masing komponen
Peserta didik mengamati nilai komponen menggunakan kode warna dan label.
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang:
Fungsi resistor, kapasitor, dan induktor
Simbol dan ciri fisik masing-masing komponen
Peserta didik mengamati nilai komponen menggunakan kode warna dan label.
4. Data Processing
Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk:
Mengelompokkan komponen berdasarkan jenisnya
Menuliskan fungsi dan karakteristiknya
Diskusi hasil pengamatan kelompok.
Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk:
Mengelompokkan komponen berdasarkan jenisnya
Menuliskan fungsi dan karakteristiknya
Diskusi hasil pengamatan kelompok.
5. Verification
Guru memverifikasi hasil diskusi dan meluruskan konsep yang kurang tepat.
Guru memberikan contoh penerapan komponen pasif pada peralatan industri.
Guru memverifikasi hasil diskusi dan meluruskan konsep yang kurang tepat.
Guru memberikan contoh penerapan komponen pasif pada peralatan industri.
6. Generalization
Peserta didik menyimpulkan fungsi dan peran komponen elektronika pasif dalam rangkaian.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
Peserta didik menyimpulkan fungsi dan peran komponen elektronika pasif dalam rangkaian.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-3.
Guru memberikan tugas individu berupa lembar identifikasi komponen.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Hukum Ohm).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi pertemuan ke-3.
Guru memberikan tugas individu berupa lembar identifikasi komponen.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Hukum Ohm).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, kerja sama, dan tanggung jawab peserta didik.
Observasi keaktifan, kerja sama, dan tanggung jawab peserta didik.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian singkat).
3. Keterampilan
Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi komponen elektronika pasif.
Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi komponen elektronika pasif.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengulangan materi.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang komponen elektronika aktif.
Siap Pak π
Berikut RPP Pertemuan ke-4 versi LENGKAP, format konsisten dengan pertemuan 1–3 (aman untuk supervisi & administrasi).
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengulangan materi.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang komponen elektronika aktif.
Siap Pak π
Berikut RPP Pertemuan ke-4 versi LENGKAP, format konsisten dengan pertemuan 1–3 (aman untuk supervisi & administrasi).
RPP Pertemuan 4
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Hukum Ohm dan Penerapannya
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan bunyi dan konsep Hukum Ohm.
Mengidentifikasi hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan berdasarkan Hukum Ohm.
Menghitung besar arus, tegangan, atau hambatan pada rangkaian DC sederhana.
Menyelesaikan permasalahan kontekstual kelistrikan menggunakan Hukum Ohm.
Materi Pembelajaran
Pengertian Hukum Ohm
Rumus Hukum Ohm (V = I × R)
Hubungan tegangan, arus, dan hambatan
Contoh perhitungan Hukum Ohm
Penerapan Hukum Ohm pada peralatan listrik dan industri
Pengertian Hukum Ohm
Rumus Hukum Ohm (V = I × R)
Hubungan tegangan, arus, dan hambatan
Contoh perhitungan Hukum Ohm
Penerapan Hukum Ohm pada peralatan listrik dan industri
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan soal, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Papan tulis
Modul elektronika dasar
Alat & Bahan :
Multimeter
Resistor
Sumber tegangan (baterai / power supply)
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan konsep arus, tegangan, dan hambatan dengan materi sebelumnya.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
“Mengapa arus listrik bisa berbeda pada rangkaian yang berbeda?”
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat Hukum Ohm.
Guru menyampaikan kegiatan dan penilaian pembelajaran.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan konsep arus, tegangan, dan hambatan dengan materi sebelumnya.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
“Mengapa arus listrik bisa berbeda pada rangkaian yang berbeda?”
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat Hukum Ohm.
Guru menyampaikan kegiatan dan penilaian pembelajaran.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan contoh rangkaian sederhana dengan nilai resistor berbeda.
Peserta didik mengamati perubahan arus.
Guru menampilkan contoh rangkaian sederhana dengan nilai resistor berbeda.
Peserta didik mengamati perubahan arus.
2. Problem Statement
Peserta didik merumuskan masalah:
Bagaimana hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan?
Peserta didik merumuskan masalah:
Bagaimana hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan?
3. Data Collection
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang Hukum Ohm.
Guru mendemonstrasikan pengukuran tegangan dan arus menggunakan multimeter.
Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang Hukum Ohm.
Guru mendemonstrasikan pengukuran tegangan dan arus menggunakan multimeter.
4. Data Processing
Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan Hukum Ohm secara berkelompok.
Diskusi hasil perhitungan.
Peserta didik mengerjakan latihan perhitungan Hukum Ohm secara berkelompok.
Diskusi hasil perhitungan.
5. Verification
Guru membahas jawaban dan meluruskan kesalahan konsep.
Guru mengaitkan penerapan Hukum Ohm di dunia industri.
Guru membahas jawaban dan meluruskan kesalahan konsep.
Guru mengaitkan penerapan Hukum Ohm di dunia industri.
6. Generalization
Peserta didik menyimpulkan hubungan V, I, dan R.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
Peserta didik menyimpulkan hubungan V, I, dan R.
Guru menegaskan konsep inti pembelajaran.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi Hukum Ohm.
Guru memberikan tugas individu berupa soal perhitungan.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Seri).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi Hukum Ohm.
Guru memberikan tugas individu berupa soal perhitungan.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Seri).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, dan kerja sama peserta didik.
Observasi keaktifan, ketelitian, dan kerja sama peserta didik.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian).
Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian).
3. Keterampilan
Kemampuan menyelesaikan perhitungan dan menjelaskan langkah kerja.
Kemampuan menyelesaikan perhitungan dan menjelaskan langkah kerja.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan latihan tambahan.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang penerapan Hukum Ohm.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan latihan tambahan.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan tentang penerapan Hukum Ohm.
RPP Pertemuan 5
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Seri DC
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian dan karakteristik rangkaian seri.
Merangkai rangkaian seri DC sesuai diagram.
Mengukur tegangan dan arus pada rangkaian seri menggunakan multimeter.
Menganalisis hasil pengukuran rangkaian seri.
Materi Pembelajaran
Pengertian rangkaian seri
Karakteristik rangkaian seri
Diagram rangkaian seri DC
Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian seri
Contoh penerapan rangkaian seri dalam kehidupan sehari-hari
Pengertian rangkaian seri
Karakteristik rangkaian seri
Diagram rangkaian seri DC
Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian seri
Contoh penerapan rangkaian seri dalam kehidupan sehari-hari
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, demonstrasi, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Modul praktik elektronika
Alat & Bahan :
Breadboard
Resistor
Kabel jumper
Baterai / power supply
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan Hukum Ohm dengan rangkaian listrik.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian seri.
Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan Hukum Ohm dengan rangkaian listrik.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian seri.
Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Peserta didik diminta membuat rangkaian seri DC sederhana sesuai diagram.
Peserta didik diminta membuat rangkaian seri DC sederhana sesuai diagram.
2. Perencanaan
Peserta didik menyusun langkah perakitan rangkaian seri secara berkelompok.
Peserta didik menyusun langkah perakitan rangkaian seri secara berkelompok.
3. Pelaksanaan
Peserta didik merangkai rangkaian seri pada breadboard.
Melakukan pengukuran arus dan tegangan pada tiap komponen.
Peserta didik merangkai rangkaian seri pada breadboard.
Melakukan pengukuran arus dan tegangan pada tiap komponen.
4. Monitoring
Guru membimbing dan memantau proses praktik.
Guru memastikan keselamatan kerja.
Guru membimbing dan memantau proses praktik.
Guru memastikan keselamatan kerja.
5. Pengujian Hasil
Peserta didik mencatat hasil pengukuran.
Membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.
Peserta didik mencatat hasil pengukuran.
Membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.
6. Evaluasi
Diskusi kelompok tentang hasil rangkaian dan kendala yang ditemui.
Diskusi kelompok tentang hasil rangkaian dan kendala yang ditemui.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan karakteristik rangkaian seri.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Paralel).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan karakteristik rangkaian seri.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Rangkaian Paralel).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.
Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan dan laporan tertulis singkat.
Tes lisan dan laporan tertulis singkat.
3. Keterampilan
Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian seri DC.
Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian seri DC.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas pengembangan rangkaian.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas pengembangan rangkaian.
RPP Pertemuan 6
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Paralel DC
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian dan karakteristik rangkaian paralel.
Merangkai rangkaian paralel DC sesuai diagram.
Mengukur arus dan tegangan pada rangkaian paralel menggunakan multimeter.
Menganalisis perbedaan rangkaian seri dan paralel berdasarkan hasil pengukuran.
Materi Pembelajaran
Pengertian rangkaian paralel
Karakteristik rangkaian paralel
Diagram rangkaian paralel DC
Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian paralel
Perbandingan rangkaian seri dan paralel
Pengertian rangkaian paralel
Karakteristik rangkaian paralel
Diagram rangkaian paralel DC
Pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian paralel
Perbandingan rangkaian seri dan paralel
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, demonstrasi, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Modul praktik elektronika
Alat & Bahan :
Breadboard
Resistor
Kabel jumper
Baterai / power supply
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: membandingkan rangkaian seri dengan rangkaian paralel.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian paralel.
Guru menyampaikan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: membandingkan rangkaian seri dengan rangkaian paralel.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat rangkaian paralel.
Guru menyampaikan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Peserta didik diminta membuat rangkaian paralel DC sederhana.
Peserta didik diminta membuat rangkaian paralel DC sederhana.
2. Perencanaan
Peserta didik menyusun langkah perakitan dan pembagian tugas kelompok.
Peserta didik menyusun langkah perakitan dan pembagian tugas kelompok.
3. Pelaksanaan
Peserta didik merangkai rangkaian paralel pada breadboard.
Melakukan pengukuran arus dan tegangan di setiap cabang.
Peserta didik merangkai rangkaian paralel pada breadboard.
Melakukan pengukuran arus dan tegangan di setiap cabang.
4. Monitoring
Guru membimbing dan memastikan prosedur K3 diterapkan.
Guru membimbing dan memastikan prosedur K3 diterapkan.
5. Pengujian Hasil
Peserta didik mencatat dan membandingkan hasil pengukuran.
Membandingkan hasil rangkaian paralel dengan rangkaian seri.
Peserta didik mencatat dan membandingkan hasil pengukuran.
Membandingkan hasil rangkaian paralel dengan rangkaian seri.
6. Evaluasi
Diskusi kelompok tentang kelebihan dan kekurangan rangkaian paralel.
Diskusi kelompok tentang kelebihan dan kekurangan rangkaian paralel.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi rangkaian paralel.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Alat Ukur Elektronika).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi rangkaian paralel.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Alat Ukur Elektronika).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.
Observasi disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan dan laporan tertulis singkat.
Tes lisan dan laporan tertulis singkat.
3. Keterampilan
Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian paralel DC.
Kemampuan merangkai dan mengukur rangkaian paralel DC.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas perbandingan rangkaian seri dan paralel.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas perbandingan rangkaian seri dan paralel.
RPP Pertemuan 7
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Penggunaan Alat Ukur Elektronika (Multimeter Analog & Digital)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi dan jenis alat ukur elektronika.
Menjelaskan bagian-bagian multimeter analog dan digital.
Menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan, arus, dan hambatan dengan benar.
Menerapkan prosedur keselamatan kerja saat melakukan pengukuran.
Materi Pembelajaran
Pengertian alat ukur elektronika
Jenis alat ukur elektronika
Bagian-bagian multimeter analog dan digital
Cara penggunaan multimeter
Keselamatan kerja (K3) dalam pengukuran
Pengertian alat ukur elektronika
Jenis alat ukur elektronika
Bagian-bagian multimeter analog dan digital
Cara penggunaan multimeter
Keselamatan kerja (K3) dalam pengukuran
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Modul praktik alat ukur
Alat & Bahan :
Multimeter analog
Multimeter digital
Baterai
Resistor
Rangkaian sederhana
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan praktik rangkaian seri dan paralel dengan kebutuhan pengukuran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya alat ukur dalam elektronika.
Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan praktik rangkaian seri dan paralel dengan kebutuhan pengukuran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya alat ukur dalam elektronika.
Guru menjelaskan kegiatan praktik dan aturan keselamatan kerja.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Peserta didik diminta melakukan pengukuran listrik pada rangkaian sederhana.
Peserta didik diminta melakukan pengukuran listrik pada rangkaian sederhana.
2. Perencanaan
Peserta didik menyusun langkah penggunaan multimeter sesuai SOP.
Peserta didik menyusun langkah penggunaan multimeter sesuai SOP.
3. Pelaksanaan
Peserta didik mempraktikkan:
Pengukuran tegangan DC
Pengukuran arus DC
Pengukuran hambatan
Peserta didik bekerja secara berkelompok.
Peserta didik mempraktikkan:
Pengukuran tegangan DC
Pengukuran arus DC
Pengukuran hambatan
Peserta didik bekerja secara berkelompok.
4. Monitoring
Guru membimbing penggunaan alat ukur dan memastikan K3 diterapkan.
Guru membimbing penggunaan alat ukur dan memastikan K3 diterapkan.
5. Pengujian Hasil
Peserta didik mencatat hasil pengukuran.
Membandingkan hasil pengukuran antar kelompok.
Peserta didik mencatat hasil pengukuran.
Membandingkan hasil pengukuran antar kelompok.
6. Evaluasi
Diskusi kesalahan umum dalam penggunaan multimeter.
Guru memberi umpan balik langsung.
Diskusi kesalahan umum dalam penggunaan multimeter.
Guru memberi umpan balik langsung.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi penggunaan multimeter.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Pengujian & Analisis Rangkaian).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi penggunaan multimeter.
Guru memberikan tugas laporan praktik.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Pengujian & Analisis Rangkaian).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.
Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan dan tertulis singkat.
Tes lisan dan tertulis singkat.
3. Keterampilan
Kemampuan menggunakan multimeter sesuai prosedur.
Kemampuan menggunakan multimeter sesuai prosedur.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi pendampingan praktik ulang.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi penggunaan alat ukur lanjutan.
Peserta didik yang belum tuntas diberi pendampingan praktik ulang.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi penggunaan alat ukur lanjutan.
RPP Pertemuan 8
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Pengujian dan Analisis Rangkaian Elektronika
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan tujuan dan prosedur pengujian rangkaian elektronika.
Melakukan pengujian rangkaian elektronika sederhana sesuai prosedur.
Menganalisis hasil pengujian rangkaian berdasarkan data pengukuran.
Menyimpulkan kondisi rangkaian berdasarkan hasil analisis.
Materi Pembelajaran
Pengertian dan tujuan pengujian rangkaian
Prosedur pengujian rangkaian elektronika
Teknik pengukuran dan pencatatan data
Analisis hasil pengujian
Keselamatan kerja (K3) dalam pengujian
Pengertian dan tujuan pengujian rangkaian
Prosedur pengujian rangkaian elektronika
Teknik pengukuran dan pencatatan data
Analisis hasil pengujian
Keselamatan kerja (K3) dalam pengujian
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, observasi, presentasi
Media & Sumber Belajar
Media :
PowerPoint
Modul pengujian rangkaian
Alat & Bahan :
Rangkaian seri dan paralel
Multimeter
Breadboard
Power supply / baterai
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar guru
Internet (sumber pendukung)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan penggunaan multimeter dengan pengujian rangkaian.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya pengujian rangkaian.
Guru menjelaskan aktivitas praktik dan aturan keselamatan kerja.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan penggunaan multimeter dengan pengujian rangkaian.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya pengujian rangkaian.
Guru menjelaskan aktivitas praktik dan aturan keselamatan kerja.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Peserta didik diminta melakukan pengujian pada rangkaian yang telah dibuat sebelumnya.
Peserta didik diminta melakukan pengujian pada rangkaian yang telah dibuat sebelumnya.
2. Perencanaan
Peserta didik menyusun langkah pengujian dan format pencatatan data.
Peserta didik menyusun langkah pengujian dan format pencatatan data.
3. Pelaksanaan
Peserta didik menguji:
Tegangan
Arus
Hambatan
Peserta didik mencatat hasil pengujian secara sistematis.
Peserta didik menguji:
Tegangan
Arus
Hambatan
Peserta didik mencatat hasil pengujian secara sistematis.
4. Monitoring
Guru membimbing proses pengujian dan memastikan K3 diterapkan.
Guru membimbing proses pengujian dan memastikan K3 diterapkan.
5. Pengujian Hasil
Peserta didik membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.
Peserta didik membandingkan hasil pengukuran dengan perhitungan teori.
6. Evaluasi
Diskusi hasil pengujian dan analisis kesalahan rangkaian.
Diskusi hasil pengujian dan analisis kesalahan rangkaian.
C. Penutup (±15 menit)
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi pengujian dan analisis rangkaian.
Guru memberikan tugas laporan hasil pengujian.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Komponen Aktif).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi praktik.
Guru menyimpulkan materi pengujian dan analisis rangkaian.
Guru memberikan tugas laporan hasil pengujian.
Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya (Komponen Aktif).
Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.
Observasi disiplin, ketelitian, dan kepatuhan terhadap K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan dan laporan tertulis.
Tes lisan dan laporan tertulis.
3. Keterampilan
Kemampuan melakukan pengujian dan analisis rangkaian.
Kemampuan melakukan pengujian dan analisis rangkaian.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan pengujian rangkaian.
Siap π kita lanjut RPP Pertemuan ke-9 dengan format lengkap dan konsisten seperti pertemuan sebelumnya.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan ulang saat praktik.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi lanjutan pengujian rangkaian.
Siap π kita lanjut RPP Pertemuan ke-9 dengan format lengkap dan konsisten seperti pertemuan sebelumnya.
RPP Pertemuan 9
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Dioda (Penyearah Setengah Gelombang)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi dan karakteristik dioda.
Menjelaskan prinsip kerja rangkaian penyearah setengah gelombang.
Menggambar skema rangkaian penyearah setengah gelombang.
Menjelaskan alur arus listrik pada rangkaian penyearah setengah gelombang.
Menyebutkan contoh penerapan rangkaian penyearah dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran
Pengertian dan fungsi dioda
Simbol dan jenis-jenis dioda
Prinsip kerja dioda (bias maju dan bias mundur)
Rangkaian penyearah setengah gelombang
Contoh penggunaan penyearah (charger, adaptor, power supply)
Pengertian dan fungsi dioda
Simbol dan jenis-jenis dioda
Prinsip kerja dioda (bias maju dan bias mundur)
Rangkaian penyearah setengah gelombang
Contoh penggunaan penyearah (charger, adaptor, power supply)
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, observasi gambar rangkaian
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT rangkaian dioda
Gambar/skema rangkaian
Alat :
Dioda (demo)
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar
Internet (referensi edukatif)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan adaptor HP dengan fungsi penyearah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Menyampaikan manfaat materi dalam dunia industri dan kehidupan sehari-hari.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan adaptor HP dengan fungsi penyearah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Menyampaikan manfaat materi dalam dunia industri dan kehidupan sehari-hari.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan gambar adaptor/charger dan rangkaian dioda sederhana.
2. Problem Statement
Siswa diminta menjawab pertanyaan:
Mengapa arus AC perlu diubah menjadi DC?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Fungsi dioda
Cara kerja dioda
Prinsip penyearah setengah gelombang
4. Data Processing
Siswa berdiskusi menganalisis:
Jalur arus saat setengah gelombang positif
Jalur arus saat setengah gelombang negatif
5. Verification
Guru menguatkan konsep melalui penjelasan skema dan contoh penggunaan di industri.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan:
Fungsi dioda
Cara kerja penyearah setengah gelombang
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran bersama.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian penyearah setengah gelombang).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Penyearah Gelombang Penuh).
Refleksi pembelajaran bersama.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian penyearah setengah gelombang).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Penyearah Gelombang Penuh).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, kerja sama, dan kedisiplinan.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian singkat).
3. Keterampilan
Menggambar skema rangkaian dioda dengan benar.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengayaan materi.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi tentang penyearah gelombang penuh.
Peserta didik yang belum tuntas diberi bimbingan dan pengayaan materi.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi tentang penyearah gelombang penuh.
RPP Pertemuan 10
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Rangkaian Dioda (Penyearah Gelombang Penuh)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan prinsip kerja dan keselamatan kerja.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan pengertian penyearah gelombang penuh.
Membedakan penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh.
Menjelaskan prinsip kerja penyearah gelombang penuh.
Menggambar skema rangkaian penyearah gelombang penuh.
Menjelaskan kelebihan penyearah gelombang penuh dibanding setengah gelombang.
Materi Pembelajaran
Pengertian penyearah gelombang penuh
Rangkaian penyearah gelombang penuh (2 dioda & jembatan dioda)
Prinsip kerja penyearah gelombang penuh
Perbandingan penyearah setengah dan gelombang penuh
Penerapan dalam adaptor dan power supply
Pengertian penyearah gelombang penuh
Rangkaian penyearah gelombang penuh (2 dioda & jembatan dioda)
Prinsip kerja penyearah gelombang penuh
Perbandingan penyearah setengah dan gelombang penuh
Penerapan dalam adaptor dan power supply
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, analisis gambar rangkaian
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT penyearah gelombang penuh
Gambar/skema rangkaian
Alat :
Dioda
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar
Internet (sumber belajar terpercaya)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan adaptor laptop/TV dengan kualitas arus DC.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Menyampaikan manfaat materi dalam dunia kerja dan industri.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan adaptor laptop/TV dengan kualitas arus DC.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Menyampaikan manfaat materi dalam dunia kerja dan industri.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan gambar rangkaian penyearah gelombang penuh dan adaptor elektronik.
2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:
Mengapa penyearah gelombang penuh menghasilkan DC yang lebih baik?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Cara kerja rangkaian
Fungsi masing-masing dioda
Perbedaan dengan penyearah setengah gelombang
4. Data Processing
Diskusi kelompok:
Alur arus pada setengah gelombang positif
Alur arus pada setengah gelombang negatif
5. Verification
Guru memperkuat konsep menggunakan contoh penerapan industri.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja dan kelebihan penyearah gelombang penuh.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian jembatan dioda).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Filter Kapasitor pada Penyearah).
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (menggambar rangkaian jembatan dioda).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Filter Kapasitor pada Penyearah).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, tanggung jawab, dan kerja sama.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (pilihan ganda & uraian).
3. Keterampilan
Menggambar skema rangkaian penyearah gelombang penuh.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum tuntas mendapat bimbingan khusus.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi filter penyearah.
Siap π kita lanjut RPP Pertemuan ke-11 dengan format lengkap & konsisten seperti pertemuan sebelumnya.
Peserta didik yang belum tuntas mendapat bimbingan khusus.
Peserta didik yang tuntas diberi tugas eksplorasi filter penyearah.
Siap π kita lanjut RPP Pertemuan ke-11 dengan format lengkap & konsisten seperti pertemuan sebelumnya.
RPP Pertemuan 11
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Filter Kapasitor pada Rangkaian Penyearah
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi filter kapasitor pada rangkaian penyearah.
Menjelaskan pengertian ripple tegangan DC.
Mengidentifikasi pengaruh nilai kapasitor terhadap hasil penyearahan.
Menganalisis perbedaan tegangan DC sebelum dan sesudah filter.
Menjelaskan penerapan filter kapasitor dalam power supply.
Materi Pembelajaran
Pengertian filter kapasitor
Ripple tegangan DC
Prinsip kerja kapasitor sebagai perata tegangan
Rangkaian penyearah dengan filter kapasitor
Penerapan pada adaptor dan power supply
Pengertian filter kapasitor
Ripple tegangan DC
Prinsip kerja kapasitor sebagai perata tegangan
Rangkaian penyearah dengan filter kapasitor
Penerapan pada adaptor dan power supply
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, analisis rangkaian
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT filter kapasitor
Gambar rangkaian penyearah + filter
Alat :
Kapasitor elektrolit
Dioda
Multimeter
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar
Internet (referensi edukatif)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan charger HP dengan kestabilan tegangan DC.
Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran.
Menyampaikan aktivitas dan penilaian.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan charger HP dengan kestabilan tegangan DC.
Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran.
Menyampaikan aktivitas dan penilaian.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan grafik ripple tegangan DC sebelum dan sesudah filter.
2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:
Mengapa output penyearah tanpa filter masih berdenyut?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Fungsi kapasitor
Hubungan nilai kapasitor dan ripple
Letak kapasitor dalam rangkaian
4. Data Processing
Diskusi kelompok:
Analisis kerja kapasitor saat pengisian dan pengosongan
Dampak nilai kapasitor kecil vs besar
5. Verification
Guru memperkuat konsep dengan contoh adaptor dan power supply industri.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan peran filter kapasitor dalam meratakan DC.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (analisis gambar rangkaian penyearah + filter).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Proyek Rangkaian Elektronika Terapan).
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Pemberian tugas individu (analisis gambar rangkaian penyearah + filter).
Informasi materi pertemuan berikutnya (Proyek Rangkaian Elektronika Terapan).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi kedisiplinan, keaktifan, dan kerja sama.
2. Pengetahuan
Tes tertulis (uraian singkat & pilihan ganda).
3. Keterampilan
Analisis rangkaian penyearah dengan filter kapasitor.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: bimbingan dan penguatan konsep ripple.
Peserta didik tuntas: tugas eksplorasi power supply sederhana.
Peserta didik belum tuntas: bimbingan dan penguatan konsep ripple.
Peserta didik tuntas: tugas eksplorasi power supply sederhana.
RPP Pertemuan 12
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Mata Pelajaran : Penerapan Rangkaian Elektronika
Kelas / Fase : XI / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Proyek Rangkaian Elektronika Terapan Sederhana
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan rangkaian elektronika analog dan digital dalam bentuk rangkaian sederhana maupun sistem terapan dengan memperhatikan fungsi komponen, prinsip kerja, keselamatan kerja, dan prosedur pengujian.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Merancang rangkaian elektronika terapan sederhana.
Merangkai rangkaian sesuai skema dengan benar.
Melakukan pengujian fungsi rangkaian.
Menganalisis hasil kerja dan kesalahan rangkaian.
Mempresentasikan hasil proyek secara sederhana.
Materi Pembelajaran
Konsep proyek rangkaian elektronika
Skema rangkaian terapan sederhana (contoh):
Penyearah + filter kapasitor
Lampu LED DC
Power supply sederhana
Prosedur keselamatan kerja
Teknik pengujian rangkaian
Konsep proyek rangkaian elektronika
Skema rangkaian terapan sederhana (contoh):
Penyearah + filter kapasitor
Lampu LED DC
Power supply sederhana
Prosedur keselamatan kerja
Teknik pengujian rangkaian
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik, diskusi kelompok, presentasi, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
Modul proyek
Lembar kerja proyek
Alat & Bahan :
Dioda
Kapasitor
Resistor
PCB / breadboard
Multimeter
Sumber AC / adaptor
Sumber :
Buku Elektronika Dasar SMK
Modul ajar
Internet (referensi edukatif)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Menyampaikan tujuan proyek dan kriteria penilaian.
Pembagian kelompok proyek.
Penekanan keselamatan kerja.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Menyampaikan tujuan proyek dan kriteria penilaian.
Pembagian kelompok proyek.
Penekanan keselamatan kerja.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Siswa memilih atau ditentukan proyek rangkaian sederhana.
2. Perencanaan Proyek
Membuat skema rangkaian
Menentukan alat dan bahan
3. Pelaksanaan Proyek
Merangkai rangkaian
Melakukan pengujian fungsi
4. Monitoring & Bimbingan
Guru memantau proses dan memberi arahan teknis.
5. Presentasi Hasil
Setiap kelompok mempresentasikan:
Skema rangkaian
Cara kerja
Hasil pengujian
6. Evaluasi Proyek
Diskusi kelebihan dan kekurangan hasil proyek.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran proyek.
Guru memberikan umpan balik.
Penguatan konsep penerapan elektronika di industri.
Penutupan dan doa.
Refleksi pembelajaran proyek.
Guru memberikan umpan balik.
Penguatan konsep penerapan elektronika di industri.
Penutupan dan doa.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
2. Pengetahuan
Laporan proyek
Penjelasan konsep kerja rangkaian
3. Keterampilan
Kesesuaian rangkaian dengan skema
Hasil pengujian
Kerapian dan keselamatan kerja
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: perbaikan proyek.
Peserta didik tuntas: pengembangan rangkaian lebih lanjut
Peserta didik belum tuntas: perbaikan proyek.
Peserta didik tuntas: pengembangan rangkaian lebih lanjut
ADMINISTRASI GURU 2026
KELAS XII: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
├── 01_CP_ATP
├── 02_PROTA_PROSEM
├── 03_MODUL_AJAR
├── 04_JURNAL_MENGAJAR
├── 05_ASESMEN
├── 06_RPP
01. CP & ATP
Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
A. Identitas
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Audio Video / Elektronika / TAV
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Semester : Ganjil & Genap
Kurikulum : Merdeka
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Audio Video / Elektronika / TAV
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Semester : Ganjil & Genap
Kurikulum : Merdeka
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video secara mandiri dan berkelompok, meliputi sistem audio analog/digital, sistem video, dan perangkat multimedia, dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, analisis kerusakan (troubleshooting), serta standar kerja industri.
C. Tujuan Umum Pembelajaran
Setelah menyelesaikan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Memahami prinsip kerja sistem audio dan video
Melakukan perawatan berkala peralatan audio dan video
Mendiagnosis kerusakan berdasarkan gejala
Melakukan perbaikan sesuai SOP
Menguji dan memastikan alat berfungsi normal kembali
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video – Kelas XII
Semester Ganjil
| No | Tujuan Pembelajaran (TP) | Materi Pokok | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Menerapkan K3 dan SOP kerja audio video | K3, alat & SOP bengkel AV | 6 JP |
| 2 | Menjelaskan prinsip kerja sistem audio | Audio analog & digital | 6 JP |
| 3 | Melakukan perawatan peralatan audio | Speaker, amplifier, mixer | 6 JP |
| 4 | Mendiagnosis kerusakan sistem audio | Troubleshooting audio | 6 JP |
| 5 | Menjelaskan prinsip kerja sistem video | TV, monitor, proyektor | 6 JP |
| 6 | Melakukan perawatan peralatan video | Pembersihan & pengecekan | 6 JP |
| Total Semester Ganjil | 36 JP |
Semester Genap
| No | Tujuan Pembelajaran (TP) | Materi Pokok | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 7 | Mendiagnosis kerusakan sistem video | Analisis kerusakan video | 6 JP |
| 8 | Melakukan perbaikan sistem audio | Perbaikan amplifier & speaker | 6 JP |
| 9 | Melakukan perbaikan sistem video | Perbaikan TV / monitor | 6 JP |
| 10 | Menggunakan alat ukur audio video | Multimeter, osiloskop | 6 JP |
| 11 | Melakukan pengujian hasil perbaikan | Quality control | 6 JP |
| 12 | Proyek perbaikan peralatan AV | Proyek berbasis kasus nyata | 6 JP |
| Total Semester Genap | 36 JP |
D. Karakteristik Pembelajaran
Berbasis praktik bengkel & studi kasus
Mengacu pada standar industri
Menekankan K3 dan troubleshooting
Berorientasi kesiapan kerja (job-ready)
Berbasis praktik bengkel & studi kasus
Mengacu pada standar industri
Menekankan K3 dan troubleshooting
Berorientasi kesiapan kerja (job-ready)
E. Profil Pelajar Pancasila
π§ Bernalar kritis → analisis kerusakan
π€ Gotong royong → kerja tim bengkel
π― Mandiri → perbaikan mandiri
π‘ Kreatif → solusi perbaikan
π§ Bernalar kritis → analisis kerusakan
π€ Gotong royong → kerja tim bengkel
π― Mandiri → perbaikan mandiri
π‘ Kreatif → solusi perbaikan
02. PROTA & PROSEM
Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
A. PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Tahun Pelajaran : …………………
Alokasi Waktu : 72 JP / Tahun
Tabel PROTA
| No | Materi Pokok | Semester | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | K3 & SOP Bengkel Audio Video | Ganjil | 6 JP |
| 2 | Prinsip Kerja Sistem Audio | Ganjil | 6 JP |
| 3 | Perawatan Peralatan Audio | Ganjil | 6 JP |
| 4 | Diagnosis Kerusakan Audio | Ganjil | 6 JP |
| 5 | Prinsip Kerja Sistem Video | Ganjil | 6 JP |
| 6 | Perawatan Peralatan Video | Ganjil | 6 JP |
| 7 | Diagnosis Kerusakan Video | Genap | 6 JP |
| 8 | Perbaikan Peralatan Audio | Genap | 6 JP |
| 9 | Perbaikan Peralatan Video | Genap | 6 JP |
| 10 | Alat Ukur Audio & Video | Genap | 6 JP |
| 11 | Pengujian & Quality Control | Genap | 6 JP |
| 12 | Proyek Perbaikan Audio Video | Genap | 6 JP |
| Total | 72 JP |
B. PROGRAM SEMESTER (PROSEM)
Semester Ganjil
| Minggu | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran Ringkas | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Orientasi & K3 Bengkel AV | Menerapkan K3 dan SOP kerja | 3 JP |
| 2 | Alat & APD Bengkel AV | Menggunakan alat kerja dengan aman | 3 JP |
| 3 | Sistem Audio Analog | Menjelaskan alur sistem audio | 3 JP |
| 4 | Sistem Audio Digital | Memahami perbedaan analog & digital | 3 JP |
| 5 | Perawatan Speaker | Melakukan pembersihan & pengecekan | 3 JP |
| 6 | Perawatan Amplifier | Mengecek koneksi & komponen | 3 JP |
| 7 | Perawatan Mixer Audio | Melakukan maintenance ringan | 3 JP |
| 8 | Gejala Kerusakan Audio | Mengidentifikasi kerusakan | 3 JP |
| 9 | Troubleshooting Audio | Menentukan penyebab kerusakan | 3 JP |
| 10 | Prinsip Sistem Video | Menjelaskan sistem TV/monitor | 3 JP |
| 11 | Perawatan TV & Monitor | Melakukan perawatan berkala | 3 JP |
| 12 | Perawatan Proyektor | Membersihkan & mengecek sistem | 3 JP |
| 13 | Praktik Terbimbing | Penguatan keterampilan | 3 JP |
| 14 | Remedial & Pengayaan | Perbaikan hasil belajar | 3 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Ganjil | Evaluasi capaian TP | 3 JP |
| Total Semester Ganjil | 45 JP |
Semester Genap
| Minggu | Materi Pokok | Tujuan Pembelajaran Ringkas | Alokasi JP |
|---|---|---|---|
| 1 | Gejala Kerusakan Video | Mengidentifikasi kerusakan video | 3 JP |
| 2 | Diagnosis Kerusakan Video | Menganalisis penyebab kerusakan | 3 JP |
| 3 | Perbaikan TV LED/LCD | Melakukan perbaikan dasar | 3 JP |
| 4 | Perbaikan Monitor | Mengganti komponen rusak | 3 JP |
| 5 | Perbaikan Amplifier | Memperbaiki rangkaian audio | 3 JP |
| 6 | Perbaikan Speaker | Mengganti komponen speaker | 3 JP |
| 7 | Alat Ukur AV | Menggunakan multimeter & osiloskop | 3 JP |
| 8 | Pengukuran Sinyal AV | Mengukur sinyal audio/video | 3 JP |
| 9 | Pengujian Hasil Perbaikan | Memastikan alat berfungsi normal | 3 JP |
| 10 | Quality Control | Standar kelayakan alat | 3 JP |
| 11 | Perencanaan Proyek | Menentukan objek perbaikan | 3 JP |
| 12 | Pelaksanaan Proyek | Perbaikan alat nyata | 3 JP |
| 13 | Uji Proyek | Pengujian akhir | 3 JP |
| 14 | Presentasi Proyek | Laporan & presentasi | 3 JP |
| 15 | Asesmen Sumatif Genap | Evaluasi akhir | 3 JP |
| Total Semester Genap | 45 JP |
✅ Catatan Penting
PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XII
Berbasis bengkel, studi kasus, dan proyek nyata
Sangat relevan dengan dunia kerja / industri servis AV
PROTA–PROSEM ini sinkron dengan CP & ATP Kelas XII
Berbasis bengkel, studi kasus, dan proyek nyata
Sangat relevan dengan dunia kerja / industri servis AV
MODUL AJAR
Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
A. IDENTITAS MODUL
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Alokasi Waktu : 6 JP / Modul
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Guru Pengampu : …………………
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Alokasi Waktu : 6 JP / Modul
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : …………………
Guru Pengampu : …………………
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami prinsip kerja, melakukan perawatan, mendiagnosis kerusakan, serta melakukan perbaikan peralatan audio dan video sesuai prosedur kerja, K3, dan standar industri.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik mampu:
Menerapkan prosedur K3 di bengkel audio video
Mengidentifikasi bagian dan fungsi peralatan audio
Melakukan perawatan rutin peralatan audio
Menganalisis gejala kerusakan audio sederhana
Melakukan perbaikan ringan peralatan audio
D. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
Gotong royong
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
Gotong royong
E. MATERI PEMBELAJARAN
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengenalan alat bengkel audio video
Prinsip kerja sistem audio (input–proses–output)
Perawatan peralatan audio (speaker, amplifier, mixer)
Diagnosis kerusakan audio
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengenalan alat bengkel audio video
Prinsip kerja sistem audio (input–proses–output)
Perawatan peralatan audio (speaker, amplifier, mixer)
Diagnosis kerusakan audio
F. MODEL, METODE, DAN PENDEKATAN
Model : Project Based Learning (PjBL)
Pendekatan : Deep Learning
Metode : Diskusi, demonstrasi, praktik langsung, studi kasus
Model : Project Based Learning (PjBL)
Pendekatan : Deep Learning
Metode : Diskusi, demonstrasi, praktik langsung, studi kasus
G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Modul cetak & digital
Peralatan audio (speaker, amplifier)
Multimeter
Video pembelajaran
Manual servis
Modul cetak & digital
Peralatan audio (speaker, amplifier)
Multimeter
Video pembelajaran
Manual servis
H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan (15 menit)
Guru membuka pembelajaran dan doa
Apersepsi terkait pengalaman siswa menggunakan alat audio
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Guru membuka pembelajaran dan doa
Apersepsi terkait pengalaman siswa menggunakan alat audio
Menyampaikan tujuan pembelajaran
2. Kegiatan Inti (240 menit)
Penjelasan K3 dan SOP bengkel
Demonstrasi peralatan audio
Praktik perawatan speaker dan amplifier
Identifikasi gejala kerusakan audio
Diskusi hasil praktik
Penjelasan K3 dan SOP bengkel
Demonstrasi peralatan audio
Praktik perawatan speaker dan amplifier
Identifikasi gejala kerusakan audio
Diskusi hasil praktik
3. Penutup (15 menit)
Refleksi pembelajaran
Penarikan kesimpulan
Penyampaian tugas
Refleksi pembelajaran
Penarikan kesimpulan
Penyampaian tugas
I. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
Tanya jawab tentang pengalaman siswa
2. Asesmen Formatif
Observasi praktik
Lembar kerja peserta didik (LKPD)
3. Asesmen Sumatif
Praktik perawatan dan diagnosis audio
J. INSTRUMEN PENILAIAN (Ringkas)
| Aspek | Teknik | Bentuk |
|---|---|---|
| Sikap | Observasi | Rubrik |
| Pengetahuan | Tes lisan | Tanya jawab |
| Keterampilan | Praktik | Unjuk kerja |
K. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan : Analisis kerusakan audio tingkat lanjut
Remedial : Praktik ulang perawatan dasar
Pengayaan : Analisis kerusakan audio tingkat lanjut
Remedial : Praktik ulang perawatan dasar
L. REFLEKSI GURU
Guru mengevaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran dan efektivitas metode yang digunakan untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya.
Disusun oleh:
Guru Mata Pelajaran
(……………………………………)
JURNAL MENGAJAR
Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
A. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Semester : Ganjil / Genap
Tahun Pelajaran : …………………
Guru Pengampu : …………………
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Semester : Ganjil / Genap
Tahun Pelajaran : …………………
Guru Pengampu : …………………
B. PETUNJUK PENGISIAN
Jurnal mengajar ini diisi oleh guru setiap selesai melaksanakan pembelajaran sebagai bahan refleksi dan dokumentasi proses belajar mengajar.
C. FORMAT JURNAL MENGAJAR
| No | Hari/Tanggal | Materi Pokok | Kegiatan Pembelajaran | Metode/Model | Asesmen | Kehadiran | Refleksi Guru |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | K3 Bengkel AV | Penjelasan K3, demonstrasi alat, praktik K3 | Discovery / PjBL | Observasi | |||
| 2 | Sistem Audio | Diskusi prinsip kerja audio, identifikasi blok | Diskusi | Tanya jawab | |||
| 3 | Perawatan Audio | Praktik perawatan speaker & amplifier | Praktik | Unjuk kerja | |||
| 4 | Diagnosis Audio | Analisis gejala kerusakan audio | Studi kasus | LKPD | |||
| 5 | Sistem Video | Penjelasan prinsip kerja TV/monitor | Discovery | Tes lisan | |||
| 6 | Perawatan Video | Praktik perawatan perangkat video | Praktik | Observasi |
D. CATATAN KHUSUS GURU
Kendala alat/praktik: ..........................................................
Respon dan antusias peserta didik: ...........................................
Tindak lanjut pembelajaran: ...................................................
Kendala alat/praktik: ..........................................................
Respon dan antusias peserta didik: ...........................................
Tindak lanjut pembelajaran: ...................................................
E. REFLEKSI AKHIR SEMESTER
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
...........................................................................
Strategi yang efektif
...........................................................................
Perbaikan untuk pembelajaran berikutnya
...........................................................................
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
...........................................................................
Strategi yang efektif
...........................................................................
Perbaikan untuk pembelajaran berikutnya
...........................................................................
ASESMEN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran: Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
A. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : SMK
Program Keahlian : Teknik Audio Video / Teknik Elektronika
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Fase : XII / Fase F
Semester : Ganjil / Genap
Tahun Pelajaran : …………………
Guru Pengampu : …………………
B. TUJUAN ASESMEN
Asesmen bertujuan untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik dalam memahami, merawat, mendiagnosis, dan memperbaiki peralatan audio dan video sesuai standar kerja dan K3.
C. JENIS ASESMEN
1. ASESMEN DIAGNOSTIK
Bentuk : Tanya jawab / kuis awal
Contoh pertanyaan:
Sebutkan contoh peralatan audio dan video yang sering digunakan sehari-hari.
Mengapa K3 penting dalam perawatan alat elektronik?
2. ASESMEN FORMATIF
a. Observasi Sikap (K3 & Kerja Sama)
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Kedisiplinan | Tidak disiplin | Kurang disiplin | Disiplin | Sangat disiplin |
| K3 | Tidak menerapkan | Kadang menerapkan | Menerapkan | Konsisten |
| Kerja sama | Tidak mau bekerja sama | Kurang aktif | Aktif | Sangat aktif |
b. Pengetahuan (Tes Lisan / LKPD)
Menjelaskan prinsip kerja sistem audio/video
Mengidentifikasi bagian dan fungsi komponen
3. ASESMEN SUMATIF
A. Penilaian Praktik
Tugas Praktik:
Peserta didik melakukan perawatan dan diagnosis kerusakan pada peralatan audio/video sesuai SOP.
Rubrik Praktik:
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Persiapan alat | Tidak siap | Kurang lengkap | Lengkap | Sangat lengkap |
| Prosedur kerja | Tidak sesuai SOP | Kurang sesuai | Sesuai | Sangat sesuai |
| K3 | Tidak menerapkan | Kadang | Menerapkan | Sangat baik |
| Hasil kerja | Tidak berfungsi | Kurang optimal | Berfungsi | Sangat baik |
B. Penilaian Proyek
Tugas Proyek:
Peserta didik secara berkelompok memperbaiki satu unit peralatan audio/video dan mempresentasikan hasilnya.
Rubrik Proyek:
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Analisis kerusakan | Tidak tepat | Kurang tepat | Tepat | Sangat tepat |
| Proses perbaikan | Tidak sistematis | Kurang sistematis | Sistematis | Sangat sistematis |
| Kerja tim | Tidak bekerja sama | Kurang kompak | Kompak | Sangat kompak |
| Presentasi | Tidak jelas | Kurang jelas | Jelas | Sangat jelas |
D. KRITERIA KETUNTASAN
KKTP : 75
Peserta didik dinyatakan tuntas jika mencapai nilai ≥ KKTP
E. PENGOLAHAN NILAI
Sikap : Observasi
Pengetahuan : Tes/LKPD
Keterampilan : Praktik & Proyek
F. TINDAK LANJUT
Remedial : Praktik ulang dan bimbingan
Pengayaan : Perbaikan kasus kerusakan lebih kompleks
G. REFLEKSI GURU
Guru mengevaluasi efektivitas asesmen dan ketercapaian hasil belajar peserta didik sebagai dasar perbaikan pembelajaran selanjutnya.
Disahkan oleh:
Guru Mata Pelajaran
(……………………………………)
RPP Pertemuan 1
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : K3 dan SOP Kerja Bengkel Audio Video
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di bengkel audio video.
Mengidentifikasi alat dan APD kerja audio video.
Menjelaskan SOP kerja perawatan dan perbaikan peralatan AV.
Menerapkan prosedur K3 sebelum melakukan pekerjaan praktik.
Menunjukkan sikap kerja disiplin dan bertanggung jawab di bengkel.
Materi Pembelajaran
Pengertian K3 di bengkel audio video
Potensi bahaya kerja peralatan audio dan video
Alat pelindung diri (APD)
SOP kerja bengkel AV
Etika dan sikap kerja industri
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, observasi bengkel, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT K3 Bengkel AV
Video kecelakaan kerja (edukatif)
Alat :
APD (sarung tangan, sepatu safety)
Peralatan bengkel audio video
Sumber :
Buku Perawatan dan Perbaikan AV SMK
Modul ajar
SOP bengkel industri
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: diskusi singkat risiko kerja di bengkel elektronik.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat K3 di dunia kerja.
Menyampaikan penilaian dan aturan praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan video/ gambar kecelakaan kerja akibat mengabaikan K3.
2. Problem Statement
Siswa menjawab pertanyaan:
Mengapa K3 menjadi syarat utama dalam pekerjaan audio video?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Jenis bahaya kerja AV
Fungsi APD
Tahapan SOP bengkel
4. Data Processing
Diskusi kelompok tentang:
Dampak tidak menerapkan K3
Contoh SOP kerja yang benar
5. Verification
Guru menguatkan konsep sesuai standar industri.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan pentingnya K3 dan SOP kerja.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Penugasan: membuat rangkuman K3 bengkel AV.
Informasi materi pertemuan berikutnya (Prinsip Kerja Sistem Audio).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Disiplin
Kepatuhan terhadap aturan K3
2. Pengetahuan
Tes tertulis (uraian singkat).
3. Keterampilan
Observasi penerapan K3 di bengkel.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: pembinaan ulang K3.
Peserta didik tuntas: observasi SOP bengkel industri.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 2 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 2
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Prinsip Kerja Sistem Audio (Audio Analog & Digital)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip kerja sistem audio analog dan digital.
Mengidentifikasi komponen utama sistem audio (speaker, amplifier, mixer).
Menjelaskan alur sinyal audio dari input hingga output.
Membandingkan karakteristik audio analog dan digital.
Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam praktik audio.
Materi Pembelajaran
Pengertian sistem audio analog dan digital
Komponen utama sistem audio: microphone, mixer, amplifier, speaker
Alur sinyal audio (input → proses → output)
Perbedaan audio analog vs digital
Penerapan sistem audio dalam perangkat nyata
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi alat, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT prinsip kerja audio
Video demonstrasi audio analog & digital
Alat :
Sistem audio (speaker, amplifier, mixer)
Kabel, konektor, power supply
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi edukatif)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: mengaitkan audio di rumah/kelas dengan sistem audio profesional.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat memahami sistem audio.
Menyampaikan kriteria penilaian praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan sistem audio analog & digital serta alur sinyalnya.
2. Problem Statement
Siswa menjawab:
Bagaimana suara dari microphone sampai terdengar di speaker?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Komponen sistem audio
Perbedaan analog dan digital
Alur sinyal audio
4. Data Processing
Diskusi kelompok:
Analisis alur sinyal pada perangkat nyata
Kelebihan & kekurangan audio analog dan digital
5. Verification
Guru menegaskan konsep dengan contoh perangkat industri atau studio.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja sistem audio dan perbedaan audio analog & digital.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran bersama.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat diagram alur sinyal audio dari input ke output.
Informasi materi pertemuan berikutnya (Perawatan Peralatan Audio – Speaker, Amplifier, Mixer).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, dan disiplin praktik.
2. Pengetahuan
Tes tertulis: uraian singkat tentang prinsip audio analog & digital.
3. Keterampilan
Kemampuan menjelaskan alur sinyal audio dan mengidentifikasi komponen.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: pembinaan konsep audio analog & digital.
Peserta didik tuntas: praktik identifikasi sistem audio di bengkel atau laboratorium.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 3 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 3
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Perawatan Peralatan Audio – Speaker, Amplifier, Mixer
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip perawatan peralatan audio.
Melakukan pemeriksaan rutin pada speaker, amplifier, dan mixer.
Menunjukkan teknik pembersihan dan penyimpanan peralatan audio.
Mengidentifikasi potensi kerusakan pada peralatan audio.
Menerapkan prosedur K3 saat melakukan perawatan.
Materi Pembelajaran
Prinsip perawatan audio (preventive & corrective)
Pemeriksaan speaker, amplifier, dan mixer
Teknik pembersihan dan penyimpanan peralatan
Identifikasi kerusakan awal pada sistem audio
SOP K3 saat perawatan peralatan
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT perawatan audio
Modul praktik audio
Alat & Bahan :
Speaker, amplifier, mixer
Kain pembersih, kuas, alkohol
Multimeter
Sumber :
Buku Perawatan dan Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
SOP bengkel industri
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menggunakan speaker, mixer di rumah atau sekolah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perawatan rutin.
Menjelaskan aturan keselamatan kerja saat praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek Praktik
Siswa dibagi kelompok untuk praktik pemeriksaan peralatan audio.
2. Perencanaan
Siswa menyiapkan alat, APD, dan prosedur pemeriksaan.
3. Pelaksanaan Praktik
Pemeriksaan speaker: kondisi fisik, kabel, konektor
Pemeriksaan amplifier: input/output, level suara, tegangan
Pemeriksaan mixer: tombol, fader, konektor, kabel
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik pembersihan, pengukuran, dan K3.
5. Pengujian Hasil
Siswa memeriksa apakah peralatan berfungsi normal setelah perawatan.
6. Evaluasi
Diskusi kesalahan umum saat perawatan dan cara pencegahannya.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi praktik: siswa menjelaskan apa yang dipelajari.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat laporan praktik perawatan peralatan audio.
Materi pertemuan berikutnya: Diagnosis Kerusakan Sistem Audio (Troubleshooting).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Disiplin, kepatuhan K3, kerjasama tim.
2. Pengetahuan
Tes lisan: prinsip perawatan dan SOP pemeriksaan.
3. Keterampilan
Praktik pemeriksaan dan pembersihan speaker, amplifier, mixer.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik perawatan ulang.
Peserta didik tuntas: eksplorasi perawatan preventif pada perangkat lain.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 4 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 4
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Diagnosis Kerusakan Sistem Audio (Troubleshooting Audio)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip troubleshooting pada sistem audio.
Mengidentifikasi gejala kerusakan pada speaker, amplifier, dan mixer.
Menentukan kemungkinan penyebab kerusakan.
Menerapkan langkah-langkah diagnosis sesuai SOP.
Menunjukkan sikap teliti dan sistematis saat mendiagnosis kerusakan.
Materi Pembelajaran
Pengertian troubleshooting sistem audio
Gejala kerusakan pada speaker, amplifier, mixer
Alat bantu diagnosis (multimeter, tester audio)
Prosedur langkah-langkah diagnosis sesuai SOP
Penerapan K3 saat diagnosis
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT troubleshooting audio
Diagram alur langkah diagnosis
Alat & Bahan :
Speaker, amplifier, mixer
Multimeter, kabel uji, konektor
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi industri audio video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman kerusakan audio yang pernah ditemui.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat troubleshooting audio.
Menyampaikan kriteria penilaian praktik diagnosis.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberikan peralatan audio dengan kerusakan simulasi.
2. Perencanaan Diagnosis
Siswa menyusun langkah-langkah mendiagnosis kerusakan.
Menentukan alat ukur yang digunakan.
3. Pelaksanaan Praktik
Mengamati gejala kerusakan (suara putus-putus, tidak ada suara, distorsi)
Mengukur tegangan, resistansi, dan kontinuitas kabel / komponen
Mencatat hasil pengukuran
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik pengukuran, penerapan SOP, dan K3.
5. Analisis & Diskusi
Siswa berdiskusi: kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan data pengukuran
Menentukan langkah perbaikan berikutnya
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip troubleshooting sistem audio.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil diagnosis.
Guru menyimpulkan materi troubleshooting audio.
Tugas individu: membuat laporan langkah diagnosis dan analisis kerusakan.
Materi pertemuan berikutnya: Prinsip Kerja Sistem Video (TV, Monitor, Proyektor).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, dan kepatuhan K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan: identifikasi kerusakan dan kemungkinan penyebab.
3. Keterampilan
Praktik mendiagnosis kerusakan peralatan audio sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang diagnosis.
Peserta didik tuntas: eksplorasi troubleshooting pada perangkat audio lain.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 5 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 5
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Prinsip Kerja Sistem Video – TV, Monitor, Proyektor
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip kerja sistem video pada TV, monitor, dan proyektor.
Mengidentifikasi komponen utama sistem video (CRT, LCD, LED, PCB, power supply).
Menjelaskan alur sinyal video dari input hingga tampilan output.
Membandingkan karakteristik sistem video analog dan digital.
Menunjukkan sikap teliti dan disiplin dalam praktik peralatan video.
Materi Pembelajaran
Pengertian sistem video analog dan digital
Komponen utama: layar, PCB, power supply, konektor input/output
Alur sinyal video (input → proses → output)
Perbedaan video analog vs digital
Penerapan sistem video dalam perangkat nyata
Model & Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah interaktif, demonstrasi perangkat, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT prinsip kerja sistem video
Diagram alur sinyal video
Alat & Bahan :
TV, monitor, proyektor
Kabel input/output, power supply
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi edukatif)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menonton TV, monitor, atau proyektor.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat memahami prinsip kerja video.
Menyampaikan aturan keselamatan kerja saat praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Discovery Learning)
1. Stimulation
Guru menampilkan berbagai perangkat video (TV, monitor, proyektor) dan diagram alur sinyal.
2. Problem Statement
Siswa menjawab:
Bagaimana sinyal dari input video diproses hingga ditampilkan di layar?
3. Data Collection
Siswa mencatat:
Komponen utama sistem video
Alur sinyal video
Perbedaan video analog dan digital
4. Data Processing
Diskusi kelompok:
Analisis fungsi masing-masing komponen
Perbandingan sistem video analog vs digital
5. Verification
Guru menegaskan konsep melalui contoh perangkat nyata di laboratorium.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip kerja sistem video dan karakteristik perbedaannya.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi pembelajaran.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat diagram alur sinyal video dari input ke output.
Materi pertemuan berikutnya: Perawatan Peralatan Video – Pembersihan & Pengecekan.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes tertulis: prinsip kerja dan komponen sistem video.
3. Keterampilan
Praktik identifikasi komponen video dan menjelaskan alur sinyal.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: pembinaan ulang alur sinyal video dan komponen.
Peserta didik tuntas: eksplorasi sistem video pada perangkat lain seperti proyektor profesional.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 6 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 6
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Ganjil
Materi Pokok : Perawatan Peralatan Video – Pembersihan & Pengecekan
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip perawatan peralatan video.
Melakukan pembersihan fisik layar, PCB, dan konektor.
Mengecek fungsi komponen video menggunakan alat ukur sederhana.
Mengidentifikasi potensi kerusakan awal pada perangkat video.
Menerapkan prosedur K3 saat melakukan perawatan.
Materi Pembelajaran
Prinsip perawatan peralatan video (preventive & corrective)
Pembersihan layar, PCB, dan konektor
Pengecekan fungsi komponen video
Identifikasi kerusakan awal (misal: garis pada layar, mati layar, gangguan warna)
SOP dan K3 saat perawatan
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT perawatan video
Modul praktik video
Alat & Bahan :
TV, monitor, proyektor
Kain microfiber, kuas, alkohol
Multimeter, kabel uji
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
SOP bengkel industri
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa membersihkan TV atau monitor di rumah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perawatan rutin.
Menjelaskan aturan keselamatan kerja saat praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek Praktik
Siswa dibagi kelompok, masing-masing melakukan perawatan satu perangkat video.
2. Perencanaan Praktik
Menentukan alat dan APD yang digunakan.
Menyusun langkah pembersihan dan pengecekan.
3. Pelaksanaan Praktik
Membersihkan layar dan casing luar
Membersihkan PCB dengan kuas / alkohol
Memeriksa konektor input/output dan kabel
Mengukur tegangan, kontinuitas, dan kondisi power supply
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik pembersihan, pengukuran, dan penerapan K3.
5. Analisis & Diskusi
Diskusi potensi kerusakan yang mungkin timbul jika perawatan tidak dilakukan rutin.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prosedur perawatan video yang benar dan aman.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil praktik.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat laporan praktik perawatan video lengkap dengan hasil pengecekan.
Materi pertemuan berikutnya: Diagnosis Kerusakan Sistem Video (Analisis Kerusakan Video).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, dan kepatuhan K3.
2. Pengetahuan
Tes tertulis: prinsip perawatan video dan SOP pengecekan.
3. Keterampilan
Praktik pembersihan dan pengecekan fungsi peralatan video.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perawatan dan pengecekan.
Peserta didik tuntas: eksplorasi perawatan perangkat video lain seperti proyektor atau monitor profesional.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 7 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 7
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Diagnosis Kerusakan Sistem Video (Analisis Kerusakan Video)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prinsip diagnosis sistem video.
Mengidentifikasi gejala kerusakan pada TV, monitor, dan proyektor.
Menentukan kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan gejala.
Menerapkan langkah-langkah diagnosis sesuai SOP.
Menunjukkan sikap teliti dan sistematis saat mendiagnosis kerusakan video.
Materi Pembelajaran
Pengertian troubleshooting sistem video
Gejala kerusakan pada TV, monitor, proyektor (layar mati, garis, warna tidak stabil)
Alat bantu diagnosis (multimeter, tester video, lampu indikator)
Prosedur langkah-langkah diagnosis sesuai SOP
Penerapan K3 saat diagnosis
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT troubleshooting video
Diagram alur langkah diagnosis
Alat & Bahan :
TV, monitor, proyektor
Multimeter, kabel uji, lampu indikator
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi industri audio video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menghadapi kerusakan pada perangkat video.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat troubleshooting video.
Menyampaikan kriteria penilaian praktik diagnosis.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberikan perangkat video dengan kerusakan simulasi.
2. Perencanaan Diagnosis
Siswa menyusun langkah-langkah mendiagnosis kerusakan.
Menentukan alat ukur dan prosedur K3 yang digunakan.
3. Pelaksanaan Praktik
Mengamati gejala kerusakan: layar mati, distorsi warna, garis pada layar
Mengukur tegangan dan kontinuitas komponen kritis
Mencatat hasil pengukuran dan gejala
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik pengukuran, penerapan SOP, dan K3.
5. Analisis & Diskusi
Diskusi kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan data pengukuran
Menentukan langkah perbaikan yang tepat
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip troubleshooting sistem video dan langkah analisis kerusakan.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil diagnosis video.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat laporan diagnosis kerusakan video lengkap dengan analisis penyebab dan langkah perbaikan.
Materi pertemuan berikutnya: Perbaikan Sistem Audio – Amplifier & Speaker.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan: identifikasi kerusakan dan kemungkinan penyebab.
3. Keterampilan
Praktik mendiagnosis kerusakan peralatan video sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang diagnosis.
Peserta didik tuntas: eksplorasi troubleshooting pada perangkat video lain seperti monitor profesional atau proyektor.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 8 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 8
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Perbaikan Sistem Audio – Amplifier & Speaker
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prosedur perbaikan amplifier dan speaker.
Mengidentifikasi kerusakan pada amplifier dan speaker.
Melakukan perbaikan sesuai langkah SOP.
Menguji fungsi amplifier dan speaker setelah diperbaiki.
Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat praktik.
Materi Pembelajaran
Prinsip kerja amplifier dan speaker
Kerusakan umum pada amplifier dan speaker
Alat bantu perbaikan (multimeter, soldering, kabel pengganti)
Langkah-langkah perbaikan sesuai SOP
Pengujian hasil perbaikan
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT perbaikan audio
Diagram rangkaian amplifier
Alat & Bahan :
Amplifier dan speaker rusak simulasi
Multimeter, solder, kabel, konektor
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi industri audio video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa memperbaiki speaker atau amplifier di rumah atau sekolah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perbaikan audio.
Menjelaskan aturan K3 saat praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek Praktik
Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan amplifier atau speaker rusak simulasi.
2. Perencanaan Perbaikan
Menentukan langkah perbaikan sesuai SOP.
Menyiapkan alat dan APD.
3. Pelaksanaan Praktik
Memeriksa komponen amplifier: input, output, transistor, resistor, kapasitor
Memeriksa speaker: cone, kabel, konektor, impedansi
Melakukan perbaikan: mengganti komponen rusak, solder ulang koneksi
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik perbaikan, pengukuran, dan penerapan K3.
5. Pengujian & Evaluasi
Menguji amplifier dan speaker setelah diperbaiki: suara normal, distorsi minimal
Diskusi: kesalahan umum saat perbaikan dan cara pencegahannya
6. Generalization
Siswa menyimpulkan langkah perbaikan amplifier dan speaker yang benar.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil praktik.
Guru menyimpulkan materi perbaikan audio.
Tugas individu: membuat laporan perbaikan lengkap dengan analisis kerusakan dan langkah perbaikan.
Materi pertemuan berikutnya: Perbaikan Sistem Video – TV / Monitor.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan: prosedur perbaikan amplifier dan speaker.
3. Keterampilan
Praktik memperbaiki amplifier dan speaker sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perbaikan audio.
Peserta didik tuntas: eksplorasi perbaikan audio lain, seperti mixer atau sistem PA.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 9 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 9
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Perbaikan Sistem Video – TV / Monitor
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan prosedur perbaikan TV dan monitor.
Mengidentifikasi kerusakan umum pada TV/monitor (layar mati, garis, warna tidak stabil).
Melakukan perbaikan sesuai langkah SOP.
Menguji fungsi TV/monitor setelah diperbaiki.
Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat praktik.
Materi Pembelajaran
Prinsip kerja TV dan monitor
Kerusakan umum pada TV/monitor
Alat bantu perbaikan (multimeter, solder, kabel pengganti)
Langkah-langkah perbaikan sesuai SOP
Pengujian hasil perbaikan
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT perbaikan sistem video
Diagram rangkaian TV/monitor
Alat & Bahan :
TV dan monitor rusak simulasi
Multimeter, solder, kabel, konektor
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi industri audio video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menghadapi kerusakan TV/monitor di rumah atau sekolah.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat perbaikan video.
Menjelaskan aturan K3 saat praktik.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek Praktik
Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan TV atau monitor rusak simulasi.
2. Perencanaan Perbaikan
Menentukan langkah perbaikan sesuai SOP.
Menyiapkan alat dan APD.
3. Pelaksanaan Praktik
Memeriksa komponen utama: PCB, power supply, konektor, layar
Mengukur tegangan dan kontinuitas komponen kritis
Memperbaiki kerusakan sesuai SOP (mengganti komponen, solder ulang koneksi)
4. Monitoring Guru
Guru membimbing teknik perbaikan, pengukuran, dan penerapan K3.
5. Pengujian & Evaluasi
Menguji TV/monitor setelah diperbaiki: tampilan normal, warna stabil
Diskusi: kesalahan umum saat perbaikan dan cara pencegahannya
6. Generalization
Siswa menyimpulkan langkah perbaikan TV/monitor yang benar dan aman.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil praktik.
Guru menyimpulkan materi perbaikan video.
Tugas individu: membuat laporan perbaikan lengkap dengan analisis kerusakan dan langkah perbaikan.
Materi pertemuan berikutnya: Penggunaan Alat Ukur Audio Video – Multimeter & Osiloskop.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan: prosedur perbaikan TV/monitor dan SOP terkait.
3. Keterampilan
Praktik memperbaiki TV/monitor sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang perbaikan video.
Peserta didik tuntas: eksplorasi perbaikan video lain seperti proyektor atau monitor profesional.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 10 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 10
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Penggunaan Alat Ukur Audio Video – Multimeter & Osiloskop
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja multimeter dan osiloskop.
Menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan, arus, resistansi, dan kontinuitas.
Menggunakan osiloskop untuk memantau sinyal audio/video.
Menganalisis hasil pengukuran untuk mendukung troubleshooting.
Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat menggunakan alat ukur.
Materi Pembelajaran
Fungsi multimeter dan osiloskop
Jenis pengukuran multimeter: tegangan AC/DC, arus, resistansi, kontinuitas
Penggunaan osiloskop untuk melihat bentuk gelombang sinyal audio/video
Penerapan hasil pengukuran dalam troubleshooting audio/video
K3 saat menggunakan alat ukur
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT pengukuran audio/video
Diagram alur pengukuran
Alat & Bahan :
Multimeter digital & analog
Osiloskop
Kabel uji, perangkat audio/video untuk pengukuran
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (tutorial dan referensi alat ukur)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menggunakan multimeter atau osiloskop sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat penguasaan alat ukur.
Menjelaskan aturan keselamatan (K3) saat menggunakan alat ukur.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Stimulation / Demonstrasi
Guru mendemonstrasikan penggunaan multimeter dan osiloskop pada perangkat audio/video.
2. Problem Statement
Siswa diminta: bagaimana mengukur tegangan, arus, resistansi, dan memantau sinyal agar mengetahui kondisi peralatan?
3. Data Collection / Praktik
Siswa mengukur tegangan DC/AC, arus, resistansi, dan kontinuitas kabel.
Siswa memantau bentuk gelombang audio/video menggunakan osiloskop.
4. Data Processing / Analisis
Menganalisis hasil pengukuran: menentukan apakah perangkat normal atau ada kerusakan.
Diskusi: kesalahan pengukuran umum dan cara menghindarinya.
5. Verification / Konfirmasi
Guru menguatkan prinsip kerja dan cara interpretasi hasil pengukuran.
6. Generalization
Siswa menyimpulkan penggunaan multimeter dan osiloskop dalam perawatan dan troubleshooting audio/video.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil praktik.
Guru menyimpulkan materi.
Tugas individu: membuat laporan pengukuran lengkap dengan interpretasi data.
Materi pertemuan berikutnya: Pengujian Hasil Perbaikan (Quality Control Audio/Video).
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes tertulis: prinsip kerja multimeter dan osiloskop.
3. Keterampilan
Praktik pengukuran menggunakan multimeter dan osiloskop sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik pengukuran ulang.
Peserta didik tuntas: eksplorasi pengukuran sinyal lain untuk troubleshooting lebih lanjut.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 11 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 11
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Pengujian Hasil Perbaikan (Quality Control Audio/Video)
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, troubleshooting, serta standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menjelaskan tujuan pengujian hasil perbaikan (quality control).
Menggunakan alat ukur dan metode pengujian untuk memastikan perangkat audio/video berfungsi normal.
Menganalisis hasil pengujian untuk menentukan kelayakan perangkat.
Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan mematuhi K3 saat pengujian.
Membuat laporan pengujian hasil perbaikan lengkap dan sistematis.
Materi Pembelajaran
Konsep quality control dalam perawatan audio/video
Alat dan metode pengujian perangkat audio (speaker, amplifier, mixer)
Alat dan metode pengujian perangkat video (TV, monitor, proyektor)
Interpretasi hasil pengujian
SOP dan K3 saat pengujian
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, tanya jawab
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT quality control
Diagram prosedur pengujian
Alat & Bahan :
Amplifier, speaker, TV, monitor, proyektor hasil perbaikan
Multimeter, osiloskop, audio tester, kabel uji
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi kualitas kontrol industri audio/video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa melakukan pengujian perangkat setelah diperbaiki.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat quality control.
Menjelaskan aturan K3 saat pengujian perangkat.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek Praktik
Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok menguji perangkat audio/video yang telah diperbaiki.
2. Perencanaan Pengujian
Menentukan alat ukur dan metode pengujian sesuai SOP.
3. Pelaksanaan Praktik
Menguji speaker dan amplifier: kualitas suara, distorsi, volume, frekuensi
Menguji TV/monitor/proyektor: tampilan gambar, warna, refresh rate, kontras
Mencatat hasil pengujian secara sistematis
4. Monitoring Guru
Guru membimbing pengukuran, prosedur pengujian, dan penerapan K3.
5. Analisis & Diskusi
Diskusi hasil pengujian: perangkat layak pakai atau perlu perbaikan tambahan
Menyimpulkan kualitas perangkat sesuai standar industri
6. Generalization
Siswa menyimpulkan prinsip quality control audio/video dan teknik pengujian yang benar.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil pengujian.
Guru menyimpulkan materi pengujian perangkat audio/video.
Tugas individu: membuat laporan pengujian lengkap dengan analisis hasil dan rekomendasi.
Materi pertemuan berikutnya: Proyek Perbaikan Peralatan AV – Studi Kasus Nyata.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes tertulis: prosedur quality control dan interpretasi hasil pengujian.
3. Keterampilan
Praktik pengujian perangkat audio/video sesuai SOP.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: praktik ulang pengujian.
Peserta didik tuntas: eksplorasi pengujian perangkat lain dan dokumentasi hasil quality control secara profesional.
Siap Pak π, berikut RPP Pertemuan 12 – Kelas XII TAV dengan format lengkap seperti sebelumnya.
RPP Pertemuan 12
Identitas
Nama Sekolah : SMK Kebon Jeruk
Program Keahlian : Teknik Audio Video (TAV)
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas / Fase : XII / F
Semester : Genap
Materi Pokok : Proyek Perbaikan Peralatan AV – Studi Kasus Nyata
Alokasi Waktu : 6 JP (6 × 45 menit)
Nama Guru : Warjini, S.T
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu melakukan perawatan, diagnosis, perbaikan, dan pengujian peralatan audio dan video secara mandiri dan berkelompok, menerapkan K3, penggunaan alat ukur, troubleshooting, dan standar kerja industri.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
Menerapkan seluruh langkah perawatan, perbaikan, dan pengujian peralatan AV dalam proyek nyata.
Mengidentifikasi kerusakan dan merencanakan perbaikan secara mandiri.
Menyelesaikan perbaikan sesuai SOP dan standar industri.
Menguji hasil perbaikan untuk memastikan perangkat berfungsi normal.
Menyusun laporan proyek lengkap secara sistematis.
Materi Pembelajaran
Studi kasus peralatan audio/video yang rusak
Analisis kerusakan dan troubleshooting
Langkah perbaikan sesuai SOP (audio/video)
Pengujian hasil perbaikan (quality control)
Laporan proyek lengkap
Model & Metode Pembelajaran
Model : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Praktik langsung berbasis proyek, diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi hasil proyek
Media & Sumber Belajar
Media :
PPT proyek perbaikan AV
Diagram alur troubleshooting dan perbaikan
Alat & Bahan :
Perangkat audio/video rusak (TV, monitor, amplifier, speaker)
Multimeter, osiloskop, solder, kabel, konektor
Modul SOP bengkel
Sumber :
Buku Perawatan & Perbaikan Audio Video SMK
Modul ajar guru
Internet (referensi industri audio/video)
Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan (±15 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: menanyakan pengalaman siswa menyelesaikan perbaikan audio/video sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran proyek dan manfaat pengerjaan studi kasus nyata.
Menjelaskan aturan K3 dan penilaian proyek.
B. Kegiatan Inti (±240 menit)
(Project Based Learning)
1. Penentuan Proyek
Siswa dibagi kelompok, masing-masing kelompok diberi perangkat audio/video rusak untuk diperbaiki.
2. Perencanaan Proyek
Analisis kerusakan perangkat
Menyusun langkah perbaikan sesuai SOP
Menentukan alat dan APD yang digunakan
3. Pelaksanaan Proyek
Melakukan perbaikan perangkat audio/video sesuai perencanaan
Menggunakan alat ukur untuk memeriksa komponen kritis
Memperbaiki kerusakan secara mandiri dan berkelompok
4. Monitoring Guru
Guru membimbing perbaikan, pengukuran, pengujian, dan penerapan K3.
5. Pengujian & Evaluasi
Menguji hasil perbaikan: audio normal, video jelas dan stabil
Diskusi kelompok: tantangan yang ditemui dan solusi
6. Generalization
Siswa menyimpulkan seluruh proses proyek: perawatan, perbaikan, pengujian, dan dokumentasi.
C. Penutup (±15 menit)
Refleksi hasil proyek.
Guru menyimpulkan pembelajaran berbasis proyek.
Tugas individu: menyusun laporan proyek lengkap dengan analisis kerusakan, langkah perbaikan, pengujian, dan dokumentasi.
Asesmen / Penilaian
1. Sikap
Observasi keaktifan, kerja sama, ketelitian, disiplin K3.
2. Pengetahuan
Tes lisan: prosedur perawatan, perbaikan, dan pengujian perangkat.
3. Keterampilan
Praktik proyek perbaikan audio/video sesuai SOP.
Presentasi laporan proyek.
Tindak Lanjut
Peserta didik belum tuntas: melakukan proyek ulang atau bimbingan tambahan.
Peserta didik tuntas: eksplorasi proyek audio/video lebih kompleks seperti sistem PA atau studio multimedia.

Comments
Post a Comment